KAMU SELALU ADA

KAMU SELALU ADA
3. Hati yang Cemburu


__ADS_3

Citra dan Angela setelah makan mereka berencana akan membeli sepatu. Di toko sepatu mereka bertemu Zulfi dengan Nia lagi.


"Lagi pilih-pilih sepatu ya?" tanya Zulfi yang melihat Citra dan Angela.


"Iya, kamu juga ya" kata Citra dengan Santai.


"Iya nemenin Nia beli sepatu" ucapnya.


"Oh gitu" ucap Citra.


"Eh itu kening kamu yang kena bola basket gimana" kata nya.


"Udah sembuh kok" jawabnya.


"Maaf banget ya" kata Zulfi meminta maaf lagi.


"Iya santai aja" jawab Citra.


"Sayang ini lebih bagus yang mana" ucap Nia dengan manja sambil menunjukkan beberapa sepatu pilihannya.


"Yang ini aja lebih cocok sama kamu" kata Zulfi sambil menunjuk sepasang sepatu untuk Nia.


"Eh ada Citra sama Angela, mau beli sepatu juga ya" ucapnya setelah baru melihat mereka berdua.


"Iya" kata Citra.

__ADS_1


"Kenapa harus ketemu mereka lagi sih" kata Angela dalam hatinya karena dia takut suasana hati Citra akan berubah.


"Sayang ayo liat lagi yang di sana" kata Nia dengan mesra dan manjanya membuat Citra sedikit kecewa melihat mereka seperti itu.


"Iya, aku duluan ya" kata Zulfi kepada Citra dan Angela.


Nia sebenarnya sengaja menunjukkan kemesraannya dengan Zulfi di depan Citra karena Nia tahu sebenarnya Citra menyukai Zulfi. Awalnya Nia tidak menyukai Zulfi tapi saat Di kamar mandi sekolah Nia tidak sengaja mendengar obrolan Citra dengan Angela jika Citra ternyata menyukai Zulfi jadi Nia dengan segera mengejar Zulfi dengan berbagai cara karena Nia dari awal sudah sangat membenci Citra. Entah mengapa dia sangat membencinya, apapun yang di sukai Citra dia harus merebutnya. Citra memang tidak seberani itu mengungkapkan perasaannya kepada seorang cowok tidak seperti Nia yang sangat terus terang jika menyukai cowok dia harus langsung mendapatkannya.


"Aduh bener kan dari raut mukanya aja udah enggak seneng lagi" kata Angela dalam hatinya. "Kamu enggak apa-apa kan" tanya Angela.


"Iya aku enggak apa-apa, ayo kita belanja aja" jawab nya dengan bohong karena saat ini hatinya bagaikan tersayat duri melihat mereka berdua bersama.


Di dalam hati, Nia merasa begitu senang melihat Citra seperti itu, dia tahu pasti Citra sangat cemburu melihat kedekatan mereka berdua. Nia akan melakukan apa pun untuk bisa membuat Citra menderita.


Saat di rumah Citra selalu kepikiran dengan apa yang dia lihat saat di mall hingga tanpa sadar air matanya menetes.


Beberapa saat kemudian Citra tertidur setelah meminum obat untuk menenangkan pikirannya. Di sore harinya saat Citra sedang tidur, kedua orang tuanya pulang dari Surabaya.


"Bi anak-anak kemana kok sepi banget rumahnya?" tanya bu Sovi.


"Kalau non Citra lagi tidur bu, kalau mas kelvin nya pergi keluar katanya mau nongkrong sama temennya" jawab bi Siti.


"baiklah bibi boleh kerja lagi" kata nya.


Malam harinya sekitar pukul 08.00 malam Citra baru bangun dari tidurnya dan langsung pergi ke dapur untuk mencari makan karena dia sangat lapar. Citra sebenarnya tidak pernah tidur dari sore hingga malam biasanya dia tidur hanya sebentar tapi hari ini dia merasa kurang enak badan jadi tidur sampai lupa waktu.

__ADS_1


Untuk mamah, papah dan kakaknya sedang di ruang keluarga menonton tv bersama.


"Bi ada makanan enggak?" tanya Citra kepada bi Siti saat di dapur.


"Ada non, ini juga ada oleh-oleh dari nyonya" jawabnya.


"Mamah sama papah udah pulang bi" tanya nya dengan senang.


"Sudah non, mereka sekarang sedang nonton tv" jawab nya.


Citra pun menghampiri mereka sambil membawa makanan nya.


"Kamu sudah bangun sayang" ucap mamahnya yang melihat Citra.


Citra pun langsung duduk di tengah-tengah antara mamah dan papahnya, dia memang anak yang sangat manja dengan kedua orang tua dan kakaknya.


"Sudah mah, kapan mamah sama papah pulang kok aku enggak tahu" ucap Citra.


"Gimana mau tahu kamu aja tidur sudah kaya batu enggak bangun - bangun" kata papahnya.


"Iya, padahal mamah tadi udah bangunin kamu tapi kamu malah enggak bergerak sedikitpun, kamu pules banget tidurnya" ucap mamahnya.


"Enggak tau mah tiba-tiba waktu sore hari badanku rasanya tidak enak terus aku minum obat eh malah ketiduran sampai lupa waktu" jawabnya sambil makan.


"Gimana sekarang udah enakan badan nya" ucap mamahnya.

__ADS_1


Citra hanya mengangguk karena mulutnya penuh dengan makanan membuat mereka geleng-geleng melihat kelakuannya.


Jangan lupa dukung author dengan like, komen dan vote👍


__ADS_2