
... Kumasukkan ponselku ke dalam tas, tak lupa mematikannya. sesaat kemudian Bu Nita sudah masuk ke dalam kelas.
*******
Tak terasa sebentar lagi sudah waktu nya pulang, di dalam kelas di saat waktu waktu terakhir membuat anak anak tidak bisa konsen belajar. Pikiran mereka sudah di penuhi dengan rencana rencana selepas pulang sekolah, maklum akhir pekan.
Begitu juga dengan ku, tapi bukannya sibuk menyusun rencana untuk akhir pekan, tapi memikirkan besok aku hanya akan melukis seharian setelah membeli buku.
"Stev... Besok mau jalan jalan kemana? " Bisik Nadia sambil menyenggol lengan ku.
Aku sedikit terkejut dengan bisikan Nadia
" Di rumah, mungkin.. Papa ku keluar kota, kenapa? "
" Ikut yuk. Daripada bengong di rumah"
" Kemana? "
" Nonton konser, kebetulan sepupuku kasih banyak free tiket, yuk yukk... "
Nadia masih dengan berbisik sambil menatapku dengan kedipan matanya.
" Kita mau dong"
Clara dan cika langsung ikut nimbrung ikut berbisik bisik di bangku belakang.
" Ihhh kalian.. Gercep ya kalau ada yang gratis"
Jawab Nadia yang hanya melirik tanpa menengok ke belakang, malu kalau di tegur bu Nita, guru bahasa kami.
" Jelas dong.. Hahaha.. "
" Hushh jangan keras keras"
Balas ku dengan bisikan dan lirikan juga
" Aku jemput deh, sampek nya biar barengan" Cika pun ikut menimpali
" Enggak jadi belajar bareng nih? "
Tanya ku
__ADS_1
" Duh kapan kapan aja deh stev.. Kebanyakan belajar otakku bisa panas"
Cika segera menyenggol clara
" Betul stev.. "
Aku tersenyum mendengar jawaban cika dan clara. Duh duo C ini.
" Baik anak anak, kita akhiri saja pelajan hari ini, karena sudah banyak ya yang mau siap siap menonton konser hmmm... "
Kami terkejut melihat Bu Nita yang sudah ada di belakang kami, ternyata beliau mendengar percakapan kami.
Dengan teguran bu Nita pun, kami mengakhiri obrolan kami sambil menunduk malu. Untung saja bu Nita tidak minta tiket juga.
*
Rencana nya besok aku ingin ke toko buku menghabiskan waktu di sana, dan membeli es krim di kedai yang biasa aku datangi.
Tetapi karena rencana berubah menjadi menonton konser dengan teman teman, akhirnya aku memutuskan sepulang sekolah langsung menuju toko buku.
Aku sengaja mencari toko buku yang ada di mall, sekalian jalan jalan mencerahkan mata.
Setelah di toko buku, aku langsung menyusuri satu persatu rak buku di sana, melihat lihat satu persatu buku yang tersusun rapi di rak merupakan kesenangan tersendiri bagiku.
Dengan membaca aku merasakan mempunyai duniaku sendiri.
Sampai aku berhenti pada sebuah buku yang menarik perhatianku, buku dengan sampul kekuningan, bergambar seorang wanita yang menggandeng anak kecil sambil berjalan di tengah musim gugur.
Tangan ku bergerak hendak mengambil buku itu.
Brukk...
" Aduhh" Aku meringis saat tangan ku memukul sesuatu yang keras.
" Maaf... Kamu tidak apa apa? "
Suara laki laki, enak juga suaranya batinku.
Aku menoleh ke asal suara, dalam beberapa detik aku terdiam sejenak, ganteng juga batinku, suara enak, tampang keren, ahh komplit.
" Kamu tidak apa apa? "
__ADS_1
Cowok itu mengulang pertanyaan yang sama.
" Ahh iya, tidak apa apa kok, aku juga minta maaf"
Aku tersenyum semanis mungkin
" Aku mau ambil buku ini"
" Aku juga"
Jawab nya
"Kamu ambil aja, aku mencari buku yang lain"
Jawab ku
Makasih ya, oiya namaku Dion"
" buku ini susah nyari nya, di toko ini juga tinggal ini aja"
" Aku stevi"
" Pantesan kamu buru buru banget, pasti buku itu berkesan banget ya buat kamu"
" Begitulah "
Jawab Dion sambil tersenyum
" Kalau boleh tau lagi cari buku apa? Mau aku bantu? "
" Boleh, daripada sendirian"
Jawab ku.
Kami pun akhir nya mengobrol tentang banyak hal, Dion juga membantuku mencari buku yang aku inginkan, setelah berapa lama kami mengobrol akhir nya kami pun berpisah.
*****
Ini saat Dion memperkenalkan diri pertama kali. Paket komplitnya Stevi.
sumber gambar pinterest
__ADS_1