
Setelah di terima di kelas 1C, Rey kebagian tempat duduk paling belakang di pojok kanan. tidak lama berselang, seorang guru masuk kelas itu, dan memperkenalkan dirinya, di lanjutkan setiap siswa satu persatu di minta berdiri kedepan dan memperkenalkan diri beserta alamat nya.
Saat seorang Siswi perempuan memperkenalkan dirinya, Rey seperti terpana melihat sosok wanita yang terlihat manis, dan terdengar suaranya yang lembut, Rey yang terpesona mencoba sesekali mencuri pandang ke arahnya, tampa sadar guru di depan sudah 2 kali memanggilnya untuk memintanya berdiri kedepan.
" Hei.. kamu yang duduk di belakang pojokan kanan, dari tadi melamun apa, ayo maju kedepan dan perkenalkan diri.
" Oh saya bu, Maaf tadi tidak dengar.
Rey kemudian maju ke depan dan memperkenalkan dirinya.
" Salam kenal... Nama ku Reyndra Pratama, kalian semua bisa panggil aku Rey, aku dari lulusan SMP C, umurku jalan 16 tahun dan sekarang tinggal di Komplek Kartika Buana.
Setelah semua siswa memperkenalkan diri, Guru itu kemudian pergi dan meminta semua siswa untuk istirahat 15 menit.
Rey yang telah penasaran pada seorang siswi tadi, mencoba berjalan ke arahnya yang masih duduk di atas kursinya, namun tiba tiba seorang siswa dari kelas sebelah datang dan memanggilnya, Terlihat mereka berdua begitu akrab, yang membuat Rey akhirnya membatalkan niatnya, dan berjalan menuju kantin sekolah.
" Rey... sini kumpul makan sama kita.
" Iya kak, tapi maaf aku gak bisa traktir ya.
" Santai saja Rey, kalau mau traktir, tuh Yuli ada di sana.
" Katanya anak cewek di 1C banyak yang cantik ya.
" Gak juga kak, biasa saja mereka.
" Iya juga sih, jika di bandingin sama Yuli, mereka semua pasti kalah telak.
" Hayo ngomongin siapa ?
" Udah selesai makan baksonya Yul, bareng yuk balik ke kelas.
" Kalian kan pengawas anak kelas 1A, beda kelas kita.
__ADS_1
" Bilang saja Yul, kamu mau bareng si Rey balik ke kelas, kan dia anak kelas 1C.
" Ya udah kami duluan ya Yul, Rey jagain Yuna ya, di sini barang bangus banyak yang incar.
" Rey jangan dengarkan mereka, oh iya kamu belum juga sehari sudah dekat sama beberapa kakak kelas di sini, hebat juga kamu.
" Aku belum hafal juga kak nama nama mereka.
"Masih lama neh makannya, ya sudah... Aku duluan ya ke kelas, awas kamu jangan sampai terlambat masuk kelas !
" Siap kak.
Selesai makan bakso, Rey pergi untuk membayar, namun kata pejual bakso di kantin, Bakso Rey sudah di bayar seseorang. Rey mencoba menanyakan siapa yang sudah traktir dia diam diam, namun penjual bakso bilang dia tidak tahu namanya hanya tahu yang bayarin bakso Rey seorang wanita salah satu siswi baru juga.
Dengan penuh tanda tanya, Rey berjalan ke arah kelas, sesampainya di ruangan kelas dia duduk dan melihat sebuah kertas ada di dalam laci meja nya.
Rey kemudian membaca isi kertas itu, setelah membaca dia menoleh ke semua wanita yang ada di sana, dan ada seorang wanita yang menatapnya dan tersenyum, Rey beranggapan bahwa surat cinta yang ada di laci mejanya itu pasti dari wanita barusan.
Namun dia terkejut, saat salah satu kakak kelas pengawas Orientasi tiba tiba memintanya untuk maju dan membawa surat cinta itu di depan kelas.
" Wah baru masuk sudah dapat surat cinta ya.
" Bukan kak, itu tadi saya ketemu di dalam laci meja, saya tidak tau siapa yang punya dan buat siapa.
" Wah Yul, kamu dapat saingan nih.
" Sudah jangan becanda sama adik kelas Hend, cari tahu siapa yang punya surat itu, nanti di hari terakhir Orientasi kan ada pemilihan Raja dan Ratu, biar mereka berdua yang maju jadi perwakilan kelas ini.
" Bener juga Yul idenya, tapi serius nih kamu gak cemburu.
" Cemburu apaan, sudah bercandanya.
Setelah meminta Rey kembali duduk ke kursinya, salah satu kakak kelas mengangkat surat itu dan bertanya siapa yang menulisnya.
__ADS_1
" Sekarang kami tanya, ini surat dari siapa... Jika tidak aa yang mengaku, kalian semua akan di jemur di lapangan, dan Rey akan di hukum lebih berat lagi.
Tiba tiba seorang wanita berambut pendek berdiri dan mengakui surat itu dari dirinya. Seketika seluruh mata tertuju kepada nya, sosok wanita yang terlihat Tomboy dengan wajah yang kecil.
" Yul saingan kamu ternyata cewek loli, eh salah tomboy loli.
" Kamu yang berdiri, maju ke depan, kenalkan diri dan beri tahu seluruh kelas surat ini buat siapa.
" Baik kak.
" Nama saya Merry surat ini dari saya buat Reyndra.
" Sekarang kamu baca isi surat itu dengan suara keras, biar Rey yang duduk di belakang sana bisa mendengar suara kamu.
" Buat kamu yang telah membuat ku terpana di saat pertama kali bertemu, sehabis pulang sekolah bolehkah kita berkenalan lebih dekat lagi, bila kamu penasaran dan ingin tahu siapa diri ku, aku akan jadi orang terakhir yang keluar dari kelas ini.
" Rey bisa dengar ?
" Bisa kak.
" Karna Rey sudah mendengar, kamu boleh duduk kembali.
" Makasih kak.
" Oh iya Mer, Lain kali jika kamu nulis surat begituan, tulis jua buat siapa, tadi aku sempat kira buat Hendri.
" Apaan kamu Yul, bilang saja kamu cemburu sama dia.
" Cemburu apaan, dia kan cuma kasih surat, sedangkan aku tadi di tembak loh, malah dia pakai sertivikat dan minta tanda tanganku.
" Serius kamu Yul, ternyata idola SMA ini akhirnya jatuh kedalam pelukan adik kelas.
" Siapa yang serius Hend, ngapin juga sih kamu ngomong keras gitu, bikin kuping mereka pada berdiri tuh.
__ADS_1
Setelah beberapa kegiatan di lakukan, akhirnya tiba jam pulang sekolah.
Rey yang hendak meninggalkan ruangan kelas, mendengar suara wanita yang memanggilnya dari dalam.