Katakan Tidak Pada Cinta

Katakan Tidak Pada Cinta
17. Bunga dan coklat


__ADS_3

Azan subuh telah berkumandang, Idul dan kedua temannya Riski dan Beni masih tidur nyenyak. Entah berapa kali mama membangunkan mereka namun tak juga bangun.


"Oke..ini yang kalian mau kan...rasain nih..dasar anak-anak bandel" Mama Idul yang Geram melihat tingkah idul dan kedua temannya itu menyiram mereka dengan seember air.


"Mama...kok kami di siram sih" Protes Idul. "Buruan mandi! emangnya kalian nggak sholat subuh" Gumam mama.


"Iya ma iya..ini kami bakalan sholat kok, mama tenang aja, nggak usah sampai nyiram kami dong ma," Ujar Idul.


Idul , beni dan Riski bergerak ke kamar mandi untuk mandi dan berwudhu


Pagi Hari ,,


Fitri dan Fina Sarapan pagi bersama keluarga Fitri. 'Hm..andai saja keluarga ku seperti keluarga Fitri, pasti senang deh punya keluarga yang harmonis kayak gini, beda sama keluarga aku yang sekarang tinggal ada aku dan ibu' Batin Fina.


"Ayok dimakan nak, nanti keburu telat loh" Ujar ibu Fitri pada Fina.


"Iya Bu ..makasih,," Jawab Fina tersenyum.


"Nggak usah malu-malu Fin, anggap saja di rumah sendiri" Ucap Fitri.


***


Fitri dan Fina sampai di kelas.


tak lama kemudian Yuli pun tiba "pagi Bestie ku..udah pada sarapan belum" Sapa Yuli.


"Udah" Jawab Fina singkat.


Citra pun tiba "Eh Yuli, udah sekolah aja nih, emangnya kucing kamu udah bisa ke kamar mandi sendiri, kalau nggak sekalian aja kamu bawa kucing kamu beserta seluruh anak cucunya ke sini" Canda Citra.


"Ih..Citra apaan sih,, ngeledek ya.." gumam Yuli.


"Bercanda Li.. ekspresi nya biasa aja kali" Kata Citra.


**


Idul dan kedua temannya Riski dan Beni sedang mengobrol asyik di kantin.

__ADS_1


"Ehh kalian bantuin aku dong" Pinta Idul.


"Bantu apa Dul" Tanya beni.


"Aku mau PDKT sama Fitri, padahal teman lama tapi susahnya minta ampun, emang ya perjuangan untuk perempuan spesial emang sulit banget " Ujar Idul sambil makan kacang.


"Masa PDKT sama Fitri aja kamu nggak bisa sih Dul, kalau nggak bisa kamu mendingan mundur aja, biar Abang beni yang tampan ini yang maju" Ucap Beni percaya diri.


"Ngaca Ben..!!" Canda Idul


"Kalau untuk PDKT sih aku punya jurus manjur Dul, yang sering aku gunain untuk nembak cewek " Ujar Riski.


"jurus Apa tuh" Tanya Idul penasaran.


"Jurus gombalan maut yang bikin setiap perempuan berbunga-bunga " Lanjut Riski.


"Ah serius nih, masa sih, kira-kira Fitri suka di gombal nggak ya" Tanya Idul.


"Ya coba dulu dong Dul, kalau gagal kan kita masih bisa cari cara lain, yang penting itu adalah usaha " Kata Beni


"Menurut ilmu percintaan, perempuan itu suka bunga dan yang manis-manis seperti cokelat, nah kamu sekalian aja kasih dia coklat atau bunga sambil kasih gombalan biar dia klepek-klepek " Lanjut Riski.


Pagi itu Fitri menyempatkan waktu ke perpustakaan untuk meminjam buku pelajaran sebelum bel berbunyi.


Idul membuntuti dari belakang.


saat Fitri mengambil buku di rak buku perpustakaan, tiba-tiba Idul mengagetkannya.


"Pagi Fitri.." Sapa Idul sambil senyum-senyum.


"Pagi.." Jawab Fitri singkat. Sementara itu kedua teman beni memantau dari belakang lemari di perpustakaan.


"Fitri..aku punya sesuatu buat kamu" Ujar Idul. "Apa?? kamu mau ngasih PR kamu? nggak perlu, PR aku udah selesai dari kemarin " Kata Fitri.


"Ini buat kamu Fit" Idul memberikan buket bunga dan coklat. "Dalam rangka apa nih kamu ngasih beginian, nggak usah deh mendingan kamu kasih ke teman-teman kamu aja" Tolak Fitri. "Please terima ini Fit, kalau nggak aku teriak nih" Ujar Idul.


"Apaan sih nanti kakak kelas di sini liatin kita, jangan ngaco deh" Kata Fitri.

__ADS_1


"Ya udah terima dulu nih" Pinta Idul. "Ya udah sini" Fitri pun menerima coklat dan bunga itu dengan terpaksa.


"Fit aku boleh tanya sesuatu nggak" Idul menatap Fitri. Fitri semakin tidak nyaman dan menjauhkan pandangan dari Idul.


"Tanya apa?" Tanya Fitri cuek.


"Fit .. Suatu saat kamu mau nggak jadi yang kedua?" Tanya Idul. "Hah.. maksudnya?" Fitri bingung


"maksudnya Jadi yang kedua di urutan kartu keluarga kita nanti hehe.." Lanjut Idul.


"Astaghfirullah kamu tadi lupa sarapan ya..kok ngaur sih" Fitri kesal.


"Fit..Jika suatu saat aku berlutut di hadapan wanita lain selain kamu, itu adalah saat aku sedang mengikat tali sepatu anak perempuan kita." Ucap Idul sambil berlutut di hadapan Fitri.


Fitri semakin tidak nyaman. "Nih bunga sama coklat kamu aku balikin, aku ke kelas dulu, kamu mendingan ke UKS aja yah, kayaknya kamu sakit deh" Ujar Fitri sambil memberikan coklat dan bunga itu pada Idul.


Idul pun sedih karena usahanya kali ini gagal lagi. Beni dan Riski menghampiri Idul. "Dul..itu tadi gombalan apa sih, receh bangat, pantas saja Fitri nggak terpengaruh " Ujar Beni.


"Sabar Dul .. semuanya butuh proses, suatu saat pasti si Fitri luluh sama kamu" Kata Riski untuk menenangkan temannya itu.


Fitri kembali ke kelas


"Dari mana Fit" Tanya Citra. "Dari perpustakaan" Jawab Fitri.


"Citra..tau nggak sih si Idul itu kayaknya lagi kurang sehat deh, tadi itu dia tiba-tiba nemuin aku ke perpustakaan, terus dia bicara nggak jelas gitu, tapi kamu jangan kasih tau siapa siapa ya, apalagi sama Fina" Jelas Fitri


"Iya Tenang aja aku nggak akan kasih tau siapa siapa kok, Idul bicara nggak jelas? maksud nya apa Fit" Tanya Citra penasaran.


" dia bilang kayak gini ' Fit Suatu saat kamu mau nggak jadi yang kedua? Jadi yang kedua di urutan kartu keluarga kita nanti maksudnya... Jika suatu saat aku berlutut di hadapan wanita lain selain kamu, itu adalah saat aku sedang mengikat tali sepatu anak perempuan kita'.. Kurang lebih kayak gitu sih,, nggak jelas banget kan, ngapain coba dia bicara seperti itu" Ujar Fitri


"Fitri..Fitri kamu polos banget yah, dia itu lagi gombal kamu, tapi bagus deh kalau kamu nggak terpengaruh, kata-kata yang begituan pasti cuma omong kosong laki-laki" Citra tersenyum.


" Ya iyalah aku nggak akan terpengaruh, aku cuma kaget aja, nggak biasanya Idul aneh kayak gitu" lanjut Fitri


"Pasti itu pengaruh dari temannya yang dua orang itu," Lanjut Citra


tak lama kemudian Idul dan kedua temannya memasuki kelas. idul menoleh ke arah Fitri."Fit..susah bangat ya dapatin perhatian kamu" Batin Idul.

__ADS_1


namun Fitri mengalihkan pandangan nya.


Tak lama kemudian Bu Desi pun tiba Pelajaran pun di mulai.


__ADS_2