Kalung Perak

Kalung Perak
S1 - Eps 19


__ADS_3

Sementara itu.


Lie dan Gurunya telah tiba di pintu gerbang untuk bergabung dengan pasukan.


Dia melihat pasukan Kegelapan dari kejauhan sudah mendekati posisi mereka.


Melihat Pasukan Kegelapan Sudah mendekati gerbang istana.


Genderang pun di pukul keras.


Menandakan Perang akan segera di mulai.


Dan Para Sesepuh pun Memerintahkan Semua Pasukan untuk maju dan menyerang musuh lebih dulu.


Dengan cepat semua pasukan Penyihir maju untuk menyerang.


Pasukan Kegelapan pun tidak tinggal diam, mereka berlarian maju untuk menyerang di sertai ribuan anak panah yang beterbangan.


Perang Pun di mulai.


Pasukan penyihir kaum Bangsawan memasang tembok perisai untuk menepis semua anak panah musuh, kemudian di lanjutkan serangan petir dan api oleh para pasukan yang bergerak maju.


Lie yang melihat Pasukan kegelapan terus berdatangan tiada habisnya.


Mencoba melawan mereka semua, denga mata merah menyala dan pedang yang bersinar biru, dia menebas semua pasukan musuh yang mendekat dengan cepat.


Lie terus bergerak maju di ikuti para pasukan Penyihir.


Diinding perisai muncul di depan Lie untuk menahan ratusan anak panah yang datang dari arah musuh.


Saat Lie melawan Pasukan musuh yang terus berdatangan.


Tiba tiba tubuhnya terpental jauh kebelakang.


Sebuah tendangan yang sangat keras tepat mengenai dada dan memecahkan perisai sihir nya.


Lie tersungkur dan memuntahkan darah.


Dia sama sekali tidak melihat siapa yang telah menyerangnya.

__ADS_1


Saat dia mencoba untuk bangkit kembali, tiba tiba dari arah depannya, mahluk hitam kecil melesat dengan sangat cepat dan menyerangnya.


Kecepatannya sungguh luar biasa, membuat Lie tidak bisa menghindar.


Namun Sebuah tembok Perisai menahan serangan musuh itu.


Tembok Perisai milik Guru Chin yang begitu kuat mampu menahan serangan mahluk itu.


Namun Lie melihat Perisai tebal milik Gurunya terlihat Retak oleh pukulan mahluk tadi, dan saat Lie mengayunkan pedangnya ke makluk itu, tiba tiba makluk itu dengan cepat menghilang, dan beberapa Pasukan Penyihir di belakang Lie terlihat terpental jatuh.


Melihat Beberapa Pasukanya tewas, Para Sesepuh memerintahkan pasukan untuk mundur dan memasang Tembok perisai berlapis.


Dan memerintahkan untuk melakukan serangan dari dalam tembok perisai.


Sementara itu di bagian Timur istana Morgiant.


Zark yang sedang berada di Castil Timur Kerajaan Morgiant bersama Rin.


Memberi tahu bahwa instingnya mengatakan, Pasukan Bangsa Orc bergerak dan sudah menghancurkan Dinding Perisai Benteng PerbatasanTimur kerajaan Morgian yang di pasang terlebih dulu sebelum Semua penjaga Benteng kembali ke Istana.


Melihat situasi yang begitu rumit, dan karna semua pasukan kerajaan Sekarang berada di depan benteng melawan pasukan kegelapan, dan hanya ada beberapa pasukan yang berjaga di sebelah timur istana.


Karna menurutnya bangsa Orc bergerak sendiri tampa diperintah dan di komandoi ayahnya atau Raja bangsa Orc.


Zark mencoba berbicara dan menghentian mereka, mengingat Zark adalah Satu satunya Putra Mahkota Bangsa Orc yang di hormati oleh mereka.


Setelah medapat izin Rin.


Zark pun bergegas ke gerbang timur istana Morgiant.


Melihat Zark yang Berubah Wujud ke bentuk aslinya dan berlari dengan begitu cepat meninggalkan mereka.


Peri Xio keluar dari kalung Rin dan memberi saran agar Rin mengikuti Zark.


Sesampainya Zark di benteng Timur istana.


Dia melihat Ratusan Bangsa Orc menyerang dan menghancurkan beberapa menara Pasukan Penyihir.


Namun dia tidak melihat Sosok ayahnya ada di antara mereka.

__ADS_1


Setelah menyadari dan mengambil kesimpulan jika serangan ini benar benar bukan perintan dari ayahnya.


Zark mencoba untuk berbicara dengan mereka, namun dia melihar seorang pasukan Penyihir yang terdesak, terpaksa Zark menyerang sesama bangsanya untuk melindungi Pasukan itu.


Dan dia melihat, beberapa pasukan Penyihir banyak yang terluka, zark pun berusaha melindungi mereka.


Melihat Zark yang menolong Pasukan Penyihir dan Menyerang Bangsanya sendiri, salah satu dari mereka merasa kesal dan berkata :


"Pangeran Zark apa yang anda lakukan, Mereka Bangsa Penyihir, bangsa yang telah memperbudak banyak orang dari bangsa kita, dan kenapa anda membantu mereka dan menyerang bangsa mu sendiri, jangan buat kami kecewa, kami takut tidak bisa memberi hormat dan patuh lagi kepada anda"


Dengan lantang Zark pun membalasnya :


"Bangsa Orc adalah bangsa terhormat, memamfaatkan situasi kritis mereka dan menyerang musuh yang sedang berperang dengan bangsa lain adalah sebuah tindakan pengecut. Aku tidak akan melarang kalian menyerang Morgiant, Tapi aku ingin menyelamatkan Kehormatan kalian sebagai Bangsa Orc, berperanglah dengan jantan, nanti setelah Bangsa Penyihir kembali bangkit dan pulih"


Mendengar jawaban seperti itu ,mereka menjadi semakin kecewa ke pada Zark


Menurut mereka Zark tidak jauh berbeda dengan ayahnya yang lebih mengutamakan kehormatan, namun bagi mereka kohormatan bangsa Orc sudah hilang, saat banyak ras mereka yang di bunuh dan di jadfikan budak.


Menurut mereka, inilah kesermparan untuk membalas perbuatan bangsa penjajah, jika tidak bergerak sekarang, maka sulit untuk menghancurkan istana Morgiant.


Mereka pun terus melakukan serangan.


Namun Zark terus menghalangi pergerakan mereka mereka.


Melihat Zark yang tetap melindungi Pasukan Penyihir


Elang besar dan Serigala terbang menghujaninya dengan batu batu besar.


Zark berhasil menghidar namun beberapa pasukan yang lain mencoba menyerangnya.


Namun Pergerakan Mereka semua terhenti seperti patung, tidak bergerak sedikitpun.


Dan waktu seakan berhenti.


Kemudian Muncul lingkaran sihir yang sangat besar di atas langit, dan menghempas Semua pasukan udara bangsa Orc ke tanah.


Lingkaran Sihir itupun bermunculan di bawah tanah dan mengikat semua Pasukan Orc yang ada di sana.


Lingkaran Sihir ini begitu kuat mengikat mereka, bahkan membuat mereka tidak bisa bergerak ,karna hampir semua tenaga mereka terserap ke dalam lingkaran pengikat ini

__ADS_1


Tidak lama setelah itu munculah Rin bersama Peri kecilnya.


__ADS_2