
Di Tempat lain Bayu sedang meeting bersama koleganya di sebuah kafe,sekilas Bayu seperti melihat Reno dan seorang wanita dan juga Jenni ada disana,Bayu memperhatikan mereka ternyata masuk ke dalam kafe. Setelah selesai dengan pekerjaannya Bayu hendak meninggalkan kafe.
"Bayu"teriak Jenni ,Bayu langsung menoleh ke arah Jenni.
Terlihat jelas Reno tak menyukai dirinya.
"kenalin ini teman gue yg gue ceritain kemarin"Jenni mengenalkan mereka bertiga dengan antusias,Bayu terkejut.
"jadi ini mantan tunangan teman kamu"pertanyaan Bayu membuat Reno kaget,Bayu tersenyum sinis ke arahnya.Jenni jadi bingung melihat aura tegang 2 pria ini. Sedangakan Zi hanya diam.
",aku bisa bicara sama kamu Jen?"tanya Bayu,Jenni langsung mengangguk ingin segera mengakhiri suasana akward ini.
Sebelum pergi Reno menatap tajam Bayu,tapi Bayu hanya tersenyum sinis.
"loe kenal sama mereka Bay,kok gue ngerasa salah ya, kenalin mereka tadi ke loe "tanya Jenni dengan perasaan tidak enak.
Bayu masih diam,dia juga bingung baru kali ini kepo dengan urusan orang lain.
"aku hanya sekedar tau dengan pria tadi Jen,dia mantan teman aku"Jawab Bayu
Jenni tampak terkejut,dunia memang sesempit ini bukan.
"Dan aku menyukai mantan istrinya Jenn"pernyataan Bayu lagi-lagi membuat Jenni kaget.
"sebentar, sebentar"Jenni masih belum begitu mencerna omongan Bayu.
"maksud loe yg mana?tadi juga mantan istrinya,gue juga baru tau kalau Zi pernah menikah dengannya"imbuh Jenni
Bayu juga terkejut lantas bagaimana dengan Nara,apa memang Nara sudah tau dan emang itu pilihan Nara.
"bukan yg tadi Jen tapi yg satunya yaitu teman aku"jawab Bayu lirih.
"ini gila Bay ,apakah ini masuk akal dan kenapa gue juga ikut hadir di antara kalian,bukannya ini gila"Jenni berkata dengan tidak santainya,bagaimana bisa dia teman Zi dan juga teman Bayu,Rumit sekali.
Bayu mengangguk setuju,
__ADS_1
"loe tau Bay ,Zi kesini untuk mendapatkan Reno lagi ,gua bingung bagaimana bisa dan gua dengar Reno balikkan sama mantan istri satunya,dan sekarang loe suka sama siapa namanya?pokoknya mantan Reno yg pertama"perkataan Jenni membuat Bayu berdecak
"namanya Nara"jawab Bayu
"ah iya Nara ,gua gak tau tapi bagaimanajelasnya hubungan rumit mereka,tapi yg aku tau dari Zi kalau Reno hanya ada rasa bersalah pada Nara,yah walaupun Zi sendiri juga gak yakin sih"Jenni menceritakan apa yg dia tau dari Zi tadi.
"brengsek, kalau sampai Reno mempermainkan Nara"Ucap Bayu yg juga di setujui Jenni.
Zi dan Reno berada di apartemen Reno,bagaimanapun ini pertama kali Zi masuk apartemen yg harusnya dulu menjadi apartemennya juga.
Zi duduk di sofa dan Reno sedang mengambil minuman untuk Zi , Reno ingin masalah ini di bicarakan dengan benar.
"Zi bukankah aku sudah bilang bahwa yg kucintai hanya Nara, kenapa kamu masih ngeyel"Ucap Reno lembut,dia hanya ingin berbicara santai namun tegas.
Zi tersenyum manis sebelum menjawab"benarkah Ren,apa kamu yakin kamu mencintainya atau hanya rasa bersalah?"
Reno terdiam dia tersentil dengan ucapan Zi barusan,tidak mungkin hanya rasa bersalah.
"Ren ,aku dulu setuju bercerai denganmu karena aku hanya ingin kamu menyadari perasaanmu padaku,tapi ternyata hati kecilmu sampai sekarang masih menyangkalnya,aku tau setelah kita bercerai kamu masih memantau ku dari jauh,Ren pikirkanlah sebelum kamu lebih jauh menyakiti Nara,aku pamit karena pembicaraan ini tidak akan pernah selesai kalau hatimu masih ngeyel.",dan setelah itu Zi keluar dari apartemen.
POV Reno
Dulu aku benar-benar hancur setelah bercerai dengan Nara,tapi setelah aku di kenalkan dengan Zi gadis cantik,lucu dan periang itu , sedikit membuatku terasa nyaman.Kadang juga jantungku berdebar debar dengan tingkah lakunya.
Padahal perkenalanku dengan Zi sangat singkat ,tapi waktu aku di suruh bertunangan dan menikah dengannya aku tidak menolak.
Zi selalu berusaha membuatku bahagia dengan caranya ,tapi aku selalu berusaha untuk tidak jatuh cinta dengannya karena aku mencitai Nara.
Setelah menikah dengannya setiap hari kami tidur seranjang tapi aku tidak bisa menyentuhnya,karena aku selalu ingat wajah Nara yg sendu. Apa ini hanya rasa bersalah karena meninggalkannya begitu saja.
Aku memutuskan untuk bercerai dengan Zi ,aku tidak sanggup hidup berdua dengannya ,tidur seranjang ,memandangi wajah Zi yg terlelap,senyumnya yg ceria membuat hatiku bergetar.
Setelah bercerai dengan Zi ,aku bagaikan orang kehilangan arah untuk kedua kalinya,aku merindukan Zi ,semua tingkah lakunya Zi aku merindukannya .Aku terus saja memantau dari kejauhan, berusaha membantu dia kalau dalam keadaan yg sulit.
Hingga saat Oma meninggal,aku dan keluargaku memutuskan kembali ke Indonesia,dan takdir Tuhan tidak ada yg tau,aku bertemu dengan Nara lagi.
__ADS_1
Bahagia ,tentu saja,orang yg selalu terbayang kini aku melihatnya lagi.
Hingga aku memutuskan mengejar dan menjalin rajut kasih lagi,tapi aku merasa berbeda dengan dulu,tidak senyaman saat aku bersama Zi ,aku sungguh bingung saat aku bersama Nara bayangan Zi kini yg datang. Bukankah aku brengsek.
Hingga aku memutuskan untuk melamar Nara karena aku tidak ingin kehilangannya lagi.Tapi kali ini pun berbeda tidak ada rasa getaran yg aku dulu rasakan saat melamar Nara dulu.
Karena Zi menyusulku kesini,aku terus menyangkal aku tidak jatuh cinta pada Zi.
Apakah omongan Zi benar bahwa hanya ada rasa bersalahku pada Nara dan aku sudah jatuh cinta pada Zi tapi aku menyangkalnya.?
Lalu aku harus bagaimana sekarang ,kenapa aku baru menyadari ini setelah semua yg aku perbuat pada Nara.
POV selesai
Sore menjelang malam telah tiba ,hari ini Yoona,Dona dan Nara yg bekerja malam.
Nara sangat terlihat tak biasanya,tak semangat dan banyak melamun, Yoona yg memperhatikan sahabat nya itu memutuskan akan menginap setelah selesai bekerja nanti.
Semakin larut dan mereka selesai dengan pekerjaaan,Yoona yg kebetulan tidak membawa kendaraan langsung nagkring di jok belakang motor Nara.
Nara tau Yoona sudah peka dengan sikapnya selama bekerja tadi ,lagian Nara benar-benar butuh seseorang saat ini dan Yoona adalah pilihan yg tepat.
Mereka di dalam kamar setelah selesai mandi ,Nara menceritakan semua kepada Yoona. Tentu saja Yoona sangat marah
"brengsek tuh Reno , beraninya dia permainin hati kamu lagi akan aku hajar dia"Yoona menggebu-gebu
"nangis gapapa Nar ,ada aku kok"ucap Yoona lagi yg melihat Nara menahan air mata, Seketika Nara langsung menangis, Yoona langsung memeluk sahabatnya itu,mencoba menyalurkan kekuatan.
"aku harus bagaimana Yoon"tanya Nara dengan terisak
"kamu harus pergi Nara,dia sudah tidak mencintaimu dari lama,jadi kamu harus pergi,biarkan si brengsek itu"jawab Yoona tegas"ini sudah kedua kalinya Nar,dan kamu tidak salah ,dia yg salah pria brengsek itu,udah di kasih hati gak tau diri ,aku sumpahin keselek tuh orang"umpat Yoona untuk Reno.
Nara terdiam setelah menangis cukup lama,Yoona malah yg tertidur pulas,Nara merenung ,dia ingat saat Reno melamarnya beberapa hari yg lalu , surprise yg romantis, apa itu hanya kebohongan Reno,atau kebodohan Nara yg memberi kesempatan kepada Reno.Padahal Nara sangatlah terharu dengan semua perlakuan Reno .
Dan kali ini dia harus mengalah lagi,kali ini dia harus terluka lagi,kali ini dia harus pergi lagi,dan banyak kali ini yg akan di hadapi.
__ADS_1
(apakah aku harus pergi) tanya Nara pada hati kecilnya