KESALAHAN (Setelah Bercerai)

KESALAHAN (Setelah Bercerai)
Masih Beruntung


__ADS_3

"to,to,tolong aku mas"ucap nara dengan Nafas yg tersengal sengal,


Tampak 2 pria itu semakin dekat dengan Nara dan Varo,benar pria yg di tabrak Nara adalah Varo,kedua pria mabuk itu tampak kelelahan juga,


"dasar pria pengecut"ucap Varo memandang kedua pria mabuk itu"mangsanya selalu saja wanita, kalian banci?"imbuh Varo dengan santainya"percuma kalian kalau melawanku,saat ini polisi menuju kesini,tapi kalau kalian mau masuk rumas sakit sih gue hadepin,pilihan ada di tangan kalian sendiri"Varo tetap santai , seperti tidak takut pada pria mabuk itu.


Kedua pria mabuk itu tampak berpikir,dari segi badan saja sudah kalah telak,Varo tinggi dan juga gagah,mereka berdua tampak saling pandang dan tanpa di duga mereka memilih kabur,Varo hanya tersenyum geli melihat kedua pria mabuk itu


"Nar loe gpp kan?"tanya Varo pada Nara yg masih terlihat ketakutan,Nara hanya menggeleng pelan "emang kamu beneran telfon polisi Var,,?kapan?"tanya Nara penasaran.Varo hanya tergelak dengan pertanyaan Nara yg entah karena bodoh atau masih belum bisa berpikir,kapan juga dia menelpon polisi.


"cara menghadapi banci kayak mereka ya dengan berbohong Nar,buat apa sih ngotorin tangan buat banci,kalau kamu sudah di *****-***** ,baru akan ku buat mereka masuk liang lahat."jawaban Varo membuat Nara sadar bahwa dia bodoh bertanya seperti tadi,padahal Nara juga sudah kenal Varo dulu ,dan tau bahwa Varo anti ribet check orangnya.


"tapi motorku bagaimana Var, jangan-jangan mereka sudah membawanya ya"Nara tampak sedih dengan mengingat motor matic hasil kerja kerasnya.


"Motor loe dimana?ayo kita samperin kalau masih rejeki ya berarti itu motor loe,kalau udah gak ada ya bukan rejeki loe lagi" jawab Varo dengan santainya,gak tau aja bahwa motor itu baru selesai nyicilnya,Nara hanya menunjuk ke arah ia tadi kabur dan berjalan di ikuti Varo di belakangnya.


"loe udah biasa pulang malam kek gini sendiri Nar?,suami loe gak jemput?"pertanyaan Varo membuat Nara kaget ,dan menoleh ke arahnya


"suami ,suami siapa?aku belum menikah dan aku masih janda akibat di cereaikan sepupumu 4thn lalu Var ,trauma aku tuh"dan jawaban Varo membuatnya kaget juga ,lantas siapa pria di Restoran saat itu,apa mungkin pacar??saat sedang berpikir tampak Nara sedang senang melihat motornya masih keadaan semula


"syukurlah, motorku masih ada Var masih rejeki aku nih,"Ucapan syukur Nara membuat Varo terkekeh


"belum lunas ya Nar motor loe?"Nara menoleh ke arah Varo "enak aja udah tau baru selesai kan kalau di rampok nelangsa aku "jawab Nara cemberut.,Varo hanya tertawa melihat Nara yg sangat lucu.


"Ayo gua anter pulang,jangan khawatir motor loe taroh dulu di depan klub seberang itu ,besok gua anterin ke kost loe ,lagian motor juga bocor gitu"ajak Varo membuat Nara senang masih beruntung bertemu Varo malam ini.kebetulan klub itu emang tutup pagi,jadi masih sempat besok di ambil.

__ADS_1


Di dalam mobil Varo ,mereka hanya diam sampai saatnya Nara bertanya"Kamu kok bisa malam-malam di sana Var ngapain?"tanya Nara penasaran


"loe masak gak bisa nebak sih Nar ,parah banget deh"tampak Nara berpikir dengan jawaban Varo,


"Emang aku harus nebak,yah mana aku tau aku kan bukan cenayang"Varo tertawa entahalah Nara begitu polos atau emang bodoh,Varo jadi sedikit tau alasan sepupunya itu cinta mati sama Nara ini.


"loe tau tempat kita nitipin motor loe tadi kan?*Nara hanya mengangguk dan sejenak


"oh kamu mau ke klub,pantes aja malem-malem gini"Varo benar-benar tertawa kali ini,Nara hanya mengerucut.Akhirnya sampai juga di kost,sebelum turun dari mobil"terimakasih ya Var,beneran deh aku gak tau kalau gak ketemu kamu tadi,makasih banyak ya Var,"ucap Nara tulus


"loe kayak sama siapa sih Nar,oh iya besok gua anterin ke kafe aja ya ,mungkin besok gua sedikit repot juga ,loe gak boleh nolak pokoknya oke,kalau gitu gua cabut ya,bye bye Nara"tanpa menunggu jawaban Nara, Varo langsung pergi begitu saja,Nara hanya bisa menggelengkan kepalanya ,masuk kost mandi dan tidur adalah pilihan yg tepat.


08.35


"kamu gak punya rumah , pagi-pagi sudah nangkring minta sarapan di rumah orang"candaan Reno hanya mendapatkan respon kekehan dari Varo ,mama Angel dan papa Rendi hanya menggelengkan kepalanya ,sudah biasa mereka sudah tua masih aja kayak bocah.


"padahal gue punya tawaran menarik dan juga informasi menarik ,kalau loe buat mood gue jelek gak bakal gua kasih deh"ancaman Varo membuat Reno mengernyitkan dahinya ,heran aja pagi-pagi begini Varo sudah bersikap aneh,


"sudah-sudah makan dulu ayo ,kalian harus ke kantor kan,nanti di lanjut di kantor aja kalau mau berantem lagi"ucap mama Angel ,dan mereka segera sarapan berlanjut berangkat ke kantor bersama ,Varo dan Reno sedangkan papa Rendi sendiri mau bertemu kolega di luar kota.


Reno yg menyetir tengah fokus dengan jalanan yg mulai sedikit macet ini.


"Nara belum berkeluarga Ren"ucapan tiba-tiba Varo membuat Reno mengerem mendadak,untung saja tepat lampu merah.


"gila loe ya Ren , sudahlah gua lanjut cerita di kantor aja, gua gak mau mati dulu, belum kawin juga"Varo menyesal bicara hal sensitif ini di dalam mobil apalagi Reno yg nyetir.Reno setuju dia harus fokus di jalanan ini

__ADS_1


sampai di kantor,mereka berdua di sambut para karyawan dengan sedikit membungkuk kan badan kepada atasannya dan berucap selamat pagi,serta hanya di angguki oleh Reno , mereka menuju lift dan menekan angka 30 di lift khusus ceo menuju ruangan Reno.


'maksud kamu tadi Var ,kamu tau dimana?"tanya Reno yg amat sangat penasaran


"loe benar-benar gak sabar ya kalau menyangkut mantan istri,oke tenang dulu gua ceritain"jawab Varo,Varo pun menceritakan semua kejadian tadi malam yg dia gak sengaja ketemu Nara ,dan preman banci ,awalnya Varo ingin merahasiakan ini ,tapi melihat Reno masih punya kesempatan membuat Varo iba juga.


Reno yg mendengar cerita Varo sangat kaget , ternyata begitu susah selama ini Nara setelah dia meninggalkannya.


Dulu Reno juga memberi harta gono gini kepada Nara , walaupun mereka nikah siri tapi Reno gak bakal tega membiarkan Nara terlunta-lunta.Tapi sayang Nara mengembalikan semua itu kepada pengacara keluarganya dan memutuskan kontak.


"loe masih ada kesempatan Ren,kalau benar-benar serius loe kejar lagi ,jujur tadinya gua mau merahasiakan ini,tapi gua gak tega sama loe"ucapan Varo benar ,Reno masih punya kesempatan untuk kedua kalinya,dia harus berjuang lagi dari awal


"iya gua gak akan mundur sampai janur kuning melengkung Var ,thanks loe emang sepupu dan sahabat terbaik gua"jawab Reno dengan semangat 45nya.


"Tapi gak gratis tau,gua minta biarin gua tidur dulu bentar ,beneran gua pusing semalem gua kurang tidur"permintaan Varo yg langsung di setujui Reno, itung-itung sebagai rasa terimakasih telah menyelamatkan wanitanya ralat mantan yg masih sangat melekat pada hati dan pikirannya.


Tanpa tau Nara shift apa hari ini ,Reno mendatangi Kafe tempat Nara bekerja pada jam makan siang dengan membawa motor matic Nara,saat memasuki kafe tidak ada Nara terlihat ,"jangan-jangan shift malam lagi"ucapa Reno dalam hatinya


"Mas Reno"panggilan Nara saat mereka berpas pasan di luar ,Reno sangat senang gak sia-sia dia kesini.


"ngapain masih kesini mas?kan aku udah pernah bicara sama kamu mas?"perkataan Nara membuatnya mematung....


"segitukah kamu membenciku nar?"dalam hati Reno berkata .


Gamsahanida guyssssss

__ADS_1


__ADS_2