
"Kemana sih Reno belum pulang juga,tumben ga biasanya pulang telat"mama Angel terlihat mondar mandir di ruang tengah rumahnya.
"Mama nunggu Reno,pulang pulang?"tanya papa Rendi kepada istrinya yg terlihat khawatir"udah mama telfon?"Tanya papa Rendi lagi.
*"udah pa tapi gak di angkat ,udah tengah malem , seenggaknya kasih kabar kek,gini kan mama jadi khawatir"jawab mama Angel
"coba deh ma telfon Varo,siapa tau anak itu dengannya"saran papa Rendi membuat istrinya itu langsung menekan no hp Varo.
Terdengar suara sambungan telepon,setelah beberapa saat akhirnya terjawab
"halo Varo,kamu sama Reno kan"tanpa basa basi mama Angel bertanya
"iya tan,Reno nginep di apartemen Varo ini"jawaban Varo sedikit membuat mama Angel lega,tapi kenapa Reno gak kasih kabar?
"Ya udah kalau gitu mama kan gak khawatir Var"mama angel tau pasti terjadi sesuatu kepada anaknya tapi Varo menutupinya.
"iya tante tenang aja gak usah khawatir,Reno lagi tidur tan,jadi mungkin gak sempat kabari tante Angel"Varo berusaha menjelaskannya.
Panggilan telepon pun terputus,
"ayo ma tidur ,"ajak suaminya ,mama Angel mengangguk dan mereka menuju ke kamar.
11.00
Kafe baru saja buka,terlihat masih sepi karena juga hari senin,hari dimana para pekerja tidak ingin rasanya bekerja.
terlihat seorang wanita kisaran umur setengah abad, berjalan anggun dengan pakaian yg elegan untuk orang seumuran setengah abad,cantik,kulit putih bersih dan terlihat jelas orang kaya.
Dia celingak-celinguk seperti sedang mencari seseorang,
"maaf ada yg bisa kami bantu"Tanya Yesil pada wanita itu
"maaf mbak ,apa disini ada karyawan yg bernama Nara?"Tanyanya pada Yesil,benar wanita itu mama Angel.
"ada ibu ,tapi mbak Nara nya shift malam bu"jawab Yesil dengan penuh tanda tanya
"oh kalau gitu terimakasih ya mbak"lalu mama Angel pergi.
__ADS_1
Sedangkan Yesil masih bingung,"jadi kesini cuma nyari mbk Nara dan gk beli kopi lagi"dumel Yesil serta melanjutkan pekerjaannya.
Di kamar kost Nara masih terlelap padahal sudah menjelang siang hari,akibat bergadang semalaman nonton drakor jadi dia masih betah di kasurnya.
Bunyi perutnya membuat Nara terusik dari tidurnya, sebenarnya malas bangun karen nanti dia harus shift malam.Tapi cacing di perutnya sudah protes.
"jam berapa sih,kok perutku sudah minta jatah?"Nara bangun seraya mencari ponselnya untuk melihat jam."pantes udah siang, mangkanya cacingku demo"Nara bicara sendiri lalu bangun untuk mandi,dan berencana mencari makan.
Setelah selesai mau keluar tapi di luar panas luar biasa,mau pesen online tapi bingung mau pesan apa, Akhirnya dia memutuskan keluar dengan Hoodie kebesarannya,dia baru ingat ada warung gado gado kesukaannya ,cukup berjalan 5 menit untuk ke warung itu.Nara menuju warung gado gado entah lagi lagi takdir mempermainkannya warung itu tutup.
"sial banget sih aku ,udah panas panas,tutup lagi"dumelnya seorang diri
"Nara"panggil seseorang dan ketika Nara mengikuti arah suara yg memanggilnya Nara terperangah "mama Angel"ucapnya lirih, mantan mertuanya itu menghampiri Nara dan menggandeng tangan Nara menunu ke mobil,
Sampai di dalam mobil udara sejuk ac menerpa ,mama Angel langsung memeluk Nara sejenak bingung apa yg harus di lakukannya,dan hanya bisa diam.
"Nara mama kangen"ucap mama Angel
"maafin mama nak, sudah lama kita tidak bertemu"imbuhnya
"mama apa kabar?"tanya Nara yg sedikit bingung harus bereaksi bagaimana.
"maaf ma Nara harus segera pulang karena mau bekerja"ucap Nara karena suasana canggung itu,lagian Nara juga bingung harus bagaimana.Sebarnya mama Angel ingin menahannya tapi dia tau bahwa Nara tidak nyaman.Selanjutnya Nara memutuskan pulang ke kost dan memesan makanan online karena perutnya benar benar terasa perih.
Sedangkan Reno tampak memasuki rumahnya,mama Angel menatap anaknya itu dengan heran
"mama habis ketemu Nara Ren"ucapan mama Angel yg tiba-tiba membuat Reno kaget
"Reno kan sudah bilang ma ,jangan bertemu Nara dulu,kenapa mama nekat sih"jawab Reno dengan sedikit meninggikan suaranya
"mama gak sengaja ketemu Ren kamu jangan asal nuduh deh"ucap mama Angel sedikit berbohong ,lagipula tidak sepenuhnya berbohong emang tadi gak sengaja kan?yg awalnya sengaja
"beneran mama gak sengaja?"selidik Reno
mama Angel hanya mengangguk"sepertinya kamu benar Ren Nara udah gak pengen punya hubungan dengan keluarga kita lagi"mama Angel berkata dengan lemah,Reno semakin merasa sakit hatinya bertambah,bahkan dengan mama Angel pun Nara bersikap seperti itu.
"Nara sudah punya suami ma"perkataan Reno membuat mama Angel membelalakkan mata ,"benarkah"ucapnya lirih.Dan Reno berlalu menuju kamarnya.
__ADS_1
"Reno sudah pulang ma?"tanya papa Rendi yg baru saja datang dan menghampiri mama Angel di dapur.
"udah pa di kamar anaknya"jawab mama Angel "kenapa papa kok lelihatan marah?"imbuh mama Angel yg melihat raut wajah suaminya
"gi mana gak mau marah ma,Reno semalem mabuk-mabukkan dan gak ke kantor lagi ,papa tau dari kolega papa yg gak sengaja ke klub dan melihat Reno sama Varo disana."terlihat mama Angel kaget mendengar ucapan suaminya itu,karena Reno kembali mabuk-mabukan,dulu juga saat perceraiannya dengan Nara ,Reno begitu terpuruk
"Nara sudah menikah pa,mungkin itu yg membuat Reno semalem mabuk-mabukkan, bukannya mama mendukung tapi mama juga sedih melihatnya "jawaban istrinya juga sama membuat papa Rendi kaget
"mama tau dari mana?"tanya papa Rendi
"kata Reno sendiri tadi ,dan sepertinya benar mama gak sengaja ketemu Nara tapi Nara sudah berubah gak seperti dulu lagi, kemungkinan juga sudah mempunyai keluarga baru pa."jawab mama Angel panjang lebar
"mama ketemu Nara?kapan dan dimana?"tanya papa Rendi lagi.Dan mama Angel menceritakan kejadian tadi siang saat tidak sengaja melihat Nara.
Mereka berdua lantas diam ,lagi pula sudah wajar bukan Nara sudah berkeluarga setelah rasa sakit hatinya 4thn silam karena keluarga mereka
Sedangkan di kafe sudah menunjukkan pukul 11 malam,waktunya Nara ,Dona dan Mita untuk menutup kafe ,yah mereka yg shift malam ini,Setelah semua selesai mereka siap pulang ke rumah masing-masing.
"kamu beneran Nar?ga perlu kita antar?sudah tengah malam dan sepi loh ,kalau kita pulang bertiga kan lebih aman"tawar Dona yg di angguk i Mita,Dona dan Mita satu kost tapi berbeda arah dengan Nara,
"tidak usah Don,Mit,aku gpp sudah biasa kan kalau shift malam,lagian jalan menuju kostku rame kok,lagian kasihan kalian nanti kalau harus bolak balik ,gak usah aku gpl kok"tolak Nara karena emang sudah biasa kalau shift malam pulang sendiri kalau tidak satu shift dengan Yoona,yah meskipun tidak satu kost dengan Yoona tapi setidaknya mereka searah.Akhirnya mereka memutuskan pulang.
Entahlah hari ini sepertinya Nara emang sial,ban sepedanya bocor saat tengah malam dan keadaannya sangat sepi,mau menelpon Bima pun sungkan bagaimana kalau Bima sudah tidur, akhirnya Nara memutuskan untuk menuntun ban sepedanya dengan hati yg waspada dan tentunya takut apalagi Nara sendirian.Firasat buruk itu datang ada 2 laki-laki tengah mabuk menghadangnya sungguh Nara ingin menangis karena sudah takut duluan ,
"eh ada mbak cantik,kenapa ban sepedanya mbak?bocor ya kasian,sini abang bantuin"salah satu pria mabuk itu berkata dan menghampiri Nara
"ti ti tidak usah bang, saya bisa sendiri"ucap Nara yg gagap dan berusaha untuk tetap sopan,siapa tau dengan begitu pria itu tidam jadi mengganggunya,tapi sepertinya dugaan Nara salah pria satunya maju dengan langkah cepat dan merebut motor Nara,spontan Nara berteriak meminta tolong dengan keras,tapi kedua pria itu hanya tertawa ,"mbak jangan teriak teriak percuma,mending main sama kita yuk pasti enak"ucap pria yg buncit perutnya itu dan sang satu kurus tinggi hanya tertawa.
Demi apapun Nara ketakutan,dia harus melarikan diri segera mungkin,biarlah jika pria mabuk itu ingin motornya ,yg penting Nara selamat.
"mas tolong saya mas saya di rampok?"ucap Nara sambil melihat ke arah belakang pria mabuk itu ,dan sontak saja kedua pria mabuk itu menoleh,tanpa aba-aba Nara berlari sekuat tenaga entah kemana,yg penting lari ,"sial wanita itu menipu kita,kejar sebelum dia melaporkan kita ke polisi"ucap pria buncit itu"tapi kita kan dapat motornya bang"jawab pria kurus
"bodoh loe ya ,kita kejar dulu wanita tadi kan lumayan dapat wanita cantik dan motor"jawab pria buncit dan langsung di setujui sama pria kurus itu mereka mengejar Nara,sedangkan Nara seperti kehabisan oksigen Nara hanya berharap ada seseorang yg akan menolongnya,
"brukkkk"Nara menabrak seseorang
"Nara ,nara ,kamu kenapa "tanya pria itu
__ADS_1
siapakah pria ituuu??dan bagaimana bisa ada pria itu tengah malam?????
maaf ya kalau ceritanya gak menarik ,ini cerita pertama saya ,dan masih banyak belajar,tolong bantu like dan komen ya ,,saran boleh banget kok.