Karna Di Jodohkan

Karna Di Jodohkan
Di Apartemen


__ADS_3

Ara dan Leo berjalan sambil menyeret koper miliknya karna Ara tidak.mau merepotkan Leo


“ Kamar ku dimana " tanya Ara yang jelas membuat Leo bingung tapi Leo mengerti mungkin Ara belum siap satu kamar dengannya


“ Di Atas paling barat ” jawab Leo dengan suara datar tanpa menatap Ara


Ara berjalan menuju kamar yang disebut tadi


ia langsung merapikan baju di dalam kopernya dan setelah itu ia berbaring kemudian terlelap


Hari sudah malam dan Leo menunggu Ara di bawah karna mau memberikan Paperbag yang berisi beberapa baju


namun tak ada sosok perempuan yang Leo cari itu turun mungkin Leo tau kalau Ara kecapean dan pastinya dia masih tidur duduk di ruang tamu sambil mengerjakan pekerjaan kantornya


“ Huaaa ” Ara menguap dan duduk diatas ranjang nya itu lalu menatap pada jam yang ada di atas nakas betapa terkejutnya saat melihat jam menunjukan jam 21:30 berarti iya sangat pulas tidur hingga sampai tak menyadari jika sudah melewati makan malam


Ara langsung beranjak ke kamar mandi membersihkan tubuhnya dan setelah selesai mandi Ara langsung bergegas turun dengan memakai baju tidur lengan pendek dan celana tidur diatas paha namun sedikit longgar


melihat Leo yang sibuk dengan pekerjaannya ia mendekati Leo duduk di sampingnya


“ Sudah bangun ” tanya Leo dengan suara Dingin tanpa menatap Ara


“ He'eh ”


“ Apa tidak lapar ”


“ Sedikit ”


“ apa kau bisa masak? "


“ Bisa ”


“ Masak lah buatkan aku makanan aku lapar ” perintah Leo menatap Ara dengan intens


“ Baiklah ” beranjak pergi ke dapur


Ara memasak spageti dengan daging merah yang bikin perut menjadi lapar apalagi mencium aroma masakannya


Ara memang sedikit bisa memasak karna dulu Ratna mengajarinya meskipun sedikit tidak mirip dengan masakan Ratna


Leo menghentikan pekerjaannya dan menatap Ara yang sibuk dengan masakannya


Leo menghampiri Ara dan duduk di meja makan sambil terus menatap Ara

__ADS_1


setelah selesai Ara meletakkan makanan di atas meja lalu hendak pergi namun leo berbicara


“ mau kemana? "


“ Ke atas ” jawabnya


“ Duduk temani aku makan bukannya kamu juga lapar ”


“ Hemm baiklah ”


Ara mengambil nasi dan lauknya sendiri tanpa memperdulikan Leo dan Ara tidak ada malu sedikitpun dan langsung menyantap makanan dihadapannya itu tanpa menunggu Leo


“ Apa begitu sikap istri kepada suaminya ” ucap Leo membuat Ara menghentikan aktivitasnya dengan hati yang berdegup kencang tak karuan tapi ia menutupi rasa gugupnya itu


Ara yang mengerti maksut Leo langsung mengambilkan nasi beserta lauknya dan menyerahkan pada Leo


Leo menatap Ara yang sedang memajukan bibirnya karna kesal menyunggingkan senyumnya Sungguh menggemaskan. batin Leo


disela-sela makan Leo sekali melirik Ara begitupun Ara


“ Apa kamu benci perjodohan ini ” Tanya Leo


“ Aku tidak membencinya ” jawab Ara


“ Tidak juga ” jawab Leo singkat


“ Berapa umurmu? " tanya Leo


“ delapan belas tahun ” jawabnya


Oh shittt mah kenapa kalian menjodohkan ku dengan gadis kecil ini . batin Leo


“ Lalu kau ”


“ Apanya? "


“ Umurmu ! "


“ dua puluh lima tahun ”


“ Idihh tua banget ” ejek Ara


“ Bukan tua kamu saja yang terlalu kecil ”

__ADS_1


“ Aku sudah besar bukan kecil lagi ” membela diri sendiri


“ Ya ya ya Terserah mu Adik kecil ” kekeh Leo sambil memasukan makanan kedalam mulutnya


Arapun mendengus kesal ia tak terima jika di panggil Adik kecil


selesai makan Ara langsung mencuci piring dan Leo kembali melanjutkan pekerjaannya


Ara duduk di hadapan Leo yang sama sekali tidak meliriknya


Seperti Es saja . menatap Leo yang kini menatap laptopnya


“ Apa kau tidak lelah memandang laptop itu dari tadi ”


“ aku bukan hanya menatapnya saja ”


“ Ya maksudku apa kau tak lelah bekerja dari tadi ” jengah Ara berbicara dengan manusia yang yang kini menjadi suaminya itu menurut Ara dia memang sangat menyebalkan


“ Aku bekerja untuk mu juga” jawabnya dengan enteng namun membuat Ara salah tinggkah dengan ucapan Leo tadi


“ Mas Apa kau punya pacar ” tanya Ara


“ kau memanggilku apa?" tanya Leo dengan terkejut tapi menutupi rasa terkejutnya itu


“ Baiklah aku tidak akan memanggilmu dengan kata itu lagi "


“ Begitu saja marah ”


“ Kau ternyata menyebalkan sekali ” ucap Ara yang pergi meninggalkan Leo yang senyum - senyum sendirian karna berhasil membuat istri kecilnya itu kesal


Leo menatap punggung Ara yang sudah menghilang itu ia kemudian beranjak pergi ke kamarnya untuk tidur juga


di dalam kamar Ara merebahkan badannya di kasur empuk itu dan memandangi langit-langit kamar itu


“ ternyata selain kau seperti Es kau juga menyebalkan ” gerutu Ara


Ara kemudian duduk dan mengambil ponsel miliknya dan menghidupkan Alarm karna iya ingin bangun pagi dan mengerjakan tugas barunya sebagai seorang istri


sedangkan Leo sudah terbaring lelap karna lelah dan besok dia sudah kembali bekerja


di kantor miliknya begitupun Ara dia kembali kuliah


Jangan lupa vote like komen ya readers ini karya pertama Author novel ini fiks tidak menjiplak ya ini murni imajinasi Author sendiri😇

__ADS_1


__ADS_2