KAMU SELALU ADA

KAMU SELALU ADA
11 Pentas Seni


__ADS_3

Hari demi hari telah di lalui untuk berlatih dance dan tiba saatnya hari dimana pentas seni di adakan. Di rumah Citra masih membereskan pakaian yang akan dia kenakan untuk dance setelah itu dia pergi ke meja makan untuk makan bersama.


"Pagi mah, pah, kak" sapa Citra sambil mencium pipi mereka.


"Pagi" jawab mereka.


"Aduh keliatan senang banget ini pagi-pagi" kata papahnya.


"Iya lah pah kan aku memang setiap pagi selalu senang" jawab Citra sambil memakan sepotong roti nya.


"Gimana sudah siap nanti" ucap Kelvin.


"Siap dong kak" jawab Citra dengan percaya diri.


"Semangat ya dance nya" kata mamahnya.


"Iya mah" ucap Citra bahagia.


Citra pun kemudian berangkat ke kampusnya dengan mobilnya sendiri karena dia sekarang sudah jarang berangkat bersama kakak nya. Di kampus juga belum banyak yang tahu jika Citra adalah adik kandung ketua osis yang tampan dan banyak di incar para perempuan.


Sampailah di kampus.


"Cit temani aku ke kantin ya" ucap Angela yang melihat Citra sudah datang.

__ADS_1


"Kebiasaan aku baru datang sudah di suruh temani ke kantin" ucap Citra.


"Ayo aku laper ini belum makan tadi pas berangkat" ucap Angela.


"Kamu emang kayak gitu terus dari dulu mana pernah kamu makan pagi di rumah" kata Citra.


"Iya ayo lah" rengek nya.


"Iya-iya" pasrah Citra dengan kelakuan Angela.


walaupun sikapnya seperti ini sebenarnya tidak ada kata kesal di dalam hati Citra dia malah merasa senang.


Di kantin sambil nemanin Angela makan Citra hanya memainkan HP nya sambil meminum Jus Leci kesukaannya.


"Enggak tau mungkin pacarnya" ucap Citra yang memang tidak tau jika kakaknya mempunyai pacar. "Sudah cepat makannya enggak usah mikirin yang lainnya" ucap nya lagi.


"Iya-iya" dengus Angela.


Selesai dari kantin Citra menuju tempat pensi nya untuk melihat-lihat sebelum acaranya di mulai.


Citra melihat Kelvin sedang sibuk mengurusi acara pensinya.


"Tadi sama cewek sekarang sudah sibuk aja dia" pikir Citra.

__ADS_1


Ketika sedang melihat kakak nya itu entah mengapa Citra merasa agak pusing.


"Kok aku pusing ya, aku harus minum obat pereda pusing." kata Citra.


Citra pun pergi ke toilet untuk meminum obatnya sambil mencuci mukanya agar terlihat segar.


Tanpa sadari darah mulai turun dari hidungnya. "Ahh darah, aku mimisan lagi" ucap Citra sambil dengan cepat membersihkan darah di hidungnya karena dia takut ada yang liat.


"Ke dua kalinya aku mimisan lagi apa aku kecapean latihan dance ya" pikirnya.


Beberapa saat Citra sudah kembali ke kelasnya untuk berdandan dan mengganti pakaian nya karena sebentar lagi acara nya di mulai.


Acara pun di mulai.


Acara demi acara sudah berjalan dan tinggal penutup yang akan di tutup dengan dance Citra dan Zulfi. Dance mereka sudah di sepakati akan menjadi penutup acara pensi ini.


"Tenang saja jangan gugup oke" ucap Zulfi yang melihat Citra di sebelahnya sedikit gugup.


"Iya aku enggak gugup kok" jawabnya.


Mereka berdua kemudian pun tampil. Ketika mereka sedang menari semua mata tertuju pada mereka. Semua tampak senang melihat penampilan mereka berdua tetapi tidak dengan Nia yang tampak suram melihat mereka berdua.


Jangan lupa dukung author dengan like, komen dan vote👍

__ADS_1


__ADS_2