
Pagi yang cerah melihatkan seorang gadis yang sedang bersiap - siap untuk pegi ke sekolah. Dia bernama Citra seorang siswi yang masih duduk di bangku SMA kelas Xl.
Citra adalah anak dari pak Budi dan bu Sovi, Citra juga mempunyai seorang kakak bernama Kelvin. Mereka merupakan keluarga yang harmonis.
"Pagi mah, pah, kak" ucap Citra kepada mereka yang sedang makan pagi bersama.
"Pagi" jawab mereka.
"Dek, nanti berangkatnya sama kakak ya" ucap kelvin.
"Iya kak" jawabnya.
Selesai makan Citra dan kakak nya pun pergi. Citra sekolah di SMA Internasional dan kakaknya pun juga masih kuliah di Universitas Gajah Mada.
Sampailah di sekolah Citra.
"Aku masuk dulu ya kak" ucap nya.
"Iya, jangan lupa belajar yang bener" kata nya.
"Iya kak tenang aja" kata Citra.
Citra pun masuk kedalam tapi sebelum itu dia mencium pipi kakaknya karena sudah dari kecil Citra selalu melakukan itu. Dia tidak malu walaupun sudah besar masih mencium pipi kakaknya itu. Kakaknya juga tidak mempermasalahkannya karena bagi dia Citra adalah adik yang sangat berharga.
__ADS_1
Ketika Citra sedang berjalan menuju kelasnya tiba-tiba ada bola basket yang melaju dengan cepat kearahnya. Citra tidak sempat menghindar hingga dia pun terkena bola itu di keningnya.
"Kamu tidak apa-apa?" tanya seorang siswa sambil mengulurkan tangannya membantu Citra yang kebetulan terjatuh akibat terkena bola basket dengan keras.
"Aku tidak apa-apa" jawabnya dengan bohong karena sebenarnya keningnya itu sangat sakit.
"Maaf ya aku tidak sengaja, itu kening kamu memar aku bawa ke UKS ya" ucapnya dengan rasa bersalah karena memang dia yang tidak sengaja melempar bolanya.
"Enggak apa-apa kok tenang aja ini cuma memar dikit" ucapnya.
Citra tidak mempermasalahkan itu karena siswa tadi adalah cowok yang selama ini dia sukai. Namanya Zulfi. Dia juga kelas Xl sama dengan nya tapi hanya berbeda di jurusannya kalau dia di jurusan IPA sedangkan Citra di jurusan IPS.
"Aku benar-benar minta maaf ya" ucapnya.
Citra sebenarnya sangat gugup berhadapan dengannya tapi dia saat ini harus mengurungkan niatnya untuk selalu menyukainya karena dia sekarang ini sudah memiliki pacar namanya Nia, dia juga teman sekelas Citra.
"Cit kamu kenapa?" tanya angela teman sekelas Citra yang kebetulan juga baru datang.
"Ini tadi kena bola basket" jawabnya dengan santai.
"Kok bisa sini liat" katanya sambil melihat kening Citra. "aduh sayangku keningnya jadi memar gini, jadi enggak cantik lagi dong" kata nya menggoda Citra.
"Ih kamu apa-apa an sih" kata Citra.
__ADS_1
"Sakit enggak" tanya nya.
"Sakit lah, gimana sih kamu malah tanya" jawab Citra.
"Aduh duh-duh kasian sayang ku ini, sini aku tiup" kata Angela dengan candanya itu membuat Citra tertawa.
Angela adalah sahabat Citra yang selalu bersamanya dari SD hingga saat ini. Keluarga Angela juga sangat dekat dengan keluarga kelurga Citra karena mereka menjalin bisnis bersama.
Beberapa jam kemudian bel istirahat berbunyi mereka semua pun pergi ke kantin untuk makan.
Saat di kantin Citra melihat Zulfi dengan Nia sedang makan dengan sangat romantis. Melihat itu Citra merasa hatinya sedikit sakit tapi dia tahu harus segera melupakannya karena bagaimana pun Zulfi sudah memilih Nia sebagai pacarnya.
"Aku harus move on dari nya" ucap Citra dalam hatinya.
"Kenapa kok ngalamun?" tanya Angela yang melihat Citra diam saja sambil matanya melihat ke arah meja Zulfi dan Nia.
"Enggak kenapa-napa" jawabnya.
"Sudah lah jangan mikirin dia lagi, enggak ada gunanya juga lebih baik kamu cari cowok yang lainnya saja" kata Angela mengerti apa yang dipikirkan Citra.
"Iya" kata Citra.
Jangan lupa dukung author dengan like, komen, dan Vote👍
__ADS_1