KESALAHAN (Setelah Bercerai)

KESALAHAN (Setelah Bercerai)
Luka Lama itu Kembali


__ADS_3

Selama 2 bulan menikah dengan Zi ,Reno terus berusaha untuk mencintai Zi tapi tidak bisa ,bahkan saat malam pertama pun saat Reno ingin menyentuh Zi bayangan Nara lah yg hadir.


Reno tidak akan sanggup menyentuh Zi dengan bayangan Nara ,hal itu terjadi setiap saat Zi meminta haknya sebagai istri,


Sampai akhirnya 2 bulan Reno menyerah dia memutuskan untuk bercerai dengan Zi.


Reno berkata jujur pada Zi ,Zi sungguh kecewa dia kira setelah menikah dengannya Reno akan membuka hati ,tapi apa?malah bayangan Nara saat mereka ingin berhubungan badan.Karena terlalu kecewa Zi setuju untuk berpisah.


Oma yg mengetahui itu tidak bisa apa-apa,ternyata memang cucunya sangatlah mencintai mantan istrinya, seperti perjanjian awal oma tidak akan ikut campur.


Flashback off


Nara begitu terkejut rasanya dia hampir tidak ingin percaya dengan kejujuran Reno.


Seketika air matanya luruh tanpa komando,


"maaf,maafin mas Ara"Reno memegang tangan Nara pria itu juga menangis.


"ka ka kamu jahat mas,kenapa kamu tidak cerita dari awal?kenapa kamu rahasiakan hal sebesar ini mas"ingin sekali Nara berteriak namun dia sadar ini sudah pukul 1 pagi.


Reno hanya diam dia menyesal seharusnya dari awal sebelum menjalin lagi hubungan dia harus jujur.


"sebaiknya kamu pulang mas ,aku capek pengen istirahat"Nara bangkit dari duduknya menuju ke dalam kos.Mereka tadi duduk di bawah pohon mangga,entahlah jika cerita Reno tadi juga di dengar dengan penunggu pohon.


Reno mengejar Nara dengan langkah cepat dan memanggil Nara,tapi sayang Nara tidak berbalik dia langsung menutup pintu dan menguncinya.


"sial"umpat Reno,kenapa tadi dia bercerita sekarang apa yg akan terjadi dengan hubungannya dan Nara.Dengan langkah terpaksa Reno memutuskan untuk pulang.


Pagi hari telah datang,Nara yg baru tidur sekitar jam 3 terbangun karena panggilan alam.Rasanya kepalanya pusing matanya membengkak ,begitu berat. Hari ini Nara masuk malam lagi ,dia harus segera tidur setelah ini.


Dari semalam hp Nara nonaktifkan,dia tau Reno akan menghubunginya, ternyata kebiasaan orang itu tidak gampang berubah.

__ADS_1


Di sisi lain Reno yg sama sekali tidak tidur karena kalut dan mencoba menghubungi Nara beberapa kali,dia memutuskan untuk tidak bekerja.


"kamu sudah tua Ren ,mau sampai kapan kamu seperti ini"papa Rendi masuk tanpa mengetuk pintu ,papa Rendi sudah tau inilah akhirnya.


Reno tanpa minat menjawab pertanyaan papanya ,Dia juga tau kalau sudah tua ,tapi soal hati dia selalu kalah layaknya anak kecil.


Papa Rendi mendekat dan membuka selimut yg membungkus tubuh anaknya itu,


"**kamu kalau berbuat salah ya minta maaf,masak gini juga papa harus ajari ,mangkanya kalau di bilangin orang tua itu manut jangan ngeyel ,lihat kan payah banget kamu jadi laki-laki"


Reno berdecak papanya selalu begini lebih cerewet dari mamanya,Tapi benar juga ucapan papanya sampai kapan dia begini,2 kali sudah membuat hati Nara sakit .


"sudahlah pa biarkan saja Reno hari ini,dia pasti tidak tidur semalaman**"ucap Mama Resti yg baru datang ke kamar dengan membawa nampan berisi segelas susu dan roti.


"papa hanya gak mau lihat lagi Reno begini ma,dia sudah dewasa bahkan sudah cocok menjadi ayah ,tapi lihatlah anakmu,gak bisa jadi pria keren kayak papa begini"jawab papa Rendi dengan tegas dan sedikit menyebalkan di telinga Reno.


Mama Resti hanya menggelengkan kepalanya, suaminya ini tingkat pedenya luar biasa tinggi."sudahlah ma ayo temani papa sarapan ,biarkan anak Tk umur 30an ini merenungi kebodohannya"setelah berkata seperti itu papa Rendi keluar kamar Reno disusul mama Resti.


Memasak mie instan adalah solusinya dia begitu malas untuk keluar membeli makan.


Melirik sekilas hpnya yg mati tanpa ingin menghidupkannya.


Makan sambil melamun itulah yg di lakukan Nara saat ini. Dia harus bagaimana menghadapi Reno,Terdengar pintu kamar kosnya di ketuk. "pasti mas Reno"ucapnya dalam hati.


Dia begitu enggan membukakan pintu sebenarnya ,tapi masalah ini harus selesai.


Betapa kagetnya dia ternyata bukan Reno ,tapi Zi mantan istri Reno juga. Nara melongo kaget.


"boleh saya masuk"tanya Zi dengan tersenyum. Nara segera sadar dan mempersilahkan Zi masuk.


"maaf tempatnya berantakan"ucap Nara setelah mereka duduk di kursi ruang tamu Nara.

__ADS_1


"tidak apa-apa,maaf jika kedatanganku membuatmu terkejut,aku dapat alamat kamu dari kak Varo,karena aku tadi ke kafe tempat kamu bekerja,dan mereka bilang kamu kerja malam."ucap Zi dengan sopan.


Sejenak Nara memandang Zi dari atas hingga bawah satu kata sempurna sebagai seorang janda. Kalau di lihat-lihat Zi lebih muda darinya, tampilannya sangat menarik.


Lalu Nara tersadar dan berkata"saya sudah tau kamu siapa ,dan apa maksud kamu datang menemui ku?"


Zi tersenyum karena Nara sama sekali tidak basa basi"saya kesini karena saya sangat penasaran dengan wanita yg sangat di cintai Reno,maaf saya juga sangat mencintai Reno Nara"


"bisakah kamu berbicara terus terang tanpa membuat saya bingung"ucap Nara dengan tidak nyaman


"bisakah saya kembali memperjuangkan Reno"tanya Zi dengan lugas


Nara tersenyum sinis,"kenapa kamu tanya padaku?"


"karena saya ingin bersaing dengan sehat,kita sama-sama mantan istri Reno"jawaban Zi membuat Nara tertawa bukankah Zi ini bodoh?atau hanya terobsesi.


"maaf bukan maksud saya mentertawakan kamu,tapi apa kamu sadar dengan ucapanmu,benar kita sama-sama mantan istri ,tapi yg harus kamu tau ,aku sama sekali tidak ingin bersaing untuk mendapatkan Reno karena sejak awal dia yg datang padaku"Perkataan Nara seketika membuat Zi diam.


"bukankah Reno hanya terobsesi denganmu Nar?"pertanyaan lemah Zi seketika membuat Nara tersentil.


Mereka diam sejenak dan berpikir,setelah itu Zi berkata"AKU sangat mencintai Reno Nar,aku berusaha sangat keras hingga aku bisa menikah dengannya ,tapi dia mencampak kan ku dengan alasan tidak bisa menyentuh ku karena bayanganmu,bukankah ini sangat tidak adil bagiku Nar,setelah kalian berpisah aku yg berusaha membuat Reno bangkit,dia juga pernah berkata bahwa kadang hatinya bergetar karena aku Nar. Mungkin Reno tidak menyadarinya bahwa dia sudah jatuh cinta denganku, "Cerita panjang Zi lagi-lagi menusuk hati Nara,Kalau memposisikan jadi Zi pasti rasanya sangat sakit ,tapi itukan kemauan Zi sendiri.


"untuk saat ini aku tidak mau memikirkan apapun jadi kamu jangan pernah datang menemui ku lagi ,untuk urusanmu selesaikanlah dengan Reno jangan datang padaku,aku tidak mau ikutan urusanmu,kamu berada disini atau 3thn lalu saat kamu mengenal Reno adalah kemauan kamu sendiri,jadi silahkan pergi aku harus istirahat karena nanti bekerja."Nara secara terang-terangan mengusir Zi


"semoga kamu segera tau Nar bahwa Reno hanya punya rasa bersalah padamu bukan cinta lagi,dan aku berharap kamu secepatnya menemukan itu ,aku memang sebentar mengenal Reno ,tapi aku yakin apa yg aku ucapkan barusan adalah benar,pegang omonganku Nar,aku sengaja menerima perceraian itu agar Reno sadar bahwa perasaanya padamu bukan cinta dan kamu tau Nar alasanku datang kembali kesini karena Reno diam-diam menjagaku,aku permisi Nar terimakasih waktunya"ucap Zi dan segera berlalu dari kos Nara.


Nara terduduk lemas dia menangis lagi,apakah dia yg bodoh karena tidak mengetahui perasaan Reno,selama mereka 6bln kembali bersama Reno masih seperti dulu namun perkataan Zi membuatnya sedikit ingat bahwa perubahan Reno begitu tipis.


"apa aku harus terluka lagi mas ,kenapa kamu lakukan ini padaku,sebenarnya bagaimana hatimu mas"Nara berteriak dan menangis sendiri di dalam kos itu


"aaaaaaaaaaaa sial" umpat Nara dalam tangisnya

__ADS_1


__ADS_2