Kalung Perak

Kalung Perak
S1 - Eps 20


__ADS_3

Zark yang melihat Pasukan Orc Terikat dan tidak berdaya,


Menghampiri Rin, dan memberi tahu Rin, jika dia tidak akan menolak apapun keputusan Rin untuk menghukum Bangsanya.


Namun Tidak lama berselang, Raja Orc datang beserta pasukan nya.


Raja Orc memberi hormat kepada rin dan berkata bahwa baru perkama kali dia bisa melihat langsung kekuatan sihir Bumi yang hanya bisa di gunakan Dewi Deva.


Sebagai seorang pemimpin dia meminta pengampunan kepada Rin atas kesalahan yang di lakukan beberapa Pasukannya.


Raja Orc tahu cincin yang sekarang mengikat beberapa pasukannya itu bukan hanya menyerap tenaga mererka, tapi ketika tenaga yang di serap habis, cintin itu akan berganti menyerap jiwa orang yang terikat hingga mati mengering.


Raja Orc tidak tahan jika beberapa pasukanya harus mati dengan cara seperti itu.


Diapun bersujud ke hadapan Rin, dan memohon kepada Rin untuk mengampuni pasukannya, dan dia bersedia di hukum seberat beratnya, karna dia serbagai pemimpin telah lalai menjaga dan mengatur pasukannya.


Melihat ayahnya bersujud, Zark pun ikut bersujud di depan Rin dan meminta Rin agar tidak memberikan hukuman yang berat kepada ayahnya.


Melihat Zark dan ayah nya bersujud, Rin Pun membuka Segel Bumi yang mengikat pasukan Orc.


Cincin itu pun menghilang dan mereka pun terbebas.


Namun hampir semua tenaga mereka telah hilang, butuh waktu lama untuk bisa bergerak dan bangkit kembali.


Peri kecilnya Rin ,meminta Raja Orc dan Pasukan nya yang baru tiba, untuk mengikuti Rin agar biasa bertemu dengan Penguasa istana Morgiant dan meminta maaf secara langsung.


Merekapun melangkah ke dalam istana menuju pintu gerbang istana barat.


Karena Di sana Para Sesepuh dan Kaum Bangsawan Bangsa penyihir berkumpul untuk menghadang Pasukan Kegelapan.

__ADS_1


Sementara ini di gerbang barat istana.


Pasukan Penyihir Semakin terdesak, Pasukan kegelapan terus maju menyerang mereka.


Tembok perisai yang di pasang selalu dapat dengan cepat mereka Hancurkan,


Sosok kecil hitam ini bener bener membuat pertahan para Penyihir tidak berguna.


Lie yang terluka parah sedang di obati beberpa Penyihir bangsawan dengan menggunakan sihir penyembuh.


Sedangkan Gurunya terus menyerang sosok kecil hitam itu dengan sihirnya,


Hingga dia menyadari ,sihir api dan petir tidak akan bisa mengenai mahluk itu, karna dia sangat gesit dan cepat, sehingga dia dengan mudahnya bisa menghindari serangan sihir yang bertitik fokos ke arahnya.


S2atu satunya cara hanya menggukan sihir yang memiliki daya serang yang sangat luas, sehingga dia tidak bisa menghindar, karna semua area terkena dampak sihir ini, namun sihir tipe ini tidak bisa melukainya, tapi mungkin akan memperlambat gerakan nya.


Lie yang sudah mulai pulih kondisinya, melihat pergerakan Mahluk kecil itu mulai melambat, dengan cepat menyerangnya, namun makluk itu berhasil menghindar dan menghilang.


Saat lie menyadari bahwa sihir angin pembeku area serang nya tidak mencakup area atas, dia mencoba melihat ke atas namun terlambat, ternyata mahluk itu meloncat begitu tingginya, dan beberapa tombak berjatuhan begitu cepatnya , Lie tidak bisa menghindari tombak itu karna kondisi Lie yang masih mengalami luka dalam.


Namun ketika tombak itu begitu dekat dengan Lie , Tiga lapis tembok perisai muncul tepat di atas tubuh Lie, dan Tombak tombak itu tertahan , namun Satu tombak berhasil mengenai bahu Lie.


Dan seperti tidak memberi ampun sedikitpun, mahluk kecil itu lansung menyerang Lie dengan pedang nya.


Di saat pedang itu di tusukan ke arah Lie, dengan cepat Gurunya datang menghalau dan melempar Lie ke tempat yang lebih jauh.


Tubuh Lie terpental dan langsung di tangkap para Penyihir lain, namun Guru Lie harus membayar Perbuatannya, Sebilah Pedang Menembus Dinding Perisainya dan mengenai jantung nya.


Guru besar Chin pun akhirnya Tewas.

__ADS_1


Melihat kondisi Gurunya, Lie mencoba bangkit dan berlari ke sana, namun Mahluk kecil itu mencoba menyerang Lie dengan sangat cepat.


Kali ini Lie benar benar hampir tidak bisa tertolong lagi, Saat pedang itu nyaris menebas leher nya.


Sesuatu yang Aneh terjadi.


Waktu seakan terhenti, Semua pasukan kegelapan dan mahluk kecil itu terdiam seperti batu, Lalu muncul Sebuah cahaya kuning besar melingkar dilangit, sebuah ukiran cahaya yang sangat indah dan membentuk sebuah Bintang di tengah lingkaran itu.


Semua Pasukan Kegelapan dan mahluk kecil yang terdiam membatu itu pun tertarik ke atas lingkaran, kemudian di hempaskan kan ke Bumi.


Dan cahaya kuning terang ke emasan seakan turun dari lingkaran itu, menyinari seluruh pasukan kegelapan yang berada di bawahnya dan membuat tubuh mereka semua terurai bagaikan kan biasan serbuk cahaya yang tertiup angin.


Dengan Sekejab Semua Pasukan Kegelapan yang ada di sana Sirna.


Perangpun Berakhir Dengan meningkalkan bekas bekas kehancuran, dan beberapa Korban yang tewas, tidak terkecuali dari anggota Bangsawan, Sesepuh dan Guru guru besar bangsa Penyihir, Termasuk Guru Chin.


Sedangkan Yang terluka mendapatkan perawatan dan sihir penyembuh.


Terompet Perang pun di bunyikan sebanyak 7 kali.


Terdengar di seluruh penjuru istana Morgiant, untuk menandakan Perang Sudah berakhir dengan kemenangan bangasa mereka.


Sementara itu, Rin yang ke lelahan hingga jatuh pingsan.


Setelah menggunakan Sihir Langit. dan dikarenakan sebelumnya dia sudah menggunakn Sihir Bumi. Membuat energinya terkuras banyak.


Dia di bawa Zark ke kamarnya untuk beristirahat dan memulihkan semua Energinya.


Dan Para Sesepuh langsung Mengadakan Rapat darurat berserta Raja Orc untuk membahas kondisi Rin, dan juga sekalian masalah penyerangan kerajaan Whille ke istana Redvhille.

__ADS_1


__ADS_2