
Esok hari nya, Julian kembali fokus pada misinya, yaitu mengumpulkan rekan lamanya yang masih tersisa 1 orang lagi yang belum ia undang untuk bergabung dengan pasukannya. Julian pun menyebar pasukan divisi informannya untuk mencari tau tentang orang yang ia tuju itu.
Setelah beberapa hari ada kabar dari seorang informan, namun kabar ini bukan mengenai teman Julian yang ditemukan.
"tuan Julian, saya baru saja mendapatkan informasi yg cukup penting, saya kembali dari wilayah count braxia dan saya mendengar informasi bahwa count braxia akan menyiapkan sabotase pada keluarga baron Kammer, mereka akan mencoba untuk merusak pengiriman kain sutra hasil wilayah baron kammer dan mencoba untuk memfitnahnya dengan alasan menerima barang buruk yg tidak sesuai dengan harga yg ia beli."
Julian menjawab
"hooo, nampak nya count braxia kali ini berani bertindak berlebihan ya, baiklah terima kasih, lanjutkan tugas mu."
informan itu pun pergi, Julian bergegas menemui ayahnya untuk membahas hal ini, ayah nya berkata.
"aku rasa kita tidak sepatutnya untuk ikut campur masalah orang lain Julian. ini akan menjadi semakin rumit apabila kita yg tidak berkaitan dengan mereka lalu ikut campur begitu saja."
Julian yg merasa kecewa pun pergi berlalu. Julian pun menemui reinald, ivory serta damian untuk membahas hal ini, setelah berdiskusi, mereka berempat pun memutuskan akan melakukan misi rahasia. mereka akan menemui baron kammer dan akan membuat kesepakatan dengannya lalu memberitahu rencana mereka. Secara diam diam Julian menyiapkan beberapa orang yang dirasa mampu untuk melakukan misi ini. Julian pun meminta damian untuk membuat kan nya sebuah kalung yg mampu menetralisir efek sihir tingkat rendah. Setelah persiapan yang matang, 3 hari kemudian mereka pun berangkat ke wilayah baron kammer pada malam hari. Mereka pun sampai pada pagi hari dan beristirahat disebuah penginapan, ketika sampai dipenginapan itu ivory sempat digoda oleh beberapa petualang.
"hey cantik, kau tidak pantas berada bersama mereka, kau lebih bersama ku, orang paling kuat diguild petualang kota ini, hahahaha."
ivory menjawab dgn tersenyum
"jika kau bisa mengalahkan tunangan ku maka aku akan bersama ku"
Julian yang berpura-pura sebagai tunangan ivory pun maju dan menghajar mereka semua. Lalu mereka pun masuk kekamar masing masing. Mereka berencana menemui baron kammer pada malam hari agar tidak banyak orang yang tau. malam pun tiba, mereka mulai memasuki mansion dari baron kammer, dan mereka sampai dikamar baron kammer namun ternyata baron kammer menyadari keberadaan mereka dan berusaha melawan karena salah mengira mereka pembunuh. Saat Julian membuka penutup wajahnya baron kammer pun terkejut jika ternyata itu adalah Julian. Lalu Julian menjelaskan segalanya pada baron Kammer. baron kammer yang emosi pun berkata.
"bajingan itu, aku mulai curiga ketika dia tiba-tiba membuat pesanan dengan jumlah yang cukup banyak melebihi biasanya padahal tidak ada permintaan yg berlebih. ternyata itu tujuannya, baiklah tuan Julian aku akan mendengarkan rencana mu."
__ADS_1
Julian membalas
"jadi aku dan rekan-rekan ku akan menyamar dan bersembunyi berpura-pura sebagai pengawal mu lalu kita akan menyergap balik pasukan count Braxia dan membuat ia sendiri mengakui nya, kita akan membawa pasukan itu sebagai saksi jika count braxia membawa masalah ini kekaisar."
Baron kammer pun setuju, pengiriman akan dilakukan 2 hari setelahnya. Keesokan hari nya mereka pun hanya berjalan jalan dikota. Julian pun menemui Clarissa. Clarissa menyapa.
"selamat siang Tuan Julian, senang bertemu anda kembali."
Julian mencium tangan clarissa dan menjawab
"selamat siang juga clarissa, kamu pun cantik hari ini"
Clarissa sambil tersenyum malu pun menjawab
Julian membalas
"terima kasih atas kekhawatiran mu, aku akan baik baik saja, mereka mungkin kuat tapi aku yakin tim ku kali ini akan menang telak, oh dan juga panggil aku Julian saja"
Mereka pun berbincang bincang cukup lama, lalu Julian pun berlalu pergi untuk kembali kepenginapannya. Sesampainya dipenginapan mereka semua beristirahat untuk persiapan besok. Matahari pun muncul dan persiapan mereka kini sudah matang, mereka pun berangkat. Malam pun tiba, mereka memutuskan berkemah ditengah perjalanan dan melakukan penjagaan secara bergantian. Dan tiba tiba pasukan dari count braxia menyergap dengan menyamar sebagai bandit. Dengan mudah mereka dikalahkan oleh kelompok Julian, lalu Julian dan beberapa orangnya menyamar sebagai pasukan count braxia dengan sihir damian yang membuat wajah mereka berubah, dan mereka sengaja merusak kain yang dibawa mereka agar count braxia berpikir rencananya berhasil. Dan sesuai dugaan Julian setelah mendapat barang nya count braxia berpura pura marah dan mengirim surat protes pada baron Kammer dan mengadukannya kekaisar. Dan akhirnya count braxia dan baron kammer dipanggil kaisar tentang masalah ini, dengan sombongnya count braxia berkata.
“yang mulia, saya mengadukan orang ini bahwa dia melakukan kecurangan dalam berdagang dengan mengirim barang rusak dan mengambil keuntungan dari harga yang telah ia tetapkan, saya ingin anda menghukum dia yang mulia, setidaknya dia didenda 200 gold.”
Baron kammer menjawab
“yang mulia, saya dengan jujur telah mengirimkan kain sutra dengan kualitas yang sangat baik sesuai harga yang ditetapkan, namun nampaknya bandit menyerang kami diperjalanan dan merusak barang yang saya kirim kan.”
__ADS_1
Kaisar berkata
“jika ia kau diserang bandit, lantas apa buktinya?”
Count braxia langsung berbicara
“ia tidak memiliki bukti yang mulia lebih baik anda langsung menghukumnya saja”
Julian yang menyamar sebagai salah satu pasukan dari count braxia pun berkata
“saya punya buktinya dan saya punya fakta dibalik kasus ini yang mulia”
Julian pun pergi dan menyeret masuk orang yang jadi suruhan count braxia itu, count braxia pun kebingungan dengan apa yang terjadi, terheran-heran kenapa salah satu bawahannya ada disitu, bawahan count braxia ini sudah dicuci otak dengan kekuatan apostle julian yang membuatnya akan berkata apapun yang ia tau. Setelah orang itu mengakui perbuatannya, Julian pun menjelaskan segalanya, count braxia yang merupakan dalang dibalik semua itu tidak mampu mengelak. Pada akhirnya kaisar menghukum count braxia dengan dipenjara selama satu tahun dan harus membayar denda pada baron kammer sejumlah dengan barang yg dia rusak. Setelah sidang yang panjang itu baron kammer menemui julian dan sekali lagi ia berterima kasih pada julian atas bantuannya, lalu sambil berbisik ditelinga julian, baron kammer berkata.
“aku kagum pada mu nak, kau lolos, kau boleh menikahi putriku.”
Julian yang mendengarnya hanya bisa tertawa tersipu dan akhirnya pergi kembali ke Athena. Sesampainya di Athena untuk merayakan keberhasilannya Julian mengundang seluruh pasukannya tanpa terkecuali dan mentraktir mereka minum minum sepanjang malam. Saat pasukan lain sibuk berpesta ria julian keluar ke balkon diikuti oleh ivory dan berkata.
“kulihat kemarin saat di wilayah baron kammer kau sangat nyaman disamping clarissa, dan kau tersenyum melihatnya. Aku rasa kau juga sudah mendapat restu dari baron, jadi bagaimana? Kau akan melamarnya atau tidak?”
Julian yang terkejut menyemburkan minumannya dan berkata
“pfftttt, a-apa yang kau katakan, aku belum terpikirkan untuk melamarnya, yah dia cantik baik hati dan perhatian tapi aku masih belum tau apakah aku bisa menanggung hidup orang lain atau tidak.”
Julian pun kabur dengan kembali masuk ke pesta bersama yang lain.
__ADS_1