Katakan Tidak Pada Cinta

Katakan Tidak Pada Cinta
16. Perahu kertas


__ADS_3

"Eh kamu di sini juga Dul, kamu memang sering ke sini ya" Tanya Bilal.


"dari kecil aku sudah sering ke sini" Gumam Idul.


Setelah beberapa menit , Idul hanya diam, begitupun dengan Bilal. Mereka hanya duduk tanpa ada percakapan.


tak lama kemudian Fitri datang. "Ini pesanan kamu" Ucap nya pada Bilal sambil memberikan pesanan Bilal itu.


"Iya makasih ya Fit" Ucap Bilal.


~~


Malam hari,


Fitri sedang mengaji usai Sholat Maghrib.


Terdengar suara ketukan pintu."Assalamualaikum.."


"Waalaikumussalam.." Jawab Ibu Fitri sambil membukakan pintu.


"Saya Fina Bu, teman sekelas Fitri, Fitri nya ada Bu?" Tanya Fina.


"O..teman Fitri, Fitri ada di dalam nak, silahkan masuk" Sambut Ibu Fitri.


"Terimakasih Bu.."


"Fitri...sini nak..ada teman kamu yang datang" Panggil Ibu.


"Iya Bu.." Sahut Fitri.


Fitri bergegas ke ruang tamu untuk menemui Fina.


"Eh kamu Fin, tumben malam-malam ke sini, ada apa ya " Tanya Fitri sambil duduk di hadapan Fina.


"Fit, aku boleh nggak nginap di rumah kamu untuk beberapa hari ini" Pinta Fina.


"Boleh dong Fin, tapi..kok tumben kamu mau menginap di sini, ada masalah apa Fin" Tutur Fitri.


"Tidak ada masalah apa-apa kok, cuma Ibu aku lagi pergi ke luar kota karena keperluan bisnis, aku kesepian kalau harus sendiri di rumah, aku juga sudah izin sama ibu aku kok" Ujar Fina.


"Assalamualaikum " Ucap bapak Fitri yang baru datang dari mesjid.


"Waalaikumussalam pak ..eh bapak udah pulang" Sambut Fitri.


"Iya Fit, eh ada tamu" Ujar bapak.


"Iya pak, kenalin pak ini Fina , teman sekelas Fitri, Fina mau menginap di rumah kita untuk beberapa hari karena Ibunya lagi ada urusan di luar kota, Fina juga sudah izin sama ibunya pak, Boleh kan pak " Tanya Fitri

__ADS_1


"Kalau memang orang tua Nak Fina sudah mengizinkan tidak apa-apa, malah bagus dong rumah kita jadi ramai" Kata Bapak.


"Benar kata bapak kamu Fit" Sambung Ibu Fitri sambil menyeduh kan teh untuk Fina.


"Terimakasih pak..Bu.." Fina tersenyum.


Fitri menunjukkan kamarnya pada Fina "Ini kamar aku Fin, mungkin tidak seluas dan seindah kamar kamu, tapi semoga kamu nyaman ya" Ujar Fitri


"Kamar kamu bagus kok Fit, rapih lagi, aku pasti nyaman banget tidur di sini" Ucap Fina.


"Bagus deh" Lanjut Fitri.


Fina melihat sebuah Foto anak laki-laki dan perempuan berjilbab di meja yang ada di kamar Fitri. "Ini Foto kamu waktu kecil ya Fit, laki-laki yang di samping kamu siapa?" Tanya Fina.


'Astagfirulah..aku lupa simpan Fotonya lagi' Batin Fitri.


"Itu ..teman masa kecil aku Fin" Jawab Fitri ragu-ragu.


"Tapi mirip seseorang yang aku kenal deh" Kata Fina.


Fina melihat sisi belakang Foto itu ada tulisan -Idul & Fitri. " Idul? ini pasti Idul kan Fit, iya wajahnya mirip sih" Lanjut Fina.


"Iya Fin, itu Idul" Jawab Fitri yang tidak bisa berbohong.


"Sudah ku duga, pantesan kamu sama Idul kelihatan akrab" Ujar Fina


"Iya..aku tau kok Fit, lagian siapa yang berfikiran buruk sih, aku justru senang, jadi aku bisa tanya-tanya sama kamu tentang masa kecil Idul" Lanjut Fina.


Azan Isya berkumandang.


"Udah Azan Fin, kita Sholat yuk" Ajak Fitri


Fitri dan Fina melaksanakan sholat Isya.


__


Malam itu Idul menatap Foto Fitri yang dia ambil diam-diam saat Fitri tersenyum.tak bosan matanya tertuju pada Handphone nya itu.


Idul teringat masa kecilnya dulu.


Lima tahun lalu,,


Idul yang masih kecil bermain perahu kertas di kolam ikan yang ada di taman. Idul sengaja keluar rumah untuk menghilangkan rasa sedih nya. Idul yang baru saja menangis karena selalu di marahi papa nya karena nilai nya selalu di bawah rata-rata merasa sangat sedih. sesekali air mata nya menetes. tiba-tiba Fitri menghampiri nya.


"Anak laki-laki kok nangis, nanti aku bilangin sama teman-teman ya kalau kamu anaknya cengeng" Ujar Fitri.


"Apaan sih Fit, kamu ngapain ke sini, ngikutin aku ya .." Gumam Idul.

__ADS_1


"Kepedean kamu ya, aku cuma kebetulan lewat dari sini kok" Ucap Fitri.


" Ya udah kalau mau lewat, lewat saja sana" Cetus idul.


"HM, kamu dimarahi lagi ya, kalau orang tua marah, itu tandanya sayang, kamu harus bersyukur karena punya orang tua yang sayang sama kamu, lagi pula aku kan sudah sering bilang sama kamu, kamu harus rajin belajar , jangan ikut ikutan sama anak-anak di luar sana yang kerjanya cuma main 24 jam" Jelas Fitri.


"Nggak 24 jam juga kali" Elak Idul


"Terserah deh mau berapa jam. pokoknya mulai sekarang kamu harus berubah ya" Ucap Fitri.


"Berubah apa nya sih, berubah jadi Ultraman? Spiderman?" Idul kesal


"Tuh kan ...bicara aja selalu ngaur, maksud aku itu, kamu harus berubah jadi anak yang disiplin, rajin belajar, jangan kebanyakan main, jangan melawan sama orang tua, pokoknya harus jadi anak baik deh" Ujar Fitri.


"Kamu kok ngomongnya kayak orang tua sih, sama aja dong kamu sama papa aku" Gumam Idul.


"Idul .. semua orang menasehati kamu itu karena pengen kamu jadi orang sukses di masa depan, dan itu semua karena rasa sayang" Tutur Fitri


"Jadi kamu juga sayang sama aku" Tanya Idul.


"Apaan sih Dul..jangan ngaco deh, kamu makin nggak nyambung, ya udah deh mendingan kamu buatkan aku perahu kertas aja, aku juga pengen main" Tutur Fitri.


"Pipi nya merah tu..pasti malu ya .." Canda Idul yang sedari tadi sedih, sudah bisa tertawa.


"Bohong ...ih kamu ngeselin ya ..." Gumam Fitri.


__


Idul tak sadar telah senyum-senyum sendiri saat ia mengingat masa-masa kecilnya bersama gadis yang ia kagumi itu.


"Fitri..Fitri...semakin kamu cuek, jutek, galak ...aku malah semakin ingin mengejar kamu" Batin Idul


"Yang senyam-senyum sendiri itu kenapa" Mama Idul tiba-tiba menemui idul.


"Siapa yang senyam-senyum...mama ngarang nih" Ujar Idul.


"masih bisa ngelak lagi, Oh ya ..itu dua teman kamu datang lagi" Ujar mama.


"Siapa ma?? Beni sama Riski" Tanya Idul.


"Iya itu ada di ruang tamu lagi makan kacang, kayaknya sih mau nginap lagi di sini, mama sih nggak ngelarang kalau mereka mau nginap, tapi ingat ya..besok kalau telat bangun, mama siram pakai air cabai" Tegas mama.


Beni dan Riski masuk ke kamar Idul.


"Kalian ngapain nginap di sini lagi" Canda Idul.


"Hehe...Sengaja Dul, biar bisa hotspot kuota" Beni cengar-cengir.

__ADS_1


***


__ADS_2