
Triiing Tringg...
Bunyi alarm mendentang sangat nyaring membuat Ara langsung bangun dan menuju kamar mandi setelah itu Ara mengganti baju memakai Celana jeans hitam kaos pendek berwarna salmon rambut di ikat asal tapi tetap cantik
Ara berjalan ke Arah dapur karna harus menjadi kebiasaan bangun pagi dan menyiapkan makanan untu suaminya memasak makanan setelah siap Ara mencari keberadaan Leo namun Leo belum terlihat batang hidungnya
Ara memutuskan untuk ke kamar Leo
Tok tok tok..
Ara mengetok pintu Leo dan kini pintu sudah terbuka tampak lah Leo yang sudah rapi dengan pakaian kantornya dengan jas hitam dan wangi maskulin membuat Ara tercengang
“ Ada apa ? " Leo.
“ A-ayo sarapan dulu ” jawabnya terbata bata
“ Hemm " jawab Leo sangat singkat lalu ia turun meninggalkan Ara yang masih mematung
“ Dasar Es balok ” gerutu Ara
Lalu Ara turun menyusul Leo dan kemudian duduk di meja makan yang menghadap ke arah Leo
“ Biasanya Sarapan Berat apa Ringan ? " tanya Ara
“ Terserah ” jawab Leo
Ara langsung mengambil piring kemudian menambah nasi dan lauknya dan menyerahkan ke Leo
mereka makan dengan keheningan
setelah selesai Leo mengambil tas kerjanya
“ Aku ke kantor ” pamit Leo menatap punggung Ara yang membersihkan piring
“ Hemm ” singkat.
“ Kamu jangan kemana mana ”
“ Aku ada kelas sekarang ”
“ Baiklah jika sudah selesai langsung pulang ”
“ Hemm "
Leo berangkat ke kantor meninggalkan Ara diApartemen besar itu sendirian
__ADS_1
setelah selesai mencuci piring Ara melihat jam yang kini sudah meunjukan pukul 06:30
Ara langsung mengambil tas ponsel nya di kamar atas dan berjalan menghidupkan mobil miliknya
Ara sudah sampai di kampusnya dan mencari keberadaan Sasha namun tidak dilihatnya Ara hendak berjalan meninggalkan parkiran namun seseorang memanggilnya
“ Honey .. " Panggil seorang tersebut
Ara yang mengenali suara itu langsung menoleh dan buru buru meninggalkan pria tersebut
lalu dengan gesitnya pria itu menahan tangan Ara mencengkram tangannya dengan kuat karna Ara terus memberontak
“ Apa lagi ?" tanya Ara dengan nada sedikit tinggi
“ Honey apa kau tak merindukan ku ” dengan percaya dirinya pria itu melontarkan kata kata itu sambil memegang tangan Ara
“ Lepaskan tanganku ”
“ beri waktu aku berbicara honey ”
“ Baiklah waktumu lima menit ” dengan ketus
“ itu sedikit sekali honey " nada memelasnya
“ Yasudah tidak sama sakali ”
“ Aku minta maaf dengan apa yang sudah ku lakukan dulu padamu ” ucapnya dengan nada sendu
Ara berfikir jika tidak di maafkan mungkin Denis akan terus menemuinya
yaa pria itu Denis mantan kekasih Ara dulu
“ Hemmmmm” Ara menghembuskan nafas nya dengan berat
“ Aku memaafkan mu ”
“ Terimaksih Honey Apa kita bisa seperti dulu lagi aku janji tidak akan mengulanginya lagi ”
“ Kalau itu aku tidak bisa ” jawab Ara ketus dan kemudian pergi meninggalkan Denis yang masih berdiri di parkiran
Denis menatap Ara yang pergi meninggalkan nya seorang diri
“ Aku akan mendapatkan mu lagi Arandita bagaimanapun itu cara nya ” tersenyum dengan seringainya lalu pergi meninggalkan kampus
Sesampainya dikelas Ara duduk dengan wajah cemberutnya Sasha yang melihatnya heran
__ADS_1
“ Ra Lo kenapa ? "
“ Gak papa kok ” jawab Ara tanpa menoleh ke sampingnya
“ Terus kalo gak papa kenapa mwajahnya di tekuk gitu " menatap Ara dengan penuh selidik
“ Tadi di depan Ada Denis ” jawabnya datar
“ Serius lo ” dengan nada heran
“ Yaa ” jawabnya enteng sambil membuka tas dan mengeluarkan buku
“ Terus dia ngapain ”
“ Ngajak balikan ” singkat.
“ Gila yaa tuh orang udah pergi ninggalin lo dengan cewek lain pas dateng ngajak balikan dengan gampangnya ” suara Sasha dengan geramnya
“ Tau ah males jangan di bahas ”
“ Tapi Raa .. ”
“ Sasha Sahabatku paling cantik imut jangan di bahas yaa ” ucap Ara sembari mencubit pipi Sasha dengan senyum centilnya
sedangkan Sasha langsung cemberut
“ Terus lo gak bilang gitu kalau lo udah merried ? "
“ Yaa enggak lah ngapain harus bilang sama Denis ga penting kan ”
“ Gimana suami lo ”
“ Gimana apanya ” bingung.
“ Yaa udah gitu apa belom ” goda Sasha sambil menaik turunkan alisnya lalu tertawa kecil
“ Apaan sih lo orang kita gak satu kamar ”
“ Hahh kenapa bisa lo kan udah istrinya dia Ra terus sekarang lo tinggal dimana di rumah suami lo ? "
“ Gue tinggal di Apartemen suami gue dan gue yang minta pisah kamar ” malas menjawab dengan pertanyaan sahabatnya yang tidak berfaedah itu
“ Tapi dia gak jahat kan sama lo ?" Khawatir.
“ enggak kok dia itu sangat menyebalkan ”
__ADS_1
Sasha hanya manggut manggut petanda mengerti dan tidak mau menanyakan hal itu lagi
Jangan lupa vote ya guys 😋❤