
Setelah jauh meninggalkan perbatasan negeri Peri
Sebelum Sampai ke istana Morgiant, Mereka bertiga akan melewati wilayah kekuasaan negara Oec.
Di perjalanan Rin meyelamatkan seekor anak kucing berbulu putih yang terperangkap di salah satu jebakan warga yang sengaja di padang di antara pepohonan.
Selama perjalanan anak kucing ini selalu mengikuti langkah Rin, ikut menumpang makan, bahkan ketika mereka beristirahatpun anak kucing ini ikut berbaring di atas badan Rin dengan manjanya.
Lie yang merasa terganggu dengan keberadaan anak kucing ini, mencoba menghalaunya agar tidak mengikuti Rin lagi.
Peri yang melihat tingkah Lie yang cemburu, langsung bersembunyi di balik topi Rin, dan sesekali muncul untuk memperhatikan sikap Lie yang sangat cepat berubah ubah.
Namun Rin malah terlihat asik bermain main dengan anak kucing ini, tampa memperhatikan sikap Lie, bahkan Rin sengaja mengendong anak kucing ini di pelukan nya sepanjang perjalanan.
Setibanya mereka di perbatasan bangsa Orc. Sebuah benteng batu menghadang di depan mereka, dan terlihat beberapa penjaga yang bertubuh setengah kuda dan manusia sedang mengawasi mereka dari jauh.
Lie menemui salah satu dari mereka, untuk meminta izin melewati perbatasan itu, namun permintaan Lie di tolak mentah mentah oleh mereka. Lie mencoba menjelaskan tujuannya, namun tidak lama jumlah para penjaga malah semakin banyak berdatangan mengerumungi Lie. Peri meminta Rin agar mendekati Lie, karna Peri tau sipat Lie yang cepat berubah dan gampang tersulut emosi, dia tidak ingin Lie bertindak kasar kepada mereka, dan nantinya malah membuat situasi semakin sulit.
Setelah Rin mendekat dan para penjaga melihat ke arah Rin dan anak kucing yang di gendongnya, mereka dengan perlahan mem bubarkan diri ,dan tidak lama ,pintu gerbang benteng pun terbuka.
Lie dan Rin melangkah masuk, sesekali mereka mendengar suara berbisik yg mangatakan bahwa mereka tidak rela tanah Orc di injak Jendral Lie dari bangsa penjajah manusia, Mendengar semua itu Lie hanya bisa tersenyum sinis ke arah mereka. sambil terus melangkah ke dalam.
Setelah semakin jauh memasuki wilayah negeri Org
Mereka hanya melihat rumput ilalang yang begitu tinggi dan kering sepanjang jalan, cuaca yang terasa pun begitu panas dan jalanya penuh dengan batu.
ketika mereka semakin jauh melangkah ke dalam, mereka di hentikan oleh suara yang meminta mereka untuk berhenti.
Tidak lama setelah itu muncul seekor Harimau putih yang sangat besar.
__ADS_1
Dia meminta Rin untuk melepaskan anak kucing itu dari pangkuaanya, karna sebenarnya anak kucing itu adalah Zark, Putra pertamanya.
Begitu terkejutnya Rin ketika anak kucing itu turun, dan sekejap berubah menjadi sosok singa muda yang besar.
Dia pun memperkenalkan dirinya kepara Rin, bahwa dia adalah Zark, anak pemimpin Bangsa Orc, kemudian dia mengajak Rin dan peri untuk bermain, dan mereka perlahan meninggalkan Lie yang sedang berbicara dengan Raja Orc.
Tampa pikir panjang Lie mengatakan sesuatu :
"Maafkan saya yang lancang, anda adalah Bangsawan pemimpin negara Orc dan saya tidak tahu perujutan putra anda sepanjang perjalanan kami, jika berkenan saya ingin berbicara dengan anda mengenai perang besar yang sebenta lagi terjadi"
Singa putih itupun mengangguk dan mempersilahkan Lie untuk duduk.
Merasa aneh dengan suasana duduk di atas batu, dan hanya beralaskan tanah, Lie menanyakan kepada sang Raja tentang keberadaan istana bangsa Orc.
Sang Raja pun menjawab, bahwa istana mereka adalah alam terbuka yang panas penuh rerumputan yang kering dan jalan berbatu yg terjal, menurutnya hanya di tempat ini, bangsa Orc tidak di ganggu bangsa lain.
Bangsa Orc tidak bisa bertahan hidup di luar, mereka selalu di buru untuk di bunuh, terkadang di jadikan budak oleh bangsa lain. Keberaaan Bangsa mereka seakan akan tidak ada, Hanya sebuah nama besar namun tidak diakui keberadaannya.
Sosok Singa putih di akui sebagai pemimpin dari bangsa mereka, karna satu satunya kaum bangsawan yang berdarah murni di ras Orc
.
Hampir seperempat dari bangsa Orc terbunuh dalam perburuan.
Merasa bangsa Orc semakin tersudut, Mereka memutuskan untuk tinggal menetap di tempat ini, karna hanya di tepat seperti ini mereka dia nggap tidak ada, merasa aman dengan bersembunyi dari keramaian dan tampa terganggu karna meraka di anggap sudah punah.
Mendengar Penjelasan Raja Orc ,Lie langsung meminta Maaf, dan berusaha menjelaskan apa yang terjadi.
setelah panjang lebar Lie menceritakan tentang bangkitnya pasukan kegelapan, dan musnahnya peradapan iblis.
__ADS_1
Lie mengutarakan Permintaan nya, agar Bangsa Orc ikut membantu melawan Raja kegelapan dalam peperangan nanti, atau setidaknya tidak memihak siapa pun.
Namun permintaan Lie tidak bisa di sanggupi oleh Raja Orc.
Menurut nya, dia hanya bisa memastikan, bahwa keturunan dari garis darahnya saja yang pasti tidak akan memihak kepada Raja kegelapan.
Namun dia tidak bisa menjamin warga Orc yang lain untuk tidak memihak kepada siapa pun.
Mendengar ucapan Raja Orc, Lie dapat memastikan tekanan yang selama ini mereka dapatkan dari bangsa lain begitu membekas di hati mereka.
Li pun berkata :
"Aku benar benar tidak berharap Jika suatu hari kita harus berhadapan di medang perang, namun jika itu benar dan harus terjadi, maka sebaiknya kita selesaikan di sini, biar tidak banyak korban lagi di masa datang"
Mendengar Ucapan Lie, raja Orc Tersenyum dan berkata :
"Tidakkah kau melihat aku sekarang ini, aku seperti kucing tua di hadapan mu, tidak pantas bagiku untuk bertarung dengan seorang Jendral Besar seperti dirimu, sebelum berperang aku pasti akan kalah dan mati di pedang mu, jika pun nanti kita harus berhadapan di medan perang, maka aku mohon, musnahkan semua bangsa ku, agar tidak ada lagi dendam di masa mendatang"
Setelah Mendengar jawaban Sang Raja, Lie meminta izin untuk pamit dan berjalan ke arah Rin yang sedang asik bermain main dengan pangeran bangsa Orc.
Sebelum meninggalkan Sang raja, Lie meminta sekali lagi agar bangsa Orc tidak memihak siapapun dalam perang yang akan terjadi.
Namun permintaan Lie hanya di jawab dengan senyuman oleh sang Raja.
Sambil mempersilahkan Lie untuk melanjutkan perjalanan nya.
Setelah Lie dan Rin jauh meninggalkan mereka.
Sang Raja pun berkata pada anak nya :
__ADS_1
"Zark anakku, Jika kamu yakin akan kebenarannya dan percaya akan keberadaanya, maka ikutlah bersamanya, Kamu di takdirkan untuk selalu ada di sisinya, dan ketahuilan zark, aku akan merasa bangga di hari tua ku ini, jika melihat garis keturunanku benar terlahir sebagai seorang pengabdi Sang Dewi"