KAMU SELALU ADA

KAMU SELALU ADA
13. Kampus


__ADS_3

Tiga hari kemudian Citra pulang dari rumah sakit. Dia sudah mulai menjalani kemoterapi nya. Ketika mendengar dirinya terkena penyakit kanker otak dia langsung syok dan menangis.


Di rumah Citra hanya istirahat tidak melakukan apapun karena dilarang oleh orang tua dan kakak nya.


"Mah besok aku kuliah ya" ucap Citra ketika mamahnya mengantar makanan ke kamar nya.


"Memangnya kamu sudah merasa baikan" kata nya.


"Udah mah" jawabnya.


"Ya sudah kalau kamu sudah merasa baikan mamah izinin kamu ke kampus" ucapnya.


sebenarnya ada rasa khawatir di hati mamahnya tapi dokter berkata untuk tidak membuat Citra stres atau pun membuat suasana hati nya buruk karena itu dapat mempercepat penyakitnya semakin parah.


"Ingat ya jangan banyak pikiran di kampus dan kalau merasa ada yang sakit cepat panggil kakak mu di sana atau mamah telfon Angela aja buat jagain kamu" ucap mamahnya.


"Mah aku enggak apa-apa aku bisa jaga diri kok dan kalau ada yang sakit aku akan cepat beritahu kakak" ucap Citra.


Citra juga di hatinya ada rasa takut dengan penyakitnya karena dia tidak tahu kapan akan pergi dari di dunia ini.


Citra juga sempat berpikir apakah waktu dia mimisan pertama kali adalah gejala nya. Jika dia sempat pergi ke rumah sakit mungkin bisa di tangani dengan cepat.


Keesokan harinya Citra pun berangkat ke kampus bareng kakak nya karena dia tidak di perbolehkan bawa mobil sendiri dan untuk penyakitnya Citra sembunyikan dari teman-teman nya kecuali Angela dan pacarnya.


Sampailah di kampus.


"Ingat ya kalau ada apa-apa kasih tahu kakak" ucapnya sebelum Citra masuk kelas.


"Iya kak" ucapnya.


"Eh liat itu cowok idaman kalian datang sama cewek lain, jangan-jangan pacar nya lagi" kata seorang mahasiswi.

__ADS_1


"Eh iya siapa dia" ucap temen yang mengidolakan Kelvin.


Di dalam kelas Angela sangat sedih mendengar penyakit sahabatnya itu. Zulfi juga selama Citra di rumah sakit dia selalu menjaganya, entah mengapa dia juga merasa sedih mendengar penyakit Citra.


"Hari minggu besok jadwalnya kamu kemoterapi kan" kata Zulfi sambil duduk di sebelah Citra untuk Angela Nya dia pergi ke kantin bersama pacarnya.


"Iya" jawabnya.


"Semangat ya aku yakin kamu sembuh" ucap Zulfi memberi semangat kepada nya.


Citra yang di beri ucapan selamat merasa senang apa lagi dia orang yang dia cintai selama ini.


"Iya semoga aja ya, tapi kalau tidak sembuh aku sudah ikhlas mungkin ini yang terbaik dan jika aku ti..." sebelum selesai bicara sudah hentikan oleh Zulfi.


"sttt kalau ngomong yang benar aku yakin kamu sembuh" kata Zulfi.


Saat mereka sedang ngobrol Kelvin datang ke kelas Citra.


"Cit" panggil nya.


"Ada apa kak" tanya nya.


"ayo ke kantin" ucap nya.


"Mau ngapain ke kantin" ucap Citra.


"Ya mau makan lah, ayo makan bareng kakak" ucap nya.


" iya ayo" kata Citra. "Zul aku ke kantin dulu ya" ucapnya memberitahu Zulfi.


"Iya" kata nya.

__ADS_1


Kelvin dan Citra pun pergi ke kantin, di kantin mereka makan bersama.


"wah siapa nih cewek cantik di sebelah, kenalin dong" ucap teman Kelvin.


"Ngapain ke sini sana pergi ganggu aja" ucap Kelvin.


"Ih gitu banget aku duduk bareng kalian ya" ucap nya.


"enggak sana pergi jangan ganggu" kata Kelvin dengan tampang dinginnya.


"Duduk aja enggak apa-apa kok" ucap Citra.


"Tuh sama dia aja boleh" ucap nya langsung duduk.


"Kenalin aku Zalfan" ucap nya.


"Aku Citra adik kak Kelvin" ucapnya.


"Oh adiknya aku kira cewek nya" kata Zalfan.


"Mau ngapain sih kamu di sini ganggu kami makan" ucap Kelvin.


"Itu aku cuma mau ngasih tahu kamu di panggil dosen Jin" ucap nya sambil terus memandang Citra yang terlihat sangat cantik.


"Jaga mukamu itu jangan sampai aku hajar kalau kamu melihat adik ku seperti itu" ucap Kelvin yang melihat tatapan Zalfan seperti orang cabul.


"Iya-iya" kata nya.


Citra hanya tersenyum dengan tingkah mereka.


"Kakak pergi dulu ya, kamu lanjutin makan nya nanti kakak kesini lagi" ucap Kelvin.

__ADS_1


Citra hanya menganggukkan kepalanya.


Jangan lupa dukung author dengan like, komen dan vote👍


__ADS_2