KAMU SELALU ADA

KAMU SELALU ADA
9. Bersama Mu


__ADS_3

Keesokan harinya Zulfi menjenguk Citra di rumah sakit. Untuk kedua orang tua Citra juga sudah di beri tahu oleh Kelvin.


Zulfi bertemu Kelvin di depan ruangan Citra.


"Kak Kelvin" kata Zulfi.


"Eh Zulfi mau jenguk Citra ya" ucap nya.


"Iya" ucapnya.


"Masuk aja dia di dalam kok" ucap Kelvin.


Zulfi pun masuk tapi saat melihat Citra yang sedang tidur dia kembali keluar karena dia tidak ingin mengganggu tidurnya.


"Kok sudah keluar" ucap Kelvin yang sedang duduk sambil memainkan hp nya.


"Iya Citra nya lagi tidur" jawabnya sambil duduk di sebelah nya.


"Panggil mas aja jangan kak" ucap Kelvin.


"Mas Kelvin selalu nungguin Citra di sini ya?" tanya nya.


"Iya lah kan aku kakaknya bagaimana bisa aku ninggalin dia" jawabnya.


"Oh gitu" ucap Zulfi.


Zulfi yang mendengar bahwa Kelvin kakaknya Citra dan bukan pacarnya membuat dia merasa senang.


"Kenapa aku merasa senang mendengar kalau dia kakaknya Citra" pikir Zulfi.


"Bisa temani Citra di sini enggak saya mau pulang sebentar" ucap Kelvin.


"Iya enggak apa-apa mas aku bisa temani Citra" kata Zulfi.

__ADS_1


Kelvin berkata seperti itu untuk mendorong mereka semakin dekat.


"Kak" panggil Citra.


Zulfi yang sedang di luar pun langsung masuk.


"Itu tadi mas Kelvin Nya katanya pulang dulu dan dia menyuruh aku untuk temani kamu" ucap Zulfi.


"Kamu kapan kesini?" tanya Citra.


"Setengah jam yang lalu, tadi aku masuk tapi kamu lagi tidur jadi aku keluar agar kamu tidak terganggu tidurnya" jawabnya.


"Oh gitu" katanya.


"Kak Kelvin kenapa enggak bilang-bilang mau pulang dan kenapa juga harus nyuruh Zulfi buat temani aku" kata Citra dalam hatinya.


"Ada apa, mau makan biar aku ambilin atau ada yang sakit" ucap Zulfi.


"Enggak apa-apa kok" katanya. " O iya kalau kamu mau pulang, pulang saja aku enggak apa-apa sendirian di sini" kata Citra.


"Itu cuma biasa aja enggak usah berterimakasih" kata Citra dengan senyumannya yang lembut.


Saat sedang ngobrol tiba-tiba citra merasa ingin ke kamar mandi tapi dia malu karena ada Zulfi di sini.


"Ada apa" tanya Zulfi yang melihat Citra seperti menahan sesuatu.


"Emm itu aku mau ke toilet" jawabnya pelan.


"Oh ya sudah ayo aku anterin" ucapnya.


"Tapi..." ucapnya ragu


"Sudah ayo enggak ngerepotin kok" ucapnya.

__ADS_1


Zulfi pun membatu Citra ke kamar mandi. Citra tidak bisa sendiri ke kamar mandi karena dia merasa masih lemas dan kaki yang di gigit ular serasa sakit.


"Makasih ya jadi ngerepotin" ucap Citra setelah dari toilet.


"Enggak ngerepotin santai aja" ucapnya.


Malam hari pun tiba dan ada suster yang masuk untuk mengantarkan makanan dan obat.


Selesai makan dan minum obat Cita langsung merasa ngantuk.


"Istirahat lah aku jagain kamu di sini" kata Zulfi yang masih di situ karena Kelvin belum datang dan untuk kedua orang tuanya juga belum datang.


"Eemm kamu pulang saja aku enggak apa-apa kok sendirian lagian kamu juga pasti lelah di sini" ucap Citra yang merasa tidak enak dengan Zulfi walaupun di hatinya dia sangat merasa senang bisa dekat dengan Zulfi.


"Aku di sini aja nungguin kakak kamu datang" ucapnya.


"Tapi aku enggak mau ngeropotin kamu" ucap Citra dengan wajah yang sudah mengantuk.


"Enggak ngerepotin, tidurlah aku pulangnya kalau kakak kamu datang" kata Zulfi.


Citra mendengar itu langsung memejamkan matanya dan langsung tertidur pulas.


"Sudah tidur, cepat banget" pikir Zulfi.


Beberapa saat kemudian Kelvin pun datang.


"Lagi tidur ya?" tanya Kelvin saat masuk ruangan nya.


"Iya mas" jawab Zulfi


"Makasih ya sudah jagain Citra dan maaf banget lama solanya ada urusan mendadak" ucap Kelvin.


"Iya santai aja" kata Zulfi.

__ADS_1


Jangan lupa dukung author dengan like, komen dan vote👍


__ADS_2