Kehidupan Kedua Caca

Kehidupan Kedua Caca
57


__ADS_3

"Pah...Minta uang dong.. Nanti mama mau arisan di rumah Temen mama " Rosa memasang wajah memelas.


Mereka sedang bersantai di ruang TV. Keadaan saat itu sudah menunjukkan pukul 20.15. Selly sendiri sudah memasuki kamar nya. Kejadian tempo hari ( ketika Septian menceritakan alasan dia membenci Caca), membuat dia sedikit menjauhi kedua orang tua nya.


"Arisan apa lagi Mahh??... " tanya Septian.


"Ih... itu loh.. 2 minggu yang lalu kan mama juga arisan di rumah jeng Linda, terus minggu ini arisan nya di rumah jeng Laila... Katanya dia mau ngundang kerabat nya yang dagang perhiasan... " ujar Rosa.


"Hemmm... terus??"


"Mama Minta transfer uang dong. Siapa tau kan ada perhiasan yang cocok.. "


"Ohh... " Septian nampak berpikir...


"Mama yakin perhiasan yang di jual asli? Kalo imitasi gimana?? mama nggak nanya sama Laila??" tanya Septian.


"Ihhh.. yakin lah... Papa gak tau aja, yang kemaren mama arisan di rumah jeng Linda itu, Laila pamer kalung sama cincin. " Rengek Rosa.


"Hhahh... Ya udah... Nanti papa tranfer uang nya. " jawab Septian.


"Ihh... sekarang lah... 10 juta ya Pah.. " pinta Rosa.


"Hahhh!!!!? Banyak banget mahh.... Emang mama mau beli apa??" Septian kaget.


"Loh... kok papa kaget?.. Wajar dong. Ayo lah pahh... 10 juta doang kok... Kan uang papa banyak... 10 juta dikit kok.. "


"Mama kira nyari uang gak capek..!!!Nih kepala papa pusing!!!... Papa kalah sama perusahaan lain! . Kemaren papa gagal dapetin investor asing!!!!! " amuk Septian.


"Kok papa marah sama Mama sih!!! " balas Rosa.


"Habis nya mama cuman tau minta uang!! Arisan!! belanja.. ! Emang mama bisa nyari uang!? Bisa mama bantu papa di kantor!? Enggak kann!!! " Bentak Septian.

__ADS_1


"Hampir seperempat karyawan Papa itu harus di PHK. Karna gak ada yang mau berinvestasi di perusahaan Papa. Kalo gini terus... Bisa bangkrut mah... Jadi tolong. Mama jangan terlalu menghamburkan uang. Oke!! Mulai sekarang, papa cuman ngasih jajan mama 5 juta per bulan. " tutur Septian panjang.


Septian langsung meninggalkan Rosa yang terdiam di sofa. Memang benar apa yang di katakan oleh Septian tentang ia yang gagal menarik investor asing agar menginvestasikan uang mereka ke perusahaan milik Septian. Namun,, tentang seperempat karyawan yang harus ia PHK itu tidak lah benar.


Septian berbohong pada Rosa.


×××××××


"Halo sayang... "


"....... "


"Masa udah kangen sih. ? Padahal kan baru ketemu tadi.. "


"....... "


"Haha... iya.. iya...Besok aku transfer uang nya ya. Kamu dandan yang cantik biar orang iri sama aku. Hahahah"


"..... "


"...... "


"Kok aku makin gemes sih sama kamu... Eh!! udah dulu ya sayang.. Rosa udah masuk kamar tuh. "


"....... "


"Iya... Good night.. Mimpi indah ya. Muahh... "


"....... "


"Pah.!! Papa telfonan sama siapa??.. "

__ADS_1


"Sama klien. Udah ah!! ngantuk mau tidur.. "


Di lain sisi...


"Hikkss... huhuhuu... Papa... papa selingkuh??... huhhuuuu"


"Aku harus telfon abang.. Aku gak mau tinggal sama papa mama lagi.... huhuu.. "


×××××××


"Selly???.. "


"Halo dek.. "


"Abang!!... Selly mau tinggal sama abang aja... Selly gak mau tinggal sama mama papa lagi... uhuhuuu..."


"Kenapa nangis dek?? Mama sama Papa marahin kamu?? "


"Uhuuu.. nggak bang... pokoknya besok abang jemput Selly di sekolah titik!! Selly gak mau tau!!! "


"Halo!! Halo!! Selly!!! "


"Kok dimatiin!!?? Ya Allah kenapa lagi ini?"


Keesokan harinya...


"Abang mana sihh... " Selly menggoyang kan kaki nya karena cemas.


Tit... Ttiitt....


"Dek.. " Panggil Andre.

__ADS_1


"Abang!! Tolongin Selly bawa tas nih.. beratt"


Andre menaikkan tas Selly ke bagian depan motor nya. Setelah itu Selly naik dengan tas yang lumayan besar di punggung nya. Pemandangan itu terlihat oleh caca yang sedang bersama teman temanya.


__ADS_2