Kamu Takdir Cintaku

Kamu Takdir Cintaku
Episode 3


__ADS_3

karena mabuk, mereka tidak sadarkan diri dan pada pagi hari saat terbangun mereka berada di ranjang yang sama.


"Aaaaaaaa." (mereka kaget dan segera berebut selimut.)


"Berikan padaku."


"Berikan padaku,"


"Tidak... Berikan padaku."


"Kondisi kita sekarang tidak cocok untuk bicara, temui aku di balkon setelah selesai berpakaian." (Xiyi menuju kamar mandi.)


"Aaaaa.... mengapa bisa begini?? Apa ini sebenarnya." (Jiaxin menangis saat mengingat apa yang terjadi saat mereka mabuk.)


*^Balkon kapal^*


"Ini ku kembalikan padamu, kamu tidak perlu mengkhawatirkanku. Aku baik-baik saja." (menyerahkan cincinnya pada Xiyi.)


"Chen Jiaxin, apakah kamu tau apa yang sudah kamu katakan? kemarin...


Bagaimana bisa kau bilang Tidak apa-apa?"


"kamu naik ke kapal, awalnya ingin melamar kan, tapi ternyata gagal, aku tau kau frustasi kan?"


"kenapa kamu tidak memikirkan dirimu sendiri?"


"Aku sudah memikirkannya, Jika pasanganku menyukaiku dengan tulus, seharusnya dia tidak akan memperdulikan masa laluku. Tapi kamu berbeda, kamu adalah orang yang baik dan memiliki pasangan. Dan aku telah melukai perasaan pasanganmu, aku sangat merasa bersalah. Karena jika bukan karena aku, ini tidak akan terjadi, ini bukan salahmu Xiyi. Semangat Xiyi, semoga kalian bisa segera bersama." (Jiaxin pergi meninggalkan Wang Xiyi)


*Xiyi melihat kepergian Jiaxin dengan rasa bersalah. Dan setelah itu ia mendapat panggilan telfon dari Anson.


"Halo bos, semalam ada pemberitahuan dari rekeningmu bahwa kau membeli pakaian wanita, sepatu wanita, bahkan layanan Spa dan make up. Boss, bukannya Anna pergi ke Paris? Untuk apa kau membeli semua ini?"


"Anson, ini panjang, nanti aku ceritakan setelah sampai di perusahaan, Kau sekarang jemput aku di Bandara."


"Baiklah, aku menantikan ceritamu."


*-Bandara-*


•Saat di Bandara, Xiyi bertemu dengan Jiaxin. Ia ingin memanggilnya tetapi Jiaxin tiba-tiba menghilang. Lalu Xiyi pulang ke perusahaan.


"Boss, sebenarnya apa yang terjadi di kapal pesiar?"


"Jadi begini, di saat Anna pergi ke paris, aku bertemu dengan wanita sial yang bernasib sama denganku, Dia di khianati pacarnya. Dia frustasi dan aku berusaha untuk menghiburnya kita berpesta dan mabuk. Dan kau tauu? Saat pagi aku terbangun, Kami sudah berada di atas ranjang yang sama tanpa baju. Aku tidak habis fikir mengapa ini bisa terjadi."


"Boss,,, aku tidak menduga kauu seperti ini, bagaimana jika wanita itu hamil? Boss..."


"Tidak mungkin, Anson... Kau jangan bicara sembarangan, sudahlah aku pergi dulu."

__ADS_1


"Boss Boss.... Hmmm apa mungkin boss memiliki kekasih gelap, Ohhh tuhan."


*Xiyi mendapat panggilan telfon dari Anna.


"Xiyii, bagaimana kabarmu? Apakah kau merindukanku?"


"Aku baik, Anna bagaimana denganmu."


"Seperti yang kau lihat, aku bahagia sekali karena impianku sudar tercaai."


"Aku juga bahagia untukmu Anna."


"Baiklah, aku tutup dulu, ingat untuk mengirimkan bunga saat aku turun dari panggung. Bye bye."


"Hmmm, bye bye." (Menutup telfon.)


"Jika saja aku dan Chen jiaxin bisa kembali ke kehidupan awal. Mungkin ini tidak akan terjadi, dan aku tidak akan menyakitinya dan Anna."


*Saat Jiaxin mengerjakan tugas dari atasannya, dia tiba-tiba menerima pesan dari konsultan pernikahan untuk mengambil surat nikah mereka. Dan pada saat yang sama, Xiyi juga menerima pesan yang sama.


*Kantor cabang."


"Aaaaaaaaaa."


"Jiaxin, mengapa kau berteriak? Apakah kau gila, kau mengganggu kita semua."


*Kantor pusat Chen Jie.


"Tidak mungkin, ini pasti kesalahan, mengapa harus mengambil surat nikah? Aku harus hubungi Jiaxin sekarang." (Lalu Xiyi Menelfon Jiaxin.)


"Jiaxin, kita bertemu di Cafe sekarang."


"Aaa baiklah Xiyi."


*Cafe.


"Chen Jiaxin, Kau juga mendapat pesan itu?"


"Emmm iyaa, apakah kita harus pergi ke konsultan sekarang? Tapi bukankah itu hanya di atas kapal? Apakah kita harus bercerai?"


"Iyaaa, kita harus bercerai, karena pernikahan ini hanya kesalah pahaman. Dan aku masih memiliki Anna."


"Aku tau itu, ini memang kesalahan. Mari kita selesaikan sekarang juga." (Mereka menuju kantor knsultan pernikahan.)


*Kantor konsultan.


"Tuan Wang Xiyi dan Nona Chen Jiaxin."

__ADS_1


"Kami di sini."


"Baiklah, mari kita mengambil foto terlebih dahulu."


"Hah?? Mengapa harus mengambil foto? Bukankah pernikahan ini tidak sah? Ini pernikahan di atas kapal dan..."


"Tuan, aku tidak mengerti apa maksudmu. Sudahh cepat mari mengambil foto, yang lain masi mengantri."


"Baiklah."


"Nahh, ini surat nikah kalian sudah selesai."


"Pak, apakah ini bisa di batalkan? Ini kesalahan kami tidak seharusnya menikah."


"Kesalahan? Kesalahan apa? Ini sudah terdaftar di kantor pusat. Sudahh kalian pergilah, masih banyak di belakang yang mengantri."


"Xiyi, mengapa bisa begini? Bukankah ini hanya pura-pura?


"Ahhh aku juga tidak tau, sepertinya ini menjadi kenyataan. Kita harus secepatnya mengurus perceraian."


"Mari ku antar kau ke kantor."


"Tidak perlu, lagi pula arah kita berbeda. Aku pergi dulu."


"Aku akan mengantarmu," (Xiyi menarik tangan jiaxin untuk masuk ke dalam mobil.)


"Tapi aku tidak ingin ke kantor, aku akan pulang ke rumah."


"Baiklah, aku antar kau sampai rumah."


*-Depan Rumah Jiaxin."


-Saat Siqi keluar dari rumah, ia melihat ada mobil mewah di depan rumahnya dan ternyata Jiaxin keluar dari mobil itu. Lalu ia menghampirinya dan mengetuk jendela pengendara."


"Wohhh Jiaxin, Siapa ini?"


"Siqii, dia temanku."


"Heyyy, siapa kau?" (mengetuk kaca mobil.)


"Ada apa?"


"Kauu? Kau klien dari grup Chen Jie? Wang Xiyi??" (Tanpa memperdulikannya, Xiyi langsung pergi.)


"Eehh Jiaxin, ada hubungan apa kau dengan Klien itu? Mengapa aku tidak tau.?"


"Siqi, kita masuk dulu, aku ceritakan di dalam."

__ADS_1


"Baiklah."


__ADS_2