KEBAHAGIAAN STEVI

KEBAHAGIAAN STEVI
7


__ADS_3

...... Aku segera berdiri dan menuju ke tempat cuci tangan, sekalian ke toilet juga. Belum sampai langkahku sampai di toilet aku mendengar namaku di panggil. Aku menoleh dan tersenyum ..


************


" Dion.. Ketemu lagi"


Sapaku


" Ternyata bener kamu, sama siapa?"


Tanya dion, sambil melihat ke kiri kanan


" Temen temen .... tuh"


Tunjukku dengan mengangkat kepala melihat ke arah clara,cika dan nadia yang sedang makan


" Kamu? "


" Sama sepupu ku"


Dion melakukan seperti yang aku lakukan tadi, pandangan ku tertuju pada meja yang di sebutkan dion, cowok yang duduk sambil memainkan ponsel nya.


" Itu sepupu mu? "


Tanyaku


" Iya, kenapa? Kamu kenal? "


Jawab dion


" Umm.. Kakak kelas, ketua OSIS di sekolah ku"


Jawabku


" Kamu sekolah di SMU Pelita juga? Kebetulan... "


Senyum mengembang di wajah dion.


" Iya, kenapa emang? "


Tanyaku pensaran


" Enggak, enggak apa apa. Hmm.. Boleh minta nomer ponsel nya?"


Aku tampak ragu ragu, namun aku memberikan juga nomer ku pada dion. Semoga bukan hal yang salah batinku.


" Makasi ya, sampai ketemu lagi"


Dion pun pergi sambi terus tersenyum


" Firasatku enggak enak" Gumamku.


Selesai dari toilet aku segera kembali bergabung dengan teman teman ku.

__ADS_1


" Ngobrol sama siapa stev?"


Tanya cika


" Temen, kenal kemaren di toko buku" Jawabku sambil menyedot es jeruk manis ku.


" Hati hati"


Celetuk clara


" Umm bener, kita kan enggak tau orang itu mau ngapain, jangan di ladenin, banyak orang suka ngeprank sekarang ini"


Nadia menambahi dengan mulut penuh makanan.


" Iya.. Iya .. Aku tau"


Jawabku


" Eh tapi, cakep juga tu cowok.. Kayak artis korea tau nggak si"


" Kamu cik... Tau aja kalau sama yang bening bening"


" Tapi emang iya kan Nad, menurut kamu, dia ganteng kan?"


" Iya si.. Ganteng banget malah"


Nadia dan cika pun tertawa bersamaan


" Yuk ahh pulang.. "


Ajak ku pada mereka


*


Sampai di rumah aku melihat mobil papa sudah terparkir di halaman, langsung aku masuk dan mencari papa


"Papaaa...


Teriaku begitu pintu terbuka


Papa langsung keluar dari arah dapur


" Anak papa sudah pulang, gimana konser nya?"


Aku ikut duduk di depan papa yang masih asik dengan mangga yang sudah di kupas.


" Seruuuu pa "


Ucapku dengen senyum mengembang sempurna


" Papa pulang jam berapa?"


" Enggak lama kamu berangkat papa dateng, tadi nya mau nyusul, mau ikut nonton konser"

__ADS_1


" Trus kenapa enggak jadi?"


" Tiket nya enggak ada, enggak bisa masuk dong"


Jawab papa sambil memasang wajah sedih.


" Coba tadi papa telfon Stevi, Nadia masih punya tiket gratis kok"


" Kamu kok enggak bilang papa si, kan papa juga mau nyanyi, sudah lama papa tidak pergi ke acara seperti itu.. "


Aku tertawa melihat papa, sambil menyuapi aku mangga, papa tersenyum


" Maaf kan papa, akhir pekan kita jadi batal"


Aku tersenyum


" Enggak apa apa, stevi ngerti kok"


" Stevi mandi dulu ya pa, gerah"


" Umm.. "


Jawab papa


Aku langsung beranjak menuju kamar ku sambil bersenandung lagu yang aku nyanyikan tadi di konser.


Bahkan sampai menjelang tidur aku masih tersenyum sambil bersenandung menyanyikan lagu, entah apa karena konser atau karena hal lain, hati ini rasanya berbunga bunga.


*


Hari ini aku ada jadwal ulangan, sengaja aku bangun lebih pagi daripada biasanya, setelah rapi dan mengecek ulang isi tasku, aku segera bergegas turun menuju meja makan.


Aku lihat papa baru saja duduk di meja makan untuk sarapan, sedangkan aku hanya mengambil roti dan meminum coklat hangat ku sambil berdiri.


Papa melihat ku dengan tatapan tidak suka


" Kok enggak sarapan? "


Tanya papa.


" Buru buru pa, ada ulangan, tar aja di kantin"


Jawabku sambil mengunyah roti yang masih ada di dalam mulut.


Papa langsung berdiri menuju dapur, dan kembali membawa kotak bekal.


" Nih bawa bekal, sambil belajar di sekolah sambil makan, enggak usah ke kantin dulu"


Papa menyodorkan kotak bekal yang sudah di isi nasi dan lauk.


" Makasi pa, stevi berangkat ya"


Aku mencium tangan dan pipi papa, lalu berlari menuju mang didin yang sudah menunggu.

__ADS_1


__ADS_2