
Beberapa bulan kemudian Citra sedang di rawat di rumah sakit karena penyakitnya semakin parah. Kemoterapi yang dia jalani sudah tidak bisa lagi karena tubuh Citra sudah menolak obat nya.
Citra sekarang dalam ke adaan koma. sudah hampir satu minggu dia terbaring lemah.
"pagi sayang ini aku datang" bisik Zulfi yang baru datang. "Sayang kamu enggak capek tidur terus, aku sangat merindukan mu" bisik nya lagi.
Zulfi sesekali meneteskan air matanya, dia begitu menyayangi Citra.
"Maafkan aku, aku belum bisa bahagiakan kamu" ucapnya lagi sembari menggenggam tangan mungilnya itu.
Kelvin yang ingin masuk jadi menundanya karena dia tidak ingin mengganggu ke bersamaan mereka berdua.
Beberapa saat kemudian Kelvin pun masuk.
"Zulfi" ucap nya.
"Eh mas Kelvin dari mana aja" tanya nya.
"Di luar tadi. oh iya kamu jagain Citra dulu ya kebetulan aku mau pulang sebentar dan bentar lagi juga kedua orang tua ku datang jadi tolong ya" ucap nya.
"Iya mas, tenang aja" ucap nya tersenyum.
Malam harinya di saat Zulfi sedang tertidur Citra perlahan membuka matanya.
__ADS_1
"Dimana aku" pikir Citra yang kemudian matanya melihat Zulfi yang tertidur sembari menggenggam tangannya.
Citra hanya tersenyum sambil membelai rambut nya.
Zulfi yang merasa ada yang membelai rambunya pun terbangun dan menyadari jika Citra bangun membuatnya kaget.
"Sayang kamu bangun, oh tunggu aku panggil dokter dulu" ucap nya panik dan langsung memanggil dokter.
" Makasih kamu sudah mau bangun, aku takut aku sangat takut" ucap Zulfi sambil memeluknya setelah Citra di periksa dokter.
"Maafkan aku sudah membuatmu khawatir" ucap Citra lemah.
Hari demi hari telah berlalu setiap saat setelah pulang kuliah Zulfi selalu menghampiri Citra di rumah sakit. Keadaan Citra yang masih lemah membuat semua keluarga dan Zulfi sangat sedih.
Zulfi mengerti pikiran Citra jadi dia menyakinkan Citra kalau dia akan menyanyangi Citra apa adanya.
Ketika Zulfi sedang memandang Citra yang sedang istirahat, tiba-tiba Citra bangun dan merasa sakit yang luar biasa di bagian kepalanya membuat dia meringis kesakitan.
"Akhh kepalaku" ringis nya.
"Sayang kamu kenapa" paniknya Zulfi.
"Kepalaku-kepalaku sakit banget, akhhh" teriak Citra.
__ADS_1
Zulfi yang melihat itu langsung memanggil dokter.
"Tunggu sebentar dokter segera datang, oke" ucap Zulfi sambil memegang Citra.
"Sakit banget aku enggak kuat" tangisnya Citra yang kemudian mulai melemah dan pingsan.
"Sayang sayang bangun" panik nya sambil menepuk pipi Citra.
Dokter pun datang dan langsung memeriksa Citra. Zulfi yang di luar sangat cemas sedangkan Mamah,papah,dan kakaknya juga sedang menunggu di luar setelah di beri kabar oleh Zulfi.
"Gimana dok keadaan anak saya" ucap mamahnya setelah tahu dokternya keluar.
"Anak ibu mengalami koma kembali dan kali ini keadaan nya benar-benar buruk, anak ibu hanya bisa bertahan dengan alat bantu yang ada" ucap dokternya.
Semua yang mendengar pun langsung syok apalagi mamahnya yang langsung pingsan mendengar kabar buruk itu.
Di saat papah Citra menemani mamahnya yang pingsan Kelvin dan Zulfi masuk melihat Citra yang terbaring menggunakan alat bantu hidupnya.
Kelvin menghampiri adiknya yang sangat pucat dan lemah itu. Duduklah dia di samping nya lalu menggenggam tangan yang tidak ada infusnya.
Ada rasa sedih yang sangat mendalam di hati Kelvin melihat adiknya seperti itu. Di belainya rambut Citra dengan lembut kemudian di ciumnya kening Citra.
"Kumohon bertahanlah" bisik Kelvin di telinga Citra.
__ADS_1
Jangan lupa dukung author dengan like, komen dan vote👍