Kehidupan Kedua Caca

Kehidupan Kedua Caca
Pak Mus auto masuk UGD


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Mimi di gotong ke UKS oleh Elang, Agam dan Robi. Kenapa sampai bertiga?? Karena meskipun tubuh Mimi kecil, tapi berat badan nya tak main main. 49 kilo. Ya lumayan lah.


"Ini... Ini!! Kasih minyak angin ke hidungnya. " Seorang petugas UKS memberikan sebotol minyak angin.


Caca mengoleskan minyak angin ke hidung Mimi. Dan juga di dahi dan area dekat nya.


"Hhh.... " Mimi nampak membuka mata nya perlahan.


"Nih minumin ke Mimi. " Pak Mus memberikan sebotol air mineral.


"Makasih pak " Elang menyambut air tersebut..


Glek.. Glek.. Glek.. Glek....


"Ahh... Alhamdulillah... " Ucap nya setelah meneguk air..


astaghfirullahalazim!! bukan temen gue nih ya. Agam dan Robi.


"Elangg!!! Itu aer nya buat gue.. Bukan buat elo!! " Entah mimi harus tertawa atau menangis histeris karena Elang. Inti nya kepala nya sangat pusing saat ini.


"Ehh!! Eh... Kok kamu yang minum Lang?? Astaghfirullahalazim... " Pak Mus menggeleng.


"Bapak harus banyak banyak istighfar Pak kalo punya murid modelan Elang gini. " Tukas Mimi.


"Makasih caca." Ujar Mimi menerima sebotol air.


"Dik.. Tadi pagi sarapan nggak?? " Tanya petugas UKS yang kebetulan perempuan.


"Udah kak. " Jawab Mimi


"Minum paracetamol dulu ya.. Kayak nya kamu demam tuh" Ujar petugas UKS.


Mimi menerima obat tersebut, dan meminum nya.


"Kak UKS.. Itu yang di kasih obat ke Mimi obat apaan?? " Tanya Elang.


"Ya elah elo Lang... Lang... Kakak itu punya nama kali, bukan kakak UKS. Namanya Shafira.. Asem deh punya kawan modelan kek elo. " Robi hanya pasrah.


"Oh itu paracetamol dik... " Jawab petugas shafira dengan sabar meskipun agak jengkel juga sih dengan sikap Elang.


"Fungsi nya buat apa kak shafi?? " Tanya Elang.


"MashaAllah Elang!!!, sepertinya kamu minta di ruqyah ya?? ' pak Mus mengusap dada nya.


" Lah.. Tadi saya panggil kak UKS, salah. Saya panggil kak shafi salah lagi... Kalian ini mau nya apa sih.!! " Tegas Elang merasa tak memiliki salah.


"Ya nggak salah juga sih kamu manggil nya shafi. Tapi gimana kalo orang yang punya kelainan pendengaran dengar nya sapi🐄. Kan kasian kakak ini Lang... Ya Allah!! "


Brukkk!!!!...

__ADS_1


"Innalillahi! " ( petugas shafira)


"Awaaaass!!! " (Caca)


"Pak Mus!!! " ( Mimi)


"Alamak!!" (Agam)


" Duh pasti sakit!." ( Elang)


"Wadidaw!!!.... Berat...!!! Tolong gue guys!!! Hwaa!! " 😭😭 (Robi) .


Rupanya pak Mus jatuh pingsan. Botol air di tangan nya berjatuhan, dan naas nya dia menimpa tubuh Robi yang ikut oleng saat menahan nya.


"Ayo dek!! Cepet angkatin Pak Mus..!!! " Pinta petugas shafira.


Agam, Elang di bantu petugas shafira menggotong pak Mus. Tapi, seperti nya salah arah.


"Ehh.. Eh.. Eh..!!! Itu pak Mus nya mau di bawa kemana!!?? Ya Allah orang lagi pingsan juga!!!. " Caca memekik dan menyusul 3 orang yang salah membawa pasien.


"Kak shafira!! Elang!! Pak Mus mau di buang kemana! Eh salah mau di bawa kemana.??! UKS nya kan di sana..!! " Caca menghampiri mereka.


"Allahurabbi!! Kan!! Gara-gara kalian kakak sampai ikut salah. " Petugas shafira menjengkel.


"Ya udah kak Caca aja yang gantiin kakak. " Kata Caca dan mengambil alih kaki pak Mus.


Elang membawa bagian kepala hingga bahu, sedangkan Agam membawa bagian badan hingga paha.


"Ehh..eh...calon istri jangan angkat yang berat berat nanti capek. Biar calon suami kami aja yang angkat. "


Yang benar saja Elang ini. Dalam kondisi seperti ini saja masih sempat menggombal garing.


"Kalian kurang minum ya.. Kenapa Pak Mus di bawa bawa keliling sekolah.. Kasian dong dia.. " Tanya Robi.


"Hahah...!!! Ada Aqua?? " Mimi tergelak geli di ranjangnya.


"Udah diem.. Jangan banyak ba*cot.. " Ucap Elang membaringkan pak Mus di kasur pasien.


"Alhamdulillah... Kak cepet kak di periksa, takut nya pak Mus heart attack gara-gara ngomong sama Elang. !! "


Jebreett


"Mulut mu Mi!! Ucapan itu doa Mi.. Jangan sembarangan ngomong. " Nasehat Caca. Setelah mencolek bibir Mimi.


"Hehehe.. Sorry Caca.. Gue refleks aja ngomong nya.. " Ujar Mimi malu


"Dek... Kepala nya masih pusing ?? " Tanya petugas shafira.


"Udah gak pusing lagi kak. Agak mendingan sedikit lah.. Cuman Mimi masih perlu minyak angin deh kayak nya. " Jawab Mimi.


"Oke.. Udah bisa ke kelas ya.. Ini minyak angin nya. " Ucap petugas shafira.

__ADS_1


"Makasih kak.. Caca, ke kelas aja yuk" Ajak Mimi.


"Ya udah yuk. "


"Eh.. Eh...!! Kok calon suami nya di tinggal sih.. " Teriak Elang dan menyusul Caca. Tak lupa 2 SaRib nya alias Sahabat Karib.


...****************...


Caca, Mimi, Elang, Agam dan Robi pun mengikuti pembelajaran seperti biasa. Dan mereka menjelaskan alasan mengapa mereka terlambat. Dan guru memaklumi nya karena pak Mus sudah meminta izin pada guru yang bersangkutan.


Bell istirahat kedua berbunyi, yaitu pada pukul 12.30 . Itu adalah waktunya ISHOMA atau di sebut Istirahat, Sholat, makan. Ada siswa yang langsung menuju ke kantin mengisi perut mereka yang lapar. Ada yang hanya sekedar mengistirahatkan mata mereka alias tidur siang.


Lumayan loh waktu nya sampai jam 13.30 jadi waktu 1 jam benar benar di manfaatkan untuk tidur. Dan ada yang menuju mushola sekolah untuk melaksanakan sholat zuhur sebelum makan.


Caca, Ayu dan Nabila menuju tempat berwudhu. Salsa tidak bisa ikut karena sedang berhalangan.


Terdengar lah suara adzan merdu dari Toa mushola. Caca merasa pernah mendengar suara itu. Namun dia tidak yakin. Jantung nya beberapa kali berdetak kencang. Tapi ia abaikan dan melanjutkan wudhu nya.


"Eh.. Billa yang tadi adzan itu suara siapa sih?? " Tanya Caca


"Lo nggak tau ca??!!! " Pekikan Nabila membuat beberapa siswa menoleh ke arah mereka.


"Ishh.. Monyet betina!! Jangan tereak napa sih!!? " Tukas Ayu.


"Sorry bestie... Soal nya ini si Caca, masa dia nggak tau siapa yang adzan tadi!? ". Kata Nabila.


" Lo gak tau Ca!!? Parah banget sih elo... " Ayu menggeleng dengan mata terbelalak.


"Ya gak tau.. Siapa sih!!? " Jujur Caca tidak tau.


"Itu si Elang, Ca. Dari suara nya aja mirip Elang banget. " Jawab Ayu.


"Masa sih!!? " Ungkap Caca tak percaya...


"Iy-- lanjut nanti ya udah iqamah tuh.. " Mereka menghentikan percakapan nya dan memulai sholat zuhur berjamaah.


"Bismillahirrahmanirrahim...... "


Dag... Dig.. Dug...


Ini suara Elang lagi?? Batin Caca. Menyadari diri nya tidak khusyuk, Caca menghentikan tanda tanya nya... Dan fokus pada sholat.


5 menit berlalu. Sholat zuhur pun berakhir. Benar kata orang. Sholat memang tidak lama, hanya perlu beberapa menit. Tapi manusia nya saja yang terlalu menyepelekan singkat nya durasi sholat. Apa jadi nya jika durasi sholat kita lebih lama dari itu, mungkin akan sangat sangat sangattt sedikit orang yang menjalankan sholat.


Ok back to story. 😆😆😆


"Eh Ca. Gue perhatiin dari selesai wudhu sampe sekarang, lo keliatan ngambang gitu bawaan nya.. Kenapa sih?? " Tanya Nabila.


"Nggak ada kok... " Jawab Caca.


Nabila hanya ber' oh saja

__ADS_1


__ADS_2