Kalung Perak

Kalung Perak
S1 - Eps 6


__ADS_3

Kabar hancurnya kerajaan iblis menyebar ke seluruh penjuru negeri Camilia dengan cepat.


Di benteng perbatasan Timur Bangsa Manusia.


Pasukan perbatasan mencoba membantu dan menampung para pengungsi yang selamat.


Dan mencoba mencari beberapa informasi tentang apa yang sebenarnya terjadi di sana.


kemudian setelah semua informasi terkumpul, mereka dapat menyimpulkan bahwa bangkitnya pasukan kegelapan bukan masalah yang di anggap mudah.


Karna kapan saja, akan terjadi Perang besar di seluruh negeri Carmilian.


Mereka pun dengan cepat menginformasikan berita bangkitnya pasukan kegelapan ke istana Whille Dom.


Sementara itu di dalam Benteng perbatasan, Hubungan Lie dan Rin yang semakin akrab membuat mereka terlihat seperti sepasang saudara kakak dan adik, kemana pun Lie berada selalu ada Rin di sampingnya. kadang mereka bermain bersama para penjaga dan kadang mereka juga ikut membantu para pengungsi.


karna Rin menganggap Lie sebagai pengganti saudaranya yang meninggal dan merasa tenang dan nyaman jika berada di sampingnya.


Sedangkan Lie, menganggap Rin sebuah misteri yang harus dia ketahui secepatnya, Sebelum semua terungkap, menjaga dan melindunginya adalah sebuah keharusan.


Tiga hari berlalu, pasukan tambahan dari istana Whille Dom tiba di benteng perbatasan.

__ADS_1


Pasukan bangsa Manusia semakin bertambah banyak di benteng perbatasan, tujuannya untuk menjaga dan mengantisifasi sewaktu waktu jika terjadi penyerangan dari pasukan kegelapan.


Merasa kondisi Benteng perbatasan sudah semakin kuat dan pasukan nya bertambah banyak, Lie berencana pergi bersama Rin ke istana Morghiant (istana bangsa penyihir) untuk memberi tahu situasi kerajaan iblis, sekalian menemui gurunya untuk memeriksa perisai sihir di tubuhnya, dan mencari tau misteri apa saja di dalam sosok Rin.


Perjalanan Lie dan Rin kali ini teramat jauh karna mereka harus memutar arah untuk menghindari blockade pasukan kegelapan, mereka harus melewati daerah kekuasaan bangsa Peri dan juga melewati daerah kekuasaan bangsa Orc terlebih dahulu baru bisa mencapai istana Morgiant.


Selama Perjalanaan Lie mengajari Rin berburu dan memasak, tampa sadar mereka semakin akrab, terkadang Lie juga mengajarkan mantra mantra sihir yg dia kuasai kepada Rin, namun Lie merasa Rin teramat pintar, apapun yang dia ajarkan, dengan cepat di kuasai Rin, bahkan sihir yang teramat sulit, dapat di kuasai Rin hanya dengan waktu Satu hari.


Melihat Pertumbuhan tanduk Rin yang mulai tumbuh memanjang, Lie terpaksa memberikan Topi kesayangan nya untuk menutupi kapala Rin, dan berpesan agar Rin tidak membuka topinya di depan orang atau bangsa lain.


Namun terkadang Lie juga suka menghiasi tanduk Rin dengan anting anting unik miliknya.


seiring waktu perasaan ingin tau Lie tentang siapa sebenarnya Rin berangsur angsur memudar, Lie sekarang merasa Rin sudah menjadi adik kesayangannya yang sangat Pintar, sering kali Lie juga menggendong Rin saat di perjalanan, bahkan jika mereka melewati pemukiman, tidak segan segan Lie, membelikan Rin pakaian dan mengajaknya jalan jalan keliling pasar walau sejenak.


Tibalah mereka di Perbatasan Kerajaan Peri.


Perbatasan kerajaan Peri tidak di jaga dan tidak ada benteng penghalangnya. Hanya sebuah hutan tinggi, yang di dalamnya terdapat sihir kuat yang sangat melegenda membuat orang yang memasukinya kehilangan arah dah tersesat di dalam nya, bahkan tidak sedikit yang tidak bisa kembali hingga akhir hayat nya.


Lie yang pernah masuk kedalam nya, memberi tahu Rin agar tidak jauh dan selalu berada di dekatnya, dan jangan pernah untuk berhenti melangkah ataupun menoleh kebelakang setelah memasuki hutan itu.


Pada pagi hari, tampa keraguan Lie berjalan memasuki hutan itu bersama Rin.

__ADS_1


Sepanjang perjalanan mereka tidak terasakan hembusan angin yang bertiup, sinar cahaya matahari yang redup tertutup rindangnya dedaunan, hanya batang batang pohon besar yang terlihat mirib berbaris sepanjang jalan.


Hingga menjelang Sore mereka sampai di ujung Hutan itu, Rin menunjuk sebuah pohon besar di hadapanya dan berkata kepada Lie bahwa dia melihat sesuatu.


Melihat tingkah Rin yang aneh, Lie dengan cepat marangkul Rin dan berlari keluar hutan itu.


Namun Rin berpaling lagi, dan tangan Rin kemudian menunjuk lagi ke arah pohon itu untuk kedua kalinya, dan tingkahnya malah membuat Lie semakin kebingungan.


Karna Lie merasa ada sesuatu yang aneh, dengan cepat dia mengeluarkan pedang nya, namun Rin menghalau nya.


Tidak lama setelah itu, muncul seekor mahluk kecil berbentuk gadis bersayap yang terbang rendah menghampiri mereka.


Lie terkejut, karna baru kali ini dia melihat dengan jelas penampakan sosok Peri yang sebenarnya.


Walaupun dia sudah sering keluar masuk hutan ini, namun dia tidak pernah melihat sosok Peri sekilas pun. hanya tahu perujutannya dari legenda legenda yang pernah dia dengar.


Dengan waspada Lie mencoba menjaga jaraknya dan merangkul Rin, namun Rin berontak dan terlepas dari Lie, sekejap Peri itu menghampiri Rin ,dan duduk tepat di atas pundak Rin, dengan sigap Lie mencoba menepis Peri itu dari pundak Rin, namun Peri itu dengan gesit nya menghidar dan kembali duduk di atas pundak Rin satunya.


Dan ketika Lie mencoba untuk menepisnya kembali, Lie mendengar Suara yang di bisikan di telinganya :


" Tidaklah berjodoh jika tidak di pasangkan, dan tidak lah kan pergi jika sudah ada ikatan, penantian lama akhirnya terbayar kan sudah, wahai kau manusia, biarkan lah dia berada di sisinya, karna aku yakin, keberadaan kalian sama pentingnya di mata Sang Dewi "

__ADS_1


Mendengar suara itu Lie hanya tediam terpaku, setelah tersadar dari dimensi yang menghipnotis nya, Lie terduduk lemas dan hanya bisa melihat Peri itu bermain main dengan Rin dengan riangnya.


__ADS_2