KAMU SELALU ADA

KAMU SELALU ADA
5. Mencoba Melupakan


__ADS_3

Beberapa hari kemudian Kelvin sudah boleh pulang ke rumah.


Pagi harinya sebelum Citra berangkat sekolah dia pergi ke kamar Kelvin untuk mengantarkan makanan nya.


"Kak aku bawa makanan nih" ucap Citra.


Kelvin yang sedang tidur pun terbangun mendengar.


"Kok belum berangkat nanti telat sekolahnya lho" kata kelvin yang melihat adiknya itu belum berangkat sekolah.


"Masih pagi kok ini" kata Citra.


"Sini kakak makan sendiri aja, kamu pergi ke sekolah sana" kata Kelvin saat tahu jika Citra mau menyuapi dia.


"Aku suapin tangan kakak yang kanan kan belum bisa digerakkan dan aku enggak bakalan telat kok ini kan masih pagi" ucapnya yang ingin tetap menyuapinya.


Kelvin pun hanya menerima perlakuan adiknya itu.


Selesai menyuapi kakaknya Citra pun pergi ke sekolah di antar oleh supir.


Di sekolah saat jam istirahat Citra selalu melihat Zulfi pergi ke kelasnya untuk menemui Nia. Citra selalu melihat mereka sedang bermesraan.


"Ke kantin yuk" ajak Angela untuk mengalihkan pandangan Citra agar tidak selalu melihat mereka.


"Kamu aja lah aku lagi mager " jawabnya sambil berpura-pura membaca buku.

__ADS_1


"Kalau kamu mager aku juga lah" ucap Angela dengan ekspresi yang lucu membuat Citra tersenyum lebar melihatnya.


Angela senang jika dia dapat membuat suasana hati Citra lebih baik.


Zulfi sedikit melirik ke arah Citra, dia entah mengapa merasakan senang melihat Citra tersenyum. Padahal dia sudah memiliki Nia tapi entah bagaimana hatinya merasa ada yang salah dengan perasaan nya.


Jam masuk pun tiba dan guru memberikan tugas kelompok untuk di rumah. Citra ternyata sekelompok dengan Angela dan Nia, itu sangat membuat Citra kurang baik mendengarnya karena dia kurang suka dengan Nia.


Sebelum pulang sekolah Citra, Angela dan Nia berbicara tentang mau di rumah siapa mereka mengerjakan tugasnya.


"Gimana kalau di rumah ku aja, kebetulan orang tua ku lagi pergi jadi kita lebih nyaman di sana" ucap Nia.


"Baiklah tidak masalah" ucap Citra.


"Kalau kamu gimana Angela?" Tanya Nia.


"Baiklah" jawabnya dengan terpaksa.


Angela sebenarnya khawatir karena Nia pasti akan membuat hal yang membuat Citra kesulitan, dia sudah pasti akan membawa Zulfi kerumahnya.


"Kalau gitu besok ke rumah ku ya" ucap Nia dengan rasa senang nya karena dia memang akan membawa Zulfi ke rumahnya.


Nia pun pergi meninggalkan mereka berdua.


"Kenapa kamu menyetujuinya" ucap Angela kepada Citra. "Aku tahu dia pasti akan membuat masalah bagi kamu" katanya lagi.

__ADS_1


"Sudah lah tidak apa-apa" ucap Citra.


"Tapi kalau dia membawa Zulfi kerumahnya gimana" ucapnya membuat Citra berfikir.


"Ya kalau dia membawanya ya sudah mau bagaimana lagi dia kan memang pacar nya dan ini juga kesempatan bagi ku untuk merelakan dia. Dengan selalu melihat mereka berdua mungkin akan membuat hatiku lelah untuk memilikinya jadi aku bisa mencari penggantinya" ucapnya dengan tenang.


Angela yang mendengarnya hanya bisa memeluknya, menenangkan teman yang sedang merasakan kesedihan di hatinya.


"Kalau gitu ayo pulang" ucap Angela.


"Iya kayaknya supir ku juga udah nunggu" ucapnya.


"Gimana keadaan kak Kelvin?" tanya Angela.


"Udah baikan tapi tangan kanannya belum bisa buat apa-apa" jawabnya.


"Jadi udah pulang dari rumah sakit" kata Angela.


" udah kemarin pulangnya" ucap Citra.


"Kalau gitu nanti aku kerumah mu, aku mau lihat keadaan kak Kelvin" ucapnya.


"iya"


Mereka pun pulang.

__ADS_1


Jangan lupa dukung author dengan like, komen dan vote👍


__ADS_2