
Sinar mentari masuk menerobos balkon kamar yang dimana didalam kamar tersebut terdapat gadis yang masih betah meringkuk di dalam selimutnya bak seorang bayi kecil
sambil mengerjapkan matanya gadis itu masih mencari benda pipih dan menghidupkannnya
“Oh my god telat telat ini gue parahh mana ada kelas pagi lagi” celoteh Ara sembri berlari kecil ke arah kamar mandi
sedangkan di dapur ratna menyiapkan sarapan untuk suami dan anak tercintanya itu
“Mi anak kita belum.bangun?” tanya jonathan kepada ratna sambil menuangkan air untuk di minumnya
“kayaknya belum deh pi , mami belum liat tuh anak turun ”
“Pagi pih mih” sambil mengecup pipi jonathan dan ratna
“pagi sayang” jawab jonathan sambil masukan olesan roti selai ke mulutnya sedangkan ratna hanya tersenyum melihat keduanya
“pih mih Ara jalan dulu yah” menyalami tangan mereka bergantian
“lohhh gak mau sarapn dulu?”
“buru-buru mih takut terlambat sekarang ada kelas pagi” berteriak dengan suara cemprengnya hingga memenuhi ruangan rumah besar itu
“yaudh hati-hati” kata jonathan tapi tidak ada balasan karna Ara sudah berjalan dengan mobil sport mewahnya
__ADS_1
Ara memang di manja dengan kedua orang tuanya karna selain Ara anak tunggal
Ara dulu pernah sakit parah hingga hampir merenggut nyawa nya itu yang membuat jonathan dan ratna sangat menyayanginya
Di kampus_
“Selesaikan tugas ini di rumah masing2 dan kumpulkan pekan depan dan mungkin pertemuan sekarang sampai disini saja ” dosen berbicara dengan tegasnga
“iya pak” mereka serempak
sedangkan di lain arah_
“laper banget ke kantin yuk!!” Ara mengajak Sasha tak lain adalah sahabat terbaik Ara sejak duduk di bangku SMA
mereka berjalan menelusuri jalan dimana banyak mata memandang ke arah dua gadis cantik itu selain Ara mempunyai paras yang cantik dia juga memiliki mata lentik bibir tipis hidung mancung rambut hitam tebal dan tubuh mungil tinghinya kira-kira 160cm .
sedangangkan Sasha memiliki tubuh yang tingginya 170cm dan rambut pendek potong dora kulit putih bibir tipis yang jelas cantik tapi tidak secantik Ara.
sesampainya di kantin mereka memilih duduk di bagian belakang dan langsung memesan makanan
“Sha lo habis ini mau kemana?”tanya Ara
“Ya pulang lah ra emang mau kemana?”jawabnya sambil memasukan somai kedalam mulutya
__ADS_1
“yaa kali masih kemana kek”
“nggak gue langsung pulang capek banget mana tugas banyak lagi” katanya sambil memanyunlan bibirnya
“gimana nih besok kan wee-kend kalo kerumah gue kita kerjain aja sama-sama di taman deket rumah”
“mmm boleh juga tuh, yaudh besok gue kerumah lo”
“oke siap sekarang kita pulang gue udah kenyang” jawab Ara yang langsung berdiri meninggalkan Sasha
“Mau bareng gak? tambhanya menatap sahabatnya itu
“ga usah deh gue sama rayy aja”
“oke gue duluan”
“ya ya ya” langsung menghubungi rayy kekasihnya
Ara tidak memiliki kekasih karna dulu Ara pernah menjalin hubungan dengan Denis mantannya dulu yang meninggalkan Ara karna lebih memilih wanita lain dan sekarang Denis menyesal karana Sarah selingkuhannya itu menghianatinya
Denis masih sering menghubungi Ara menemui Ara di kampusnya tapi selalu di acuhkan
karna mengingat bagaimana dulu pernah di khianati oleh denis
__ADS_1