
Suasana dirumah Patrick tak lagi semarak dengan canda tawa seketika menjadi suasana sedih yang penuh ketegangan semenjak Bagas membuka sejarah kenangan motor yang sudah menjadi arang itu.
Garry berkali-kali memukuli tembok rumah Patrick merutuki ambisi bodohnya yang menyebabkan Patrick sakit hati.
"Aarrggghhh...
lagi-lagi Garry berteriak sambil menendang barang-barang yang ada dihadapannya.
"Kenapa...? kenapa lu selalu saja sembunyiin masalah lu ? "Pekik Garry berteriak semakin frustasi.
Samuel mencoba menenangkan Garry dengan merangkul dan menepuk-nepuk bahu nya.
"Udah lah bro...!
semua udah terlanjur kejadian..sebaiknya sekarang kita susul Si Petruk ke rumah Amanda karna Kita harus minta maaf sesegera mungkin..."
"iya bener..ayo kita susulin si patrick...!!!
Keyla menyelak ucapan Samuel.
Garry pun segera berlari menuju mobilnya dan tak menghiraukan ucapan keyla.
"Woy bareng...Garr !!
ayo kita susulin..!
jangan sampe garry kebablasan.." Samuel mendadak terlihat panik.
Bagas,sam,keyla dan sheilla pun bergegas mengejar Garry yang berlari keluar dengan terburu-buru.
20 menit perjalanan...
kelima sahabat patrick sudah berdiri didepan rumah Amanda yang terkejut dan merasa heran melihat sahabat patrick berkumpul didepan rumah nya.
" ehh ada apa ini ?
tumben Kalian dateng barengan ?
selidik amanda.
" apa Si Petruk kemari...?"Pekik Sam.
" gak ada Ka..dari kemarin dia belum kesini..."
emang nya ada apa...?
amanda menjawab dengan wajah khawatir.
"serius manda ? si kunyuk gak kesini ? " Garry bertanya dengan nada kasar.
"iya..
sebenernya ada apa sih ?
kalian kok keliatan kacau banget?
Amanda makin penasaran.
" Arrgghh...
__ADS_1
garry menendang pagar rumah amanda meluapkan kekesalannya.
" coba cek di caffe bro...!!!! " usul Bagas.
" bisa jadi...sebentar gua cek cctv caffe..."
samuel pun mulai membuka HP nya.
" gua juga mau telpon orang caffe sama resto..." ujar Bagas.
" sebenar nya ada apa sih ini...? amanda menatap keyla dengan penasaran.
Keyla pun menceritakan rentetan kejadian hari ini hingga membuat amanda terisak tak mampu lagi menahan tangisnya.
"pacar ku pasti lagi sedih kehilangan motor peninggalan orangtuanya.." lirih amanda.
"Resto nihil bro..."ucap bagas.
"caffe juga gak ada...." jawab Samuel.
" Lu dimana bangsaaddd...?"garry terlihat begitu frustasi sambil menjambak kasar rambutnya sendiri
" Apa mungkin dia di danau..?"Ucap amanda.
Semua mata tertuju pada Amanda karena ucapan nya bagai angin segar yang menjawab kebuntuan.
" iya..iya...pasti di danau..
dia pasti ketempat itu kalo lagi sedih.."Bagas pun mendadak antusias.
" Ayo buruan...." Garry bergegas menghampiri dan langsung masuk kedalam mobilnya.
Samuel dan yang lain nya pun bergegas masuk mobil dan meluncur cepat tancap gas menuju danau.
Setelah 25 menit perjalan mereka pun sampai disebuah danau yang terlihat sepi.
hanya beberapa orang saja yang terlihat melintas disekitar danau itu.
"Dimana..?
Dimana biasa nya si kunyuk nongkrong..??? " Garry terlihat tak sabar mencari keberadaan sahabatnya itu.
Semua mata menatap sekitar danau namun tak terlihat tanda-tanda keberadaan patrick.
" itu...." Amanda menunjuk seorang pria dikejauhan yang tengah bersandar pada sebuah pohon sambil menghisap rokok.
"patrick kan gak pernah ngeroko..?
apa bener itu si patrick? "Ujar Samuel ragu.
Semua menatap ragu pada seorang pria dikejauhan itu namun Amanda berlari menghampiri dan langsung memeluknya dan seketika itu pula membuat kelima sahabat itu pun berlarian menghampiri.
Hening..
Tujuh manusia berdiri diantara pepohonan tanpa sepatah kata pun.
BUGH....
Garry memukul wajah Patrick hingga membuat tubuhnya terhuyung.
__ADS_1
"Garry...? "semua berteriak karena kaget.
"Sampe kapan lu mau nanggung masalah sendiri...?
sampe kapan lu mau ngerasain sakit sendiri...?
apa gua ini bukan sahabat lu lagi....?
Bugghhh....
Garry kembali memukul wajah Patrick dengan kedua mata yang sudah basah oleh airmata.
Patrick tersenyum sinis menatap Garry yang memukul nya sambil menangis.
Brukkk...
kedua kaki Garry jatuh kebumi dengan kepala tertunduk diiringi suara tangis yang terdengar begitu pilu.
" Ma a fin gua..!
maafin sahabat lu yang bodoh ini..!
Garry semakin keras menangis bersimpuh dihadapan Patrick.
BUGHH...
Garry ambruk ditanah dengan sedikit darah menetes disudut bibirnya karena menerima satu pukulan keras dari Patrick.
" itu buat lu yang selalu saja terlambat..Huuhfh.."Pekik Patrick lantas menghela napas panjang berusaha meredam amarahnya.
"gua juga minta maaf bro..gua gak tau mesti ngomong apa..?
Gua cuma bisa minta maaf...."Samuel menghampiri Patrick dengan ekspresi bersalahnya.
"Tolong maafin kita bro..." Bagas pun mulai bersuara.
Sheilla dan keyla nampak terlihat gugup dan khawatir berada dalam suasana yang menegangkan.
"Hahahahahaha..."Patrick malah tertawa lepas
"Lu semua kenapa jadi mellow gini sih cuma gara-gara motor butut..? " ejek patrick.
semua mata menatap heran pada Patrick yang tertawa lepas mengingat motornya.
Garry mulai berdiri dan berhambur memeluk tubuh Patrick yang masih tertawa renyah.
" Lu emang sialan...." lirih garry.
Samuel dan Bagas pun berlarian menerjang Patrick juga Garry saling berpelukan sambil tertawa keras lepas dan puas.
" kamu memang hebat sayang....kamu mampu nutupin kesedihan kamu didepan sahabat mu...." batin amanda.
" isshh udah kaya teletubbies berpelukan..."
Sheilla tersenyum senang.
" akhirnya aku lega...huuhfh "Ujar keyla menghela napas lega.
Amanda hanya tertegun menatap Patrick yang sedang tertawa lepas namun memendam kesedihan mendalam.
__ADS_1