Kembalinya Apostle Dewa Kematian

Kembalinya Apostle Dewa Kematian
Membangun Aliansi


__ADS_3

Julian sekarang berusia 15 tahun, ia masih berlatih dengan kekuatan yang baru saja ia dapat dan swordmanshipnya yang semakin sempurna. Pada satu waktu ketika Julian mencoba untuk meditasi tiba-tiba ia berpindah ke dimensi dimana ia pertama kali bertemu dengan Dewa Kematian atau The Ancient One.


“aku kembali kesini lagi? Tapi bagaimana bisa?” Julian kebingungan.


Dewa kematian menjawab


“nampaknya kau sudah berhasil mengaktifkan salah satu kemampuan yg kuberi padamu, yaitu dapat berkomunikasi denganku, ini terjadi apabila kau memegang pedang yang kuberi pada mu dan meditasi maka kau bisa terhubung ke dimensi ini lagi”


Julian menjawab


“ohhh gitu ya, oke aku pamit”


Setelah itu ia merasakan seperti memiliki mana yang melimpah dalam tubuhnya, Julian pun berusaha memfokuskan mana itu pada tangan kirinya, saat ia mencoba melepaskan mananya muncul sebuah rantai yang mengikat pohon dengan sangat kuat, dan yang terjadi pada pohon itu adalah pohonnya mati mengering seakan akan daya hidupnya terserap.


Julian yang merasa tidak memiliki keahlian dalam bidang magic dan hanya mampu menggunakan scroll magic merasa ini hal yang mustahil baginya, tapi ia tidak merasakan bahwa mana nya terserap melainkan ia merasa seperti terhubung dengan sang Dewa Kematian secara tidak langsung. Ia pun kembali menemui Dewa kematian di dimensi nya.


“oiy the apalah itu, aku mau bertanya, aku tadi mencoba memfokuskan mana hitam pekat yang muncul disekitar pusat manaku dan mengalirkannya ke tangan kiriku lalu muncul sebuah rantai yang membuat pohon besar mati hanya dengan terikat. Apa maksudnya itu?”


The Ancient One menjawab


“itu rantai pengikat jiwa, jika kau menggunakan nya untuk mengikat seseorang maka daya hidupnya akan diserap dan menjadi kekuatanmu, rantai ini tidak bisa dipatahkan kecuali oleh penggunanya sendiri atau pengguna sihir suci. Tapi kau bisa memilih untuk tidak menyerap daya hidup targetmu, dan resiko jika menyerapnya adalah kau akan kehilangan kewarasanmu dan akan mulai tenggelam menjadi pembunuh yang tidak kenal rasa belas kasihan”.


“dan oh ya aku hanya memberimu 7 kekuatan, kau sudah membuka 2 diantaranya. Aku bisa saja melatihmu di dimensi ini tapi nampaknya kau tidak butuh” lanjut dewa kematian


Julian pun pergi sambil berjalan ia memikirkan tujuannya kembali untuk mengumpulkan kawan lamanya dan membangun pasukannya sendiri. Ia pun menemui ayahnya dikantor nya.


“ayah aku ingin membuat pasukan ku sendiri yang berada dibawah komando ku, apa aku diperbolehkan untuk merekrutnya?”


Ayah Julian membalas


“kau boleh melakukan perekrutan dan pelatihan tapi untuk menggerakan pasukanmu kau harus berusia 16 tahun karena kau sudah dianggap dewasa untuk mempertanggung jawabkan perbuatanmu”.


Julian dengan semangat pun mulai menyiapkan perbekalan dan peralatan untuk nya berpetualang dan merekrut teman temannya dimasa lalu. Ketika sedang menyiapkan pedang Julian, alfred yang mengangkat pedangnya tiba tiba merasa seperti ketakutan bukan main dan bertanya.


“Tuan muda, pedang apa itu, ketika saya memegangnya seperti muncul jeritan orang orang dan itu sangat mengerikan”


Julian menjawab


“itu pedang yang ku temukan di dungeon, aku harap kau jangan memegangnya lagi mungkin berbahaya”

__ADS_1


Setelah itu Julian pun berangkat, tujuannya kali ini adalah kota Middlesdought yang berada diselatan kota Athena tempat tinggalnya. Perjalanannya memakan waktu 2 hari satu malam. Dan akhirnya Julian pun sampai ditempat yang ia tuju, kota Middlesdought. Orang yang akan ia rekrut pertama adalah seorang healer yang dikehidupan lampaunya dijuluki saintess.


Orang yang julian akan rekrut pertama, bernama Ivory Novyglass. Julian pun mendatangi tempat ivory bekerja yaitu disebuah tempat praktek healer. Ketika ia tiba ia tidak mendapati siapapun disitu, dan bertanya ke orang disekitar.


“permisi apa yang terjadi dengan tempat ini?”


Orang itu menjawab


“oh tempat praktek ini? Mereka tidak bisa membayar hutangnya pada seorang rentenir dan akhirnya mereka diusir dari sini, yang aku tau banyak healer yang sudah pergi keluar kota namun ada satu yang bertahan dipinggiran kota namun nasibnya cukup menyedihkan”


Mendengar itu Julian berusaha menanyakan kesetiap orang yang ia temui, dan akhirnya ia melihat seorang wanita yang tengah mengobati anak kecil, ketika ia akan mendekat tiba-tiba beberapa orang muncul dan terlihat seperti memaki wanita itu lalu menamparnya dan pergi. Julian pun menghampiri nya.


“permisi nona, apa kamu tidak apa apa? Apa yang terjadi?”


Wanita itu menjawab


“siapa kamu? Apa kamu juga orang suruhan rentenir itu?”


Julian membalas


“ohh maaf sebelumnya aku belum memperkenalkan diriku, namaku adalah Julian Hirowirzt, aku sedang mencari seseorang yang bernama Ivory Novyglass apa anda mengenalnya?”


“aku adalah Ivory Novyglass, tapi apa yang anda mau tuan Hirowirzt, kenapa bangsawan seperti anda mencari orang rendah seperti saya”


Julian pun menjelaskan maksud dan tujuannya, namun ivory menolak dengan alasan.


“maaf tuan Hirowirzt, aku tidak bisa, aku sebenarnya mau mengikuti mu untuk hidup yang lebih baik, namun jika aku keluar dari kota ini maka mereka akan mengejar ku, karena si rentenir itu mengincar tubuhku untuk dijadikan budak *** nya”


Julian pun memahami itu dan memutuskan untuk menyelesaikan masalah ivory dengan rentenir itu. Ia pun menemui rentenir itu dan bertanya total utang dari tempat praktek itu, rentenir itu mengatakan bahwa utangnya sekitar 170 gold, Julian pun membayar semuanya dan mengatakan jangan pernah usik orang-orang ini lagi. Lalu ia pun berlalu pergi, ketika Julian memutuskan untuk pergi ke penginapannya tiba-tiba ia disergap oleh sejumlah orang.


Julian menyadari beberapa orang yang pernah ia lihat ditempat rentenir tadi, dan benar dugaan Julian orang orang itu adalah suruhan dari rentenir. Mereka yang dengan sombongnya berusaha merampok Julian tanpa mengetahui sejauh apa kekuatannya pun terbantai sendiri.


Julian menyeret salah satu dari 8 orang yang mengeroyok nya itu dan membawa nya ke sebuah gang, disitu Julian menanyakan motif sebenernya dari sergapan yang mereka lakukan. Orang itu berkata


“kau tau tuan kami tidak peduli dengan nasib kami karena kami barang sekali pakai baginya, yang terpenting kami berhasil mengulur waktu dan nampaknya mereka telah berhasil menangkap apa yang jadi target mereka”


Julian yang menyadari apa yang terjadi langsung akan pergi dan ketika ia akan meninggalkan orang yang tadi, orang tadi kembali berbicara


“Kau tidak akan selamat”

__ADS_1


Julian berbalik arah dan memotong kedua kaki orang tadi, lalu menggantung tubuhnya diujung gang, saat akan menggantungnya Julian berkata.


“kau akan menjadi contoh bagi orang yang berani macam-macam dengan ku”


Julian pun bergegas pergi menuju tempat rentenir tadi, dan benar saja mereka telah menyekap ivory diruang tengah, Julian pun mendobrak masuk dan mereka seperti telah menduga kedatangan dari Julian banyak pasukan telah siap untuk melawannya. Pertarungan yang sengit antara 170 orang bandit melawan Julian seorang diri. Disini ia mengeluarkan teknik swordmanshipnya yang akhirnya sempurna. Julian mampu membunuh semua orang disitu tanpa tersisa sedikit. Dan ia pun masuk ke ruangan rentenir yang menahan ivory, rentenir itu mengancam jika Julian mendekatinya maka ia akan menusukkan pisau ke ivory. Namun dengan cepat Julian mampu bergerak kebelakang rentenir itu dan mematahkan lengannya lalu menyelamatkan ivory dan pergi.


Ivory yang masih shock akan hal itu pun meminta pada Julian untuk membawa nya ke Athena karena ivory merasa akan lebih aman jika ikut dengan Julian. Besok nya mereka pun berangkat ketujuan selanjutnya. Yaitu menemui seorang pemanah jenius dikehidupan lampaunya, bernama Reinald Deonhart. Reinald berada di desa sebelah timur yang tidak jauh dari kota Middlesdought. Julian dan ivory akhirnya tiba di desa itu, ia pun menanyakan keberadaan Reinald. Orang orang menunjukan bahwa Reinald bekerja disebuah blacksmith diujung jalan. Julian pun datang dan menanyakan apakah ada orang yang bernama Reinald. Reinald pun datang dan bertanya.


“siapa dan apa perlu mu? Jika ingin melakukan pesanan bisa langsung temui rachel”


Julian menjawab


“namaku Julian Hirowirzt, aku disini ingin mengajakmu bergabung ke pasukan khusus dibawah komando ku, aku tau bakat mu Reinald, panah mu tidak pernah meleset”.


Reinald yang terkejut mengetahui itu pun mengajak Julian keluar dari workshop nya dan berbicara dengannya.


“bagaimana kau tau?, aku tidak pernah memberi tau siapapun bahkan orang tua ku sendiri mengenai apa kemampuanku”.


Julian menjawab


“kau tau, keluarga Hirowirzt memiliki jaringan informasi yang sangat luas, aku akan menawarkan ini padamu, mau kah kau masuk dalam pasukan ku? Akan ku bayar kau dengan gaji yang pantas dan tentu ada bonus bila kau menyelesaikan misi khusus dariku, aku tidak ingin bakat mu membusuk ditempat terpencil seperti ini”.


Reinald yang mendengarnya pun menyetujui dengan mudah karena memang reinald membutuhkan uang untuk membiayai keluarganya. Sebelum pergi ia pun berpamitan pada keluarganya dan bertanya pada Julian bagaimana nasib keluarganya. Julian menjawab bahwa keluarganya akan dijemput oleh pasukan Hirowirzt untuk pindah ke kota Athena dan dijamin kehidupannya disana. Reinald yang mendengar itu merasa lega. Lalu sekarang tujuan akhir Julian adalah seorang magician bernama Damian cage. Mereka bertiga pun menuju ke ibu kota untuk menemui Damian cage, perjalanan yang perlu ditempuh untuk menuju ibu kota adalah 3 hari perjalanan dengan kuda, ketika mereka bertiga istirahat untuk bermalam, tiba-tiba mereka diserang oleh segerombolan goblin, namun ketika mereka melawan beberapa goblin hanya kabur dan melewati mereka. Ternyata goblin-goblin itu sedang dikejar oleh monster rank b yaitu direwolf yang datang dengan sangat banyak, malam itu cukup melelahkan bagi mereka karena harus bertarung tanpa henti selama hampir 6 jam. Ketika akhirnya semua dapat dikalahkan mereka pun istirahat dan melanjutkan perjalanan esok hari nya. Akhirnya sampailah mereka di ibu kota. Julian langsung memimpin arah untuk menemui Damian, damian berada disebuah lab yang terkenal karena eksperimen eksperimen anehnya. Julian pun datang dan berbicara pada Damian.


“yoo Damian, apa kau masih melakukan eksperimen mengerikan mu?”


Damian yang terkejut menjawab


“siapa kau? Jika datang hanya untuk menghina ku lebih baik pergi, aku tidak butuh perkataan kalian, kalian tidak paham apa yang sedang aku lakukan”


Julian menjawab


“aku paham, kau mencoba untuk membuat sebuah kalung yang mampu meningkat kan sirkuit dari seorang magician yang membuatnya melewati batas kemampuannya dan dapat menggunakan sihir tingkat tinggi dalam batas waktu tertentu”


Damian pun terkejut, dan menanyakan keperluan Julian menemuinya, Julian menjawab.


“aku kesini menawari mu pekerjaan, aku ingin kau bergabung dengan pasukan ku, aku akan memberimu fasilitas untuk melanjutkan penelitian mu tapi kau harus menuruti apa yang kuperintahkan saatnya tiba, aku tau kau bukan sekedar professor gila biasa, kau seorang magician 5 circle. Aku membutuhkan mu Damian” ucap Julian pada Damian.


Damian yang merasa usahanya tidak sia sia dan akhirnya mendapat pengakuan pun menyetujui nya dan pergi bersama Julian, mereka pun berangkat menuju Athena.

__ADS_1


Sesampai nya di Athena, Julian mengumumkan untuk rakyat Athena bahwa ia membuka lowongan untuk menjadi prajurit bawahannya, pria ataupun wanita diterima namun untuk wanita yang sudah berkeluarga tidak disarankan, dan untuk kesatria yang telah menjadi kesatria count lucian tidak diperbolehkan mendaftar. Namun untuk para petualang yang berminat akan diterima, bayaran yang dijanjikan pun sangat menggiurkan dan banyak orang yang mendaftar. Namun setelah seleksi yang sangat ketat, dari yang tadinya 200 orang sekarang tersisa hanya 75. Julian pun membagi kebeberapa divisi yaitu mage, healer dan garis depan sesuai bakat masing masing orang, serta ada divisi informan yang akan menjadi mata mata bagi Julian. Pelatihan pasukan selama satu tahun penuh pun dilakoni. Hingga usia beranjak ke usia 16 tahun Julian memiliki misi baru untuk dilakukan. Ketika Julian sedang berjalan disebuah ruangan tiba tiba ia merasakan rasa sakit yang luar biasa, ternyata kekuatan apostle dalam tubuh Julian berevolusi. Ia pun bertemu dengan The Ancient One.


__ADS_2