Karna Di Jodohkan

Karna Di Jodohkan
Permintaan Papi


__ADS_3

“ Mamiiiii I'm come back ” Ara berteriak tanpa memperdulikan Leo yang ada dibelakangnya .


Namun tak ada jawaban dari Ratna dan Ara menghentikan kaki nya dan menoleh kebelekang ia lupa akan sesuatu


“ Ayo mas ” ucap Ara menarik tangan Leo kemudian berjalan kedapur


Leo hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah laku Ara


“ Mamiiii ” teriak Ara memeluk Ratna dari belakang yang sedang memasak


“ Ara ” Ratna terkejut dan memukul lengan Ara


“ Ihh sakit mi ”


“ Lagian kamu teriak teriak ”


“ Ara kangen mami ” Ara merengek dengan nada manjanya dan memuluk lengan Ratna


“ Ehh nak Leo maaf yaa nak mami sampe lupa” kata Ratna kepada Leo yang dari tadi berdiri melihat kedua wanita itu


“ Iya mi ” ucap Leo lembut kemudin mencium punggung tangan Ratna


“ Ara apa ga malu di lihat suamimu ”


Kemudian Ara melepas tangannya yang bergelanyut manja di lengan Ratna


“ Duduk nak ayo makan kebetulan mami masak banyak ”


“ Papi mana mi? " Ara.


“ Paling di kamar sebentar ya mami panggil”


Ratna berjalan menjauh dari dapur meninggalkan Ara dan Leo setelah itu Ratna dateng bersama Jonathan


“ Sudah lama kalian” tanya Jonathan yang berdiri di dekat Leo


“ Baru saja pi ” jawab Leo kudian mencium tangan mertuanya itu


sedangkan Ara hendak berdiri memeluk Jonathan namun jonathan menghentikannya


“ Stop ” kata Jonathan Leo dan Ratna hanya menyaksikan Ayah dan anak itu

__ADS_1


“ Kenapa pih?" tanya Ara bingung


“ Papi sudah tau apa yang akan kamu lakukan ” menatap Ara , Jonathan sudah hafal dengan kelakuan putrinya itu dia akan mencium Jonathan ketika ia lama tidak bertemu seperti kalanya dulu dimana Jonathan ketika ada pekerjaan di luar negeri dan itu membuat Ara rindu kepadanya . maka dari itu Jonathan menghentikan Ara. apalagi sekarang dia sudah mempunyai suami


“ Ihh papi gak apa gak kangen sama anaknya ” lirih Ara


“ Enggak lahh ” ucap Jonathan enteng dan semua yang ada di sana langsung tertawa


“ Kalian gak asik ” geeutu Ara dengan cemberutnya


“ Ara kau sudah punya suami nak jangan seperti anak kecil lagi ” kata Jonathan dan duduk di samping Ratna


“ Iya pi maaf ” Ara menundukkan kepalanya


Leo hanya menatap Ara dengan intens dia tak tau harus bagaimana


“ Sudah lah ayo makan” kata Ratna memecah suasana tegang


Mereka makan dan Ara mengambil kan nasi kepada Leo dan disela-sela makan??


“ Bagaimana hubungan kalian? "tanya Jonathan menatap keduanya


“ Baik-baik saja pih iya kan mas ” sambil mengunyah makanan itu


“ Arghh bukan itu maksud ku ” gerutu Jonathan


“ Lalu?" ucap Ara


“ Cucu Ara ” Leo dan Ara semakin bingung dengan pertanyaan Jonathan . sedangkan Ratna yang paham dengan maksut suaminya hanya tersenyum dan menunggu jawaban Ara


“ Kapan kalian memberikan kita cucu ” timpalnya lagi


“ Mendengar ucapan tadi Ara langsung tersedak“ Uhuk..uhuk” Ara berbatuk dengan keras


“ Minum dulu ” Leo menyodorkan segelas air putih kepada ara “ Pelan-pelan” ucap Leo dengan suara lembut


Leo dan Ara saling menatap ia tak tau harus berkata apa?


“ Jika sudah sampai pada waktunya pasti akan dikasih pi ” Leo menjawab ia tahu jika Ara bingung harus menjawab apa


“ Gimana mau dikasih jika kalian tidak melakukannya ” Ucap Jonathan ceplas-ceplos karna sudah geram dengan anak dan menantunya itu . Jonathan tau hubungan Ara dan Leo karna ia menyuruh bodyguard nya untuk selalu memantau rumah tanggga mereka

__ADS_1


Ratna yang mendengar perkataan suaminya tadi langsung tertawa kecil sedangkan Leo dan Ara hanya menggaruk kepalanya yang tidak gatal


“ Sudah lah pi jangan bicara seperti itu lagi mungkin mereka masih belum siap jika punya anak ” mengusap tangan Jonathan dengan lembut


Mereka menyelsaikan makan nya yang tertunda tadi dan setelah sslesai makan Ara membantu Ratna mencuci piring kotornya


“ Gak usah lebih baik kamu istirahat saja ajak suami mu pasti dia lelah ” kata Ratna mengambil piring yang oenuh busa di tangan Ara


“ Yaudh mih Ara ke atas dulu” dan Ratna hanya mengangguk


Ara berjalan ke ruang tamu yang dimana disana terdapat dua laki-laki sedang mengobrol


“ Mas ayo ke atas ” ajak Ara


“ Pih kita ke atas dulu yah ” pamit Ara kepada jonathan dan menarik tangan Leo


“ Baiklah kalian istirahat saja ” dan jangan lupa ..."


kata Jonathn berhenti . “ Jangan lupa apa pih?” Ara.


“ Buatkan Papi cucu ” goda Jonathan pada Anak dan menantunya itu kemudian ia tertawa keras


“ Hahahahahaha sudahlah pergi sana ” usir Jonathan pada Ara dan Leo yang kini saling menatap dengan fikiran masing-masing


Mereka berjalan ke atas menuju kamar Ara dan didalam kamar mereka sangat canggung apalagi mengingat permintaan Jonathan tadi


“ Mas kau istirahat saja aku mandi dulu ” kata Ara memecah kecanggungan


“ Hemm ” jawab Leo singkat


Kemudian Ara berjalan ke arah kamar mandi meninggalkan Leo yang sudah merebahkan tubuhnya di kasur milik Ara


Setelah dua puluh menit Ara keluar dengan piyama mandinya yang hanya ter ikat dengan tali di pinggangnya jika ditarik langsung lepas dan pastinya tubuhnya akan terlihat


Ara berjalan menghampiri Leo yang tidur sangat terlelap di atas ranjangnya Kenapa dia tidak memakai baju dan hanya menggunakan boxer itu .batin Ara berkidik ngeri melihat enam roti sobek di dada bidang milik Leo dan lengan yang ber otot .


Glekk.


Ara menelan ludahnya dengan kasar


Bagaimana jika melakukan itu . pikir Ara Aaaaa tidak tidak apa yang kamu pikirkan Ara bodoh !! Ara. mengutuki dirinya sendiri

__ADS_1


“ Mas sudah sore apa kau tidak mau mandi ” Ara yang kini dengan posisi mendih kasus menumpu dada dengan kedua sikunya


“ Mas ” panggil Ara lagi dengan menepuk dada Leo dengan sedikit keras


__ADS_2