
Esok hari nya, dari semua pasukan julian, hanya 12 orang yg mengajukan diri ikut dalam misi bunuh diri Julian. Mereka pun merencanakan untuk memanfaatkan badai yang akan datang untuk menyusup masuk ke pulau kaifert. Namun tiba tiba pasukan pengintai dipantai melihat serbuan demon untuk yang kedua kalinya. Julian segera memerintahkan pasukannya untuk bersiap, saat pasukannya sudah dalam formasi. Muncul satu sosok demon yang memancarkan darkenergy yang sangat kuat dari pulau kaifert. Julian pun tersenyum melihatnya karena ia merasa pertempuran ini akan sangat menyenangkan. Pertempuran pun dimulai, dua pasukan saling bentrok. Lini depan dari pasukan Julian mampu menahan gempuran dari para demon namun tiba tiba muncul seekor orch general dengan pasukan orc nya datang mampu menerobos lini depan. Dengan cepat Reinald memanah nya dengan panah khusus yang diciptakan damian. Panah itu meluncur tepat dimata orc dan meledakkan kepalanya dengan sihir api yg tertanam pada anak panahnya. Pertempuran sengit pun terjadi, Julian langsung menuju ke Orc general yang paling merepotkan diantara yg lainnya. Julian langsung merubah dirinya ke form apostle. Julian terbang dan menghantamkan pedangnya ke orc general dengan sangat keras hingga pasukan demon disekitarnya terpental dan tanahnya retak. Namun orc general mampu menahannya dengan kapak miliknya. Julian mengeluarkan rantai pengikat jiwa dan menebas tangan kanan orc general. Dengan santai nya orc general mampu meregenerasi tangan yg putus itu dengan sangat cepat. Julian dengan kesal berkata
“sial babi satu ini akan sangat merepotkan.”
Orc general membalas dengan mengayunkan kapaknya kearah Julian, ayunan keras itu berhasil ditahan Julian namun masih membuat julian mundur beberapa meter. Julian pun membalas dengan mementalkan kapak orc general dan kembali memotong tangannya namun kali ini hellfire api hitam, kemampuan baru julian mampu menahan regenerasi orc general. Namun orc general dengan sengaja memakan sisa lengannya untuk menghilangkan hellfire dan beregenarasi kembali, Orc general mengeluarkan kemampuan yang mirip dengan Julian namun kali ini ia seperti memunculkan tentakel yang mampu menelan segalanya. Julian mampu menghindarinya tapi banyak pasukannya yang menjadi korban. Julian pun berkata.
“ahh aku harus segera menyelesaikan ini.”
Julian menarik nafas panjang dan memfokuskan untuk melakukan satu tebasan dan mengalahkan Orc general dengan satu tebasan ini. Hellfire muncul dipedangnya, dan ia memunculkan sayapnya. Julian terbang dan mampu membelah dua Orc general dalam kecepatan sepersekian detik. Namun ancaman masih belum usai. Archdemon akhirnya tiba didaratan dan langsung melancarkan sihir yang sangat besar. Tiba tiba muncul sebuah golem es yang sangat besar mampu menahan serangan itu namun golemnya hancur. Ternyata Ratu penyihir datang membawa bala bantuan. Ratu penyihir pun langsung terbang dan melawan Archdemon seorang diri dan berkata.
“aku akan menahannya, aku sudah mendengar rencana mu. Aku rasa ini saat yang tepat untuk tim mu menyusup ke pulau kaifert karena sekarang pasukan mereka terfokuskan ke sisi kita.”
__ADS_1
Julian pun segera memanggil semua 12 orang yang akan ikut bersamanya. Total 13 orang pun berangkat menuju pulau kaifert. Sesampainya disana, mereka melihat jika demon sudah mulai membangun infrastruktur pendukung untuk mereka tinggali dipulau itu. Julian yang mengingat apa yang telah dilakukan Lucifer dulu ia akan mencoba mengulangi nya lagi. Namun kali ini ia menggunakan alat sihir ciptaan damian yang akan memunculkan sebuah segel mengelilingi pulau dan memiliki efek dari sihir cui, yang terbuat dari artefak suci milik gereja yang bahkan seorang raja iblis pun akan sulit untuk menghancurkannya. Namun artefak itu hanya akan aktif jika pemiliknya lah yang mengaktifkannya, untuk saat ini yang menjaga nya adalah Reinald. Mereka pun mencoba menyusup kedalam pulau kaifert namun semakin kedalam mereka malah merasa sesak karena dark energy yang muncul dari suatu tempat muncul sangat pekat. Julian pun mendiskusikan rencana mereka untuk sampai ketengah pulau.
“karena dark energy yang sangat pekat aku hanya akan membawa Reinald denganku aku mampu memberi ia perlindungan dengan kekuatan ku namun itu tidak akan bertahan lama karena itu juga menyerap mana ku. Pertama kalian pancing mereka menuju ke ujung pulau aku akan memberi kalian bantuan dari salah satu mantan bawahan lucifer yang sekarang ia menjadi pelayanku. Dia akan membantu melawan dan mengalihkan mereka dan aku akan segera menuju tengah pulau bersama Reinald. Dan pastikan kalian sudah sampai pantai ketika melihat segel telah mulai melingkari pulau. Jika tidak kau akan terjebak selamanya didalam dan hanya orang yg mengaktifkan yang bisa bebas keluar masuk segel.”
Mereka pun beristirahat sambil menunggu siang hari ketika kekuatan demon melemah karena sinar matahari. Matahari mulai memunculkan dirinya tanda bahwa rencana akan dimulai. Pengalihan perhatian dimulai, para demon mulai terpancing menuju arah mereka. Julian memberi perlindungan pada Reinald dan segera menuju tengah pulau sambil menghindari pasukan demon, namun sesampainya ditengah demon Julian merasakan hawa keberadaan 3 archdemon lainnya yang ada didekat sebuah lubang raksasa. Mereka dengan sihir kamuflase mendekati lubang itu dan disaat mencoba mengaktifkan salah satu archdemon menyadari keberadaan mereka. Dengan cepat Julian menghadangnya dan berusaha melawan.
“Reinald lanjutkan tugas mu, aku akan menahannya. Cepat sebelum bantuan mereka datang.”
“Necromancer itu sangat menjengkelkan. Akan ku bunuh dia dulu, aku Julian Hirowirzt apostle The ancient one memanggil jiwa yang telah mati, dengan ini aku memerintahkan mu bunuh orang yang mengarahkan pedangnya padaku.”
Julian memanggi arwah orang mati dari neraka dan menyerang si Necromancer dan menyeretna ke dimension milik Julian. Dan sekarang hanya sisa 2 archdemon lagi dan masih ada 400 demon lain. Sementara itu Reinald yang akhirnya berhasil menyalakan segelnya pun berlari menuju Julian dan membantu nya, ia memanah dengan anak panah suci dan mampu menembus jantung salah satu archdemon dan membunuhnya. Dari jauh Reinald melihat Julian bertarung sangat keras ditengah gerombolan demon namun ia mendengar tawa keras Julian yang merasa ia sangat bersenang senang membunuh mereka semua. Reinald pun melancarkan suar tanda bahwa misi telah usai. Julian yang masih menikmati sensasi darah yang mengalir dipedang dan tangannya akhirnya mampu membunuh archdemon yang terakhir dengan memotong tubuh archdemon menjadi 7 bagian. Mereka pun bergegas menuju pasukan pengalihan namun sesampainya disana, dari 10 orang yang menjadi pengalihan hanya tersisa 3 dari mereka. Mereka semua saling mengorbankan diri untuk keberhasilan misi ini. Julian yang melihat kepala pasukannya yang sudah tidak tersambung kembali dengan tubuhnya hanya bisa meratapi pengorbanan dari rekannya. Langit pun menurunkan air nya seperti langit ikut menangis atas apa yang terjadi. Saat mereka akan keluar dari segel pulau tiba tiba Reinald yang menjadi orang terakhir ditusuk dadanya hingga tembus oleh satu demon yang menyamar menjadi rekan mereka. Ternyata bawahan lucifer yang menjadi kaki tangan Julian berkhianat. Reinald yang mendapat luka parah memaksa sisa dari mereka untuk pergi dan ia berusaha meledakkan sekitar nya dengan anak panah api yang akan meledak bila ujungnya dipatahkan. Reinald pun berkata.
__ADS_1
“kau membunuh ku, tapi setidaknya akan ku buat kau mengingat siapa yang kau bunuh dengan membawa mu bersamaku. Dan Julian tolong sampaikan maafku pada Ivory karena aku tidak bisa kembali.”
Julian dan sisa timnya pun pergi dan dari kejauhan ledakan pun muncul. Sesampainya dipantai para pasukan bersorak sorai atas keberhasilan mereka namun Julian kembali ke tendanya dengan rasa bersalah dan penyesalan yang sangat mendalam. Ivory datang dan bertanya.
“jadi kalian berhasil. Tapi dimana Reinald.”
Julian yang memegang panah reinald memberikannya ke ivory dan berkata.
“maaf dia tidak bisa kembali, aku lah yg idiot disini, dan aku lah yg bersalah atas semua ini.”
Ivory yang mendengar itu pun menangis dan memeluk panah milik Reinald. Pasukan mereka kembali dan pasukan kekaisaran menggantikan mereka untuk menjaga perbatasan. Sesampainya di Athena Julian membuat pemakaman untuk semua pasukannya yang telah mengorbankan dirinya untuk mereka.
__ADS_1
“demi mereka yang mengorbankan hidupnya untuk mereka, kita harus berbahagia untuk mereka agar usaha mereka tidak sia sia. Dan untuk mu Reinald, kau orang yang baik, aku harap kita bisa minum dan berpesta bersama lagi suatu saat nanti.”