KAMU SELALU ADA

KAMU SELALU ADA
18. Kamu Selalu Ada


__ADS_3

Hari ini tepat acara pemakaman Citra. Suasana begitu haru semua teman Citra bersedih atas kepergiannya. Kelvin juga merasa terpukul harus kehilangan sosok seorang adik yang sangat dia sayangi. Selesai pemakaman Zulfi masih memandang tempat peristirahatan terakhir Citra, butiran air mata keluar deras membasahi pipinya, dia tidak kuat menahan sedihnya rasa sakit yang menjalar di hatinya atas kehilangan Citra.


"Kenapa, kenapa kamu pergi" ucapnya sambil memegang batu nisan nya. "Maafkan aku yang belum bisa membahagiakan kamu, tenanglah di di sana aku yakin kamu pasti sudah tidak sakit lagi" ucap nya dengan sedih.


Tujuh hari kemudian rasa hampa, sedih semua bercampur aduk atas kepergian Citra masih terasa di hati keluarga dan Zulfi.


Hari ini Zulfi seperti biasa pergi ke rumah Citra untuk menghilangkan rasa kerinduannya dengan bertemu keluarganya.


Kelvin menghampiri Zulfi yang sedang duduk di ruang belajarnya Citra. "Apa ini?" tanya Zulfi yang di beri sebuah surat oleh Kelvin.


"Bukalah itu surat dari Citra sebelum dia meninggal" ucap Kelvin.


"Kenapa baru sekarang memberikannya kepadaku?" tanya nya.


"Iya soalnya aku juga baru nemuin ini surat, kalau gitu aku keluar dulu" ucap Kelvin.


Zulfi pun membuka surat tersebut, terlihat jelas tulisan Citra yang cantik dan rapi.


Untuk Zulfi yang aku cintai


Mungkin saat kamu sedang membaca surat ini aku sudah pergi jauh dari dirimu, maafkan aku yang tidak bisa menemanimu lebih lama, aku ingin bersamamu lebih lama tapi tuhan berkehendak lain. Tolong jangan bersedih atas kepergian ku dan tolong jaga keluargaku. Aku sangat mencintaimu, jaga dirimu baik-baik dan carilah pengganti ku untuk menjadi pendamping mu.

__ADS_1


Dari Citra kekasih mu.


Zulfi yang membaca menjadi sedih kembali, butiran-butiran air mengalir dari matanya, entah mengapa akhir-akhir ini dia menjadi cengeng.


"Aku sangat merindukanmu" ucapnya sambil memeluk foto Citra.


Tanpa sadar Zulfi tertidur di ranjang Citra sembari masih memeluk fotonya. Beberapa saat kemudian Kelvin datang lagi dan membangunkan Zulfi yang tertidur karena ini sudah sore.


"Zulfi" ucapnya.


Zulfi terbangun "Aah aku ketiduran ya" ucapnya.


"Bangunlah ini sudah sore" kata Kelvin.


"Tidak masalah, aku tahu perasaan kamu gimana" katanya sambil menepuk pundaknya. "Sebelum pulang makan lah dulu disini, aku yakin kamu pasti lapar" katanya.


"Kenapa aku sangat nyaman tidur di sini, aku seperti merasa kamu ada di sampingku" pikir Zulfi sebelum beranjak dari kamar Citra.


Kelvin pun keluar dengan di ikuti Zulfi di belakangnya. Di kamar tersebut ternyata masih ada Citra yang sedang melihat mereka. Zulfi juga sempat menoleh kembali ke kamar, dia merasa ada sesuatu yang membuatnya tidak ingin meninggalkan kamar itu.


"Selamat tinggal semua, semoga kalian bahagia" kata Citra dengan senyuman nya yang indah. Dia sudah ikhlas harus pergi meninggalkan orang-orang yang di sayanginya.

__ADS_1


Saat Zulfi tertidur Citra ternyata menemani di sampingnya yang ternyata itu membuat Zulfi tidur dengan nyaman.


Beberapa tahun kemudin semua sudah berubah, Zulfi sudah menemukan pendamping hidupnya lagi dan keluarga Citra juga sudah bahagia. Tepat hari ini Zulfi dan pacarnya mengunjungi makam Citra yang memang sudah lama Zulfi tidak kesana mengingat dia pergi ke luar negeri untuk mencoba mengikhlaskan Citra.


"Gimana kabar kamu di sana, maaf ya aku baru datang" ucapnya sambil memegang batu nisan nya. "Kepergian kamu sunggung membuat aku sangat sedih, kenangan kita selalu datang di pikiranku" ucapnya.


pacarnya hanya di belakang sembari mengusap punggung Zulfi yang mulai bergetar karena menangis. Dia tahu Zulfi sangat menyayanginya jadi dia tidak merasa cemburu akan hal itu.


"Aku merindukan mu sayang" ucap Zulfi memberi kecupan di batu nisannya.


Walaupun Zulfi sudah memiliki pacar lagi tidak membuat Citra tersingkirkan di dalam hatinya karena dia akan tetap menjadi nomor satu. Zulfi pun sudah menceritakan semuanya kepada pacar nya itu agar dia mengerti dan tentu saja pacar barunya itu sangat paham akan itu.


"Hai kenalin aku Hana, kamu tenang di sana ya aku akan menjaga pacar kamu di sini, aku tahu aku tidak akan bisa menghantikan kamu di hati Zulfi tapi aku akan berusaha menjadi yang terbaik untuk Zulfi" ucapnya.


"Sayang aku mau minta restu karena aku akan menikah dengan Hana" ucap Zulfi sambil menggenggam tangan Hana.


Beberapa menit mereka berdua pun pulang. "Aku merestui mu, dan aku juga sangat merindukan mu. Selamat tinggal" ucap Citra kemudian menghilang


...TAMAT...


Yeee udah selesai ceritanya maaf ya kalau kurang bagus dan tidak ada konfliknya soalnya author enggak suka yang kalau banyak konfliknya.

__ADS_1


makasih banyak yang sudah baca jangan lupa mampir ke novel aku yang lainnya ya.


__ADS_2