Karna Di Jodohkan

Karna Di Jodohkan
Melihatmu Aku Tenang


__ADS_3

sedalam perjalanan tidak ada yang berbicara Leo yang fokus menyetir tidak melirik Ara


“ Ara ” panggil Leo namun tidak ada jawaban dari Ara


Leo menoleh ke sampingnya dan ternyata Ara sudah ter tidur mungkin karna lelah


“ Hemm pantas saja dia tidak menjawab ku ” gumam Leo tanpa disadari dia mengelus kepala Ara dengan lembut


Mobil Leo sudah sampai di halaman nya Leo sudah menempatkan mobilnya ke dalam garasi


Leo membopong tubuh mungil Ara dan membawanya masuk kedalam apartemen nya


Leo merebahkan tubuh Ara di atas ranjang kamar Ara. Leo membuka sepatu yang Ara pakai dan menaruhnya di rak sepatu yang ada di kamar itu


Kemudian Leo duduk berjongkok di depan Ara dan menatap wajah Ara yang sangat pulas dengan tidurnya Kenapa aku sangat tenang jika melihat wajah mu.batin Leo berkata


“ Aku berusaha menjaga dan melindungimu meskipun kau tidak mencintaiku ” gumam Leo sambil mengelus pipi Ara dengan lembut


Tring..


Bunyi ponsel ara berdenting tanda ada pesan masuk


Leo mengabaikan nya namun ponsel itu kembali berbunyi dan terlihat di layar ponsel ada yang menelfon dengan tertera nama ‘Denis’


Leo yang penasaran langsung mengangkatnya


“ Honey apa kau sudah tidur ? apa besok kamu ada waktu ? ayolah bisa kah kita seperti dulu lagi ? " perkataan Denis yang nyerocos namun Leo hanya mendengarkan tidak menjawabnya


“ Honey "


“ Jangan ganggu Arandita lagi ” ucap Leo tegas kemudian menutup telvonnya dan melihat ke arah Ara


“ Siapa laki-laki ini , apa dia yang sudah membuat tangan mu memar waktu itu ” tanya Leo berbicara sendiri


Leo berdiri hendak membuka pintu namun berbalik lagi


CUP ..

__ADS_1


Leo mengecup kening Ara dan merapikan selimutnya


“Selamat malam" katanya.


dan Leo pun keluar menuju kamarnya dan membersihkan dirinya di kamar mandi dan merebahkan tubuhnya yang sangat lelah kemudian terlelap


sedangkan Denis


“ Itu suara pria bukan?" kata Denis berbicara sendiri dengan posisi duduk menumpu kedua sikunya kepada lutunya


“ Jika memang benar siapa pria itu dan kenapa malam-malam begini Ara bersama seorang pria ”


“ Arghhhh tidak mungkin ..” pekik Denis mengacak rambutnya sendiri


Denis pikir jika Ara bersama pria dan melakukan hal-hal aneh tapi denis membuang pemikiran itu mana Ada seorang Ara bersama pria di tengah malam begini karna Denis tau Ara tidak seperti wanita yang lain yang free bersama pria manapun


Denis berbaring di tempat tidurnya dan terlelap


...****...


Ara terbangun dari tidurnya karna suara ponsel yang sedang berbunyi karna ada seorang menelfon.


tangan Ara menjalar di atas nakas dengan mata yang masih terpejam dan menekan tombol mengangkat telvon tanpa membaca siapa yang menelvonnya


“ Hemmm Halo " sapa Ara dengan suara khas bangun tidurnya


“ Ara kamu belum bangun ” dengan suara sedikit berteriak


Ara terkejut dan duduk mengacak rambutnya dengan tangan masih menggenggam ponsel dan ternyata yang menelvonnya adalah Sasha


Ahhh aku telat bangun . gumam Ara dalam hati


Berarti tadi malam gue!! oh noo apa dia yang membawaku kemari dan..!!.


Ara tidak meneruskan kata-katnya ia merasa sangat malu jika akan bertemu dengan Leo


“ Woiii ” suara Sasha di seberang

__ADS_1


“ Sutt dah ahh berisik ” jawab Ara


“ Ara lo gak kuliah? " tanya Sasha


“iya iyaa ini mau mandi dulu ”


“ Yaudah sana gih kalau sudah siap kabarin gue ”


“ He'eh ” gumam Ara dengan nada suara masih mengantuk


Ara beranjak dari tempat tidurnya kemudian bejalan ke kamar mandi dan membersihkan dirinya disana dan setelah selesai mandi Ara ber pakaian dan mengambil tas dan ponsel nya kemudian mengabari Sasha


Ara menuju kamar Leo namun tidak ada orang yang ia cari


Hemm kenapa sangat wangi. batin Ara mencium aroma kamar Leo


Lalu Ara turun menuju ruang tamu dan dapur namun tetap tidak ada Leo.


Mungkin sudah berangkat.


Ara berjalan keluar menuju garasi mobilnya dan menghidupkan lalu mengemudi sesampainya di kampus Ara mencari sosok sahabatnya itu


Dan ketika melihat sosok perempuan sedang duduk dengan earphone di telinganya lalu Ara berjalan menghampirinya


“ Sha ” namun Sasha tidak memdengarnya


“ Heii ” kata Ara lagi sambil mencopot earphone di telinganya


" Eh eh apaan ini ” cemberut Sasha


“ Lagian sihh lo gue panggil dari tadi gak jawab"


“ I'am sorry ” dengan senyum centilnya


" Yaudah sekarang ke kelas aja ”


Mereka berjalan menuju kelasnya sesampainya di kelas dosen mereka pun datang dan memulai pelajarannya

__ADS_1


__ADS_2