Jejak Si Petruk

Jejak Si Petruk
Drama Romantis


__ADS_3

Patrick semakin terlelap nyaman diatas pangkuan Amanda hingga terdengar desis halus suara napas yang teratur.


Perlahan Amanda pun menyandarkan punggungnya disoffa terbuai suasana dan ikut tertidur pulas dengan tetap memangku kepala Patrick.


sepasang kekasih itu pun tenggelam ke alam mimpi karena rasa lelah yang memaksa mata mereka terpejam sempurna.


"haissh..bisa-bisa nya mereka tidur seperti itu..? gumam Bryan yang terkejut melihat Amanda dan Patrick tertidur disoffa.


"kayaknya mereka kecapean ? atau memang sengaja mengumbar kemesraan..?


"Uhss..Kelakuan mereka sudah seperti pasangan suami istri...."


Bryan hanya bisa menghela napas kasar merasa bingung harus berbuat apa.


Dia tidak mau melarang hubungan adiknya dengan Patrick ,tapi Bryan tidak menyukai kemesraan yang sering dipertontonkan mereka yang tentunya membuat jiwa jomblonya selalu saja meront-ronta.


"kamu ngapain berdiri disitu...?"Tanya Mama yang baru keluar dari kamarnya.


"lihat Mah..! "Ketus Bryan menunjuk ke arah Soffa.


"Haaiissh Anak ini.."Mama Shanty malah tersenyum melihat Amanda yang tertidur pulas sambil memangku Patrick.


"Mama jadi pengen punya cucu kalo liat mereka selalu mesra...Apa kita nikahkan saja yah...?" Mama Shanty mulai meragukan keputusannya soal pertunangan mereka.


"Yah terserah Mama.... "ujar Bryan.


" tapi Mama gak yakin sama Si Manda yang masih saja manja..


"aku juga mikir gitu, Mah... "ungkap Bryan.


" Uhhh putri Mama yang manja itu kayaknya makin lengket sama pacarnya...kita harus selalu ingetin Manda supaya bisa jaga nama baik keluarga.." Tegas Mama.


" iya Mah..aku juga sering ingetin dia Kok...


kita percayakan saja sama mereka Mah..Aku yakin Patrick bisa jagain Manda .."


" Mama juga percaya sama dia , biarpun sering ceplas-ceplos tapi dia pengertian banget sama putri manja itu...."ungkap Mama.


" gua beruntung banget punya CaMer yang pengertian...si penguntit itu juga ternyata bisa bijak ...." batin patrick.


Patrick tersadar dari tidurnya karena mendengar obrolan Bryan dan Mamanya ,namun Patrick tetap merebahkan tubuhnya berpura-pura memejamkan mata mencoba curi dengar obrolan kaka ipar dan calon mertua nya itu.


" Ya udah Bry..Biarkan saja mereka !


jangan dibangunin !" Tegas Mama.


"Hemmm..

__ADS_1


"Sudahlah..makan dulu sana !


kamu pasti belum makan..."


makanya buruan cari istri biar ada yang temenin kamu makan...! "ejek Mama.


"Mamaaaaa...."Ketus Bryan malas meladeni mamah nya yang mulai usil.


"hihihi..


Bryan dan Mama bergegas menuju ruang makan dan meninggalkan pasangan romantis yang sedang terlelap dialam mimpi.


Patrick membuka mata setelah kepergian mereka seraya menatap wajah amanda yang masih tertidur pulas.


"aku sangat beruntung mengenal kamu sayang...thanks god atas anugerah ini..."lirih patrick.


Perlahan lengan patrick mengusap pipi amanda dengan lembut seraya menatap intens wajah sendu yang terlihat menggemaskan itu.


amanda mengkerjapkan matanya ketika merasakan lengan seseorang mengusap pipinya.


" ehh Maaf sayang...kamu jadi bangun..."Ucap Patrick seraya menyunggingkan senyum termanis nya.


" Pegel sayang..Kaki ku kesemutan.."keluh Amanda meringis manja.


"aissh..Maaf yah! aku kelamaan tiduran dipangkuan kamu..."Patrick segera bangkit mengangkat tubuh bergegas duduk lantas merangkul bahu amanda.


"Haaiishh...Kamu tuh daritadi minta maaf mulu sih..mending pijitin aku ! "Ketus Manda lantas membalikan tubuh memunggungi Patrick.


"ehh pengen banget yah aku pijitin..?


kamu mau dipijit pake tangan atau pake bibir ?


"jangan macem-macem dehhh...." Ketus Amanda menyambar tangan patrick dan menaruh nya diatas bahu.


"hehehe.."Patrick hanya terkekeh lantas menggerakan jemarinya pada bahu amanda sambil sesekali mencium dan menggigit gemas bahu amanda.


"pijit yang bener..jangan coba-coba menggoda iman ku..."ketus Amanda.


"Bahu kamu kayak nya masih tegang sayang.."elak Patrick berusaha mengalihkan kemarahan amanda.


Perlahan tangan kanan Patrick menari lincah diatas bahu Amanda sementara tangan kirinya malah bergerilya mengusap-usap punggung Amanda


"Haiisssh.. tangan mu kondisikan sayang !!! Keluh Amanda menggelinjang menahan rasa geli.


"ehh Sorry Beib, tangan aku gak bisa dikontrol..hehehe "


"au aahh... "

__ADS_1


Patrick semakin bersemangat menggoda amanda sambil menggeser tangan kiri nya tepat ditengah punggung amanda lalu menarik kencang tali Bra amanda yang sedari tadi mengusik mata patrick karena kaos tipis gadis itu memperlihatkan dengan jelas cetak garis dipunggungnya.


"aaaww... "pekik amanda kesal.


Amanda langsung membalikan tubuhnya dengan kedua tangan yang langsung menyambar kepala Patrick menjambak kasar rambutnya kesal sekaligus gemas.


"Dasar mesum ! Lama -lama aku potong juga tangan kamu..."ketus amanda dan semakin kuat menjambak Patrick.


"Ampun sayang..ampuuuunnn "Pekik Patrick meringis kesakitan.


"Mandaaa...? "Pekik Mama Shanty terkejut melihat putrinya menjambak rambut Patrick.


Amanda dan Patrick pun mendadak mematung menatap ekspresi horror sang Mama.


"kamu kok kasar baget sih...? "Ketus Mama menatap sinis amanda.


"Patrick mah...bukan aku yang..? "kalimat amanda terdengar menggantung.


" Apa ? patrick kenapa ?


" emmm anu Mah..engg..ng...?


Amanda seketika gugup gelagapan karena tidak mungkin dia menceritakan kejahilan patrick pada Mama nya yang sudah menarik tali Bra nya dan terasa nyeri dipunggungnya.


Sementara Patrick malah terkekeh berusaha menahan tawa nya menyaksikan kegugupan dan kepanikan Amanda.


"Ayo minta maaf ! calon istri kok kasar banget sih..." Ketus Mama.


"Tapi Mah...aku kan...?


kalimat amanda kembali menggantung


" jangan banyak alesan..."pekik Mama.


"Huufh..."Amanda hanya bisa menghela napas kesal.


" Maaf sayang.... " amanda terlihat malas menatap wajah patrick.


" gak apa-apa sayang ,aku rela kok di apain aja sama kamu..."Ucap Patrick dengan senyuman mengejek.


"Haiissssh..."amanda semakin kesal melihat pacarnya nampak begitu puas melihat kekalahannya.


" kamu pengertian sekali nak.."Ucap Mama Shanty tersenyum ramah pada patrick.


"Mama gak tau aja apa yang dilakuin patrick..."gumam Amanda pelan.


" gua makin seneng aja godain si panda..

__ADS_1


pacar gua yang satu ini bener-bener gemesin banget..."batin patrick.


__ADS_2