Karma mantan pelacur

Karma mantan pelacur
Karma mantan pelacur episode 006


__ADS_3

Atika yang ke walahan menjaga anak-anak sendirian di dalam Mall. tidak menyadari Doni pergi ke lantai atas.


Seandai nya Ibu dan Jimmy lebih dulu mementingkan Anak-anak, mungkin kecelakaan ini.


***


"Jaga Ucapan mu Tika, kau sedang berbicara dengan ibuku," Jimmy membela Ibu nya.


Atika tidak habis pikir, dalam keadaan genting seperti ini pun, Suaminya masih membela Ibunya.


"oek.. oek.. Tiba-tiba Perut Atika mual, sedari tadi Atika memang merasakan mual dan Pusing karna aroma obat di dalam rumah sakit, namun Atika mencoba menahan nya tapi kali ini Atika merasa sudah tidak tahan.


" akhh.., " Atika sempoyongan dan menyandarkan kepala pada dinding rumah sakit.


Jimmy panik, dan langsung meraih kepala Tika dan mengajak nya Duduk.


"kamu kenapa? " Suami Atika memandang Atika bingung, pasalnya dari rumah Atika baik-baik saja.


"kepala ku pusing Mas, dan perut ku sangat mual" Atika menjawab sambil memegang kepalanya.


"Mau kemana kamu Nak, " Ibu merri berteriak pada Putra nya yang Tiba-tiba berlari.


"Atika, kamu lihat saja kalau sampai terjadi apa-apa pada cucuku, Aku tidak akan membiarkan cucu ku hidup bersama mu" Ibu mertua mengancam Atika.


Atika yang masih merasakan Pusing tidak menghiraukan ucapan mertuanya.


"Mah, mamah sakit ya? Yuk kita cari dokter di sini kan banyak dokter mah, " Dani yang melihat Ibunya meringis mulai iba.


"enggak apa-apa sayang, mamah nggak kenapa-kenapa cuma pusing sedikit. " Ucap Atika menenangkan Dani.


"Ini coba kamu tes, " Jimmy tiba-tiba datang dan memberikan Alas tes kehamilan.


Atika mengkerut kan keningnya.


Atika memang sudah telat dua bulan, ternyata Jimmy berlalu pergi ke apotek untuk membeli alat tes kehamilan itu.


Atika berlalu ke toilet untuk mengecek, Mungkin kah dirinya telah mengandung.


"keluarga Doni, " dokter keluar dari ruangan.


"saya ayah nya Dok, bagai mana keadaan anak saya" jawab Jimmy antusias.


"keadaan Putra bapa saat ini kritis, dan membutuhkan donor darah, kebetulan Untuk golongan darah O di rumah sakit kami sedang habis pak, " Ucap dokter menjelaskan keadaan pasien.


"Apaaa.. Golongan darah O." Jimmy kaget mendengar pernyataan dari dokter.


"Apa dokter tidak salah, golongan darah anak saya B dan pasien itu anak kandung anak saya, mana mungkin golongan darah nya beda, " Ucap Ibu mertua tidak percaya.


"Maaf Bu, tapi memang golongan darah pasien Adalah O." Ucap dokter meyakin kan.


Dokter pun berlalu dari hadapan mereka.

__ADS_1


Jimmy dan bu merri masih tidak menyangka kalaw Doni bukan bagian dari mereka.


Jimmy frustasi.


Doni bukan darah daging nya, karna Atika saat pacaran dengan nya, bukan hanya dengan dia melakukan hal itu.


."Jimmy katakan pada Ibu, jelas kan semua ini? Apa Atika hamil sebelum menikah dengan mu, " Ibu merri menyelidik.


Jimmy yang akan menjawab Tiba-tiba Atika datang.


"mas, ternyata aku hamil? " Atika menyodorkan Alat tes kehamilannya


"hamil anak siapa lagi kamu, " Ibu mertua menjawab Atika dengan marah.


"ma-maksud Ibu apa" Atika mulai bingung.


Atika melihat ke arah suaminya yang menatapnya tajam dan mertua yang seakan Jijik melihat Kedatangan Atika.


Atika belum tau kenapa mertuanya bisa menuduh Atika seperti itu, dalam hati Atika bertanya-tanya, mungkin kah suaminya sudah mengatakan semuanya ?


"Dasar wanita murahan, " Ibu mertua murka.


"Ibu, apa salah Tika pada Ibu, " Tanya Atika pada Ibu mertua .


"katakan Doni anak siapa, golongan darah Doni dan anakku tidak sama, " Ucap Ibu mertua lagi.


Atika mundur dua langkah, Atika menutup mulut nya dengan kedua tangannya kini beban pertanyaan yang selama ini Atika pendam terbongkar.


Sebenarnya Atika pun meragukan Doni. karna sewaktu pacaran dengan suaminya, Atika masih sering melayani tamu.


"Dani Ikut Papah antar omah ya Nak, Anak kecil tidak baik berada di sini. " Ucap Jimmy pada dani.


Jimmy berlalu dari hadapan Atika membawa Dani tanpa berpamitan pada Atika.


Sekarang Atika di rumah sakit hanya sendirian.


"keluarga Doni, " Teriak suster


"Saya Ibunya Sus, " Ucap Atika.


"Untuk donor darah ternyata sudah berada di jalan menuju kesini, maaf tadi salah Informasi" Ucap Suster kepada Atika.


"Donor darah? " Atika bingung Tidak mengerti.


Akhirnya suster menjelas kan Semuanya.


setelah kepergian suster itu, Atika mulai bingung bagai mana cara menjelaskan semuanya pada suaminya.


"Inikah caramu memeberi ku hukuman ya Allah, " Atika terisak di kursi tunggu, Rasa cemas dan takut kini menjadi satu , yang Atika pikirkan bagai mana nasib dani dan anak nya yang sedang dia kandung, Atika takut ke anak dan calon anaknya tidak di akui lagi oleh suaminya.


***

__ADS_1


2 Bulan berlalu...


Doni sudah sehat seperti semula hanya saja Doni sering sakit kepala.


hubungan Atika dan mertua tidak baik, dan semenjak kejadian di rumah sakit , Jimmy mulai jarang Pulang.


10 hari Doni di rawat di rumah sakit suaminya tidak pernah menjenguk nya.


kini Atika benar-benar merasa Tuhan sedang menghukumnya.


Atika hanya menangis meratapi nasib nya.


"kenapa aku harus hamil , kenapa mereka harus lahir dari rahim kotor ku, kenapa ya Allah" Atika menangis histeris.


Atika merasa hidupnya sudah tidak berguna, Atika pun tidak tau harus kemana mencari ayah kandung Doni.


Kini Atika benar -benar menyesal dengan kebodohannya.


***


Di tempat lain Jimmy sedang melamun meratapi kebodohannya, selama ini Jimmy sangat menyayangi Doni dan dani.


tapi hati kecil Jimmy tidak meragukan dani, karna dani memiliki wajah yang sangat mirip dengan dirinya.


Jimmy berniat akan menceraikan Atika saat Anak yang di kandung istrinya sudah lahir.


Ibu kandung Jimmy tidak lagi merestui pernikahan mereka , Kalau ayah Jimmy justru malah mendukung Jimmy untuk tetap bersama dengan Atika.


Saat Atika dan Jimmy menikah, ayah Jimmy tidak bisa hadir, karna tugas di Luar kota, selain itu karna Acara pernikahan yang mendadak.


Ayah Jimmy pun percaya dengan Pilihan Putra nya.


Awalnya ayah Jimmy pun marah, namun setelah di jelaskan semuanya Ayah Jimmy mengerti kalau Atika tidak sepenuh nya bersalah.


***


"Mah, Papah kemana? kok papah sekrang jarang Pulang, papah juga enggak pernah nyapa Doni lagi, " Ucap Doni pada Atika.


"Papah lagi sibuk banget sayang, papa bukan enggak mau nyapa Doni, Tapi papah, Mungkin lagi capek Aja. " Ucap Atika mencoba menjelaskan pada doni.


"Kalo sama dani Papah perhatian, Sekarang Papah enggak sayang lagi sama Doni," Doni berkata sambil berlalu menuju kamarnya.


Deg...


Seperti tertimpa puluhan Batu di dalam sana.


Hati atika benar-benar sakit mendengar Buah hatinya berkata seperti itu.


Atika menggelleng.


"Tidak, aku tidak akan membiarkan seperti ini, tapi aku harus bagai mana aaaakhhhh " Atika teriak frustasi.

__ADS_1


"Bu, ibu kenapa bu. " Mbok Mimin berlari ke arah Atika karna panik.


Atika hanya menangis, tidak sanggup untuk berkata- kata Lagi, Mbok Mimin yang tidak tau permasalahan majikannya, hanya bisa menenangkan dengan mengusap punggung majikannya tanpa banyak bicara.


__ADS_2