
"sebenarnya apa yg ingin mas sampaikan?dan apakah aku tidak menggangu pekerjaanmu karena ini belum jam istirahat?"tanya nara segera memutuskan pandangan
"tidak ara,hari ini aku meluangkan jadwal 2 jam kedepan ,baiklah sepertinya kamu tidak mau basa basi aku akan menceritakan semua ,dan setelah ini keputusan ada di tanganmu"jawaban reno membuat hati nara kembali bergetar,ada apa sebenarnya
"sebelumnya aku mau minta maaf atas nama oma , beliau sudah meninggal 1thn yg lalu"ekpresi nara begitu kaget mendengar bahwa oma telah tiada,namun nara memilih mendengarkan kelanjutan cerita Reno.
"oma mengidap tumor otak stadium akhir,saat kami sekeluarga ke china ,oma sudah terbaring lemah di ranjang Rumah sakit,jujur saja saat itu aku membenci oma walaupun keadaannya begitu sakit,oma menyuruh aku menceraikanmu yg sangat aku cintai,"sejenak Reno memandang Ara ,tapi Ara tampak biasa saja,"aku disana tidak bisa menghubungimu karena aku tau bagaimana terlukanya kamu dan aku memilih membiarkan hatiku juga tersiksa ,tapi aku juga berharap kamu bisa memaafkanku,saat aku begitu merindukanmu dan aku sudah tidak bisa menahannya aku mencoba menghubungimu tapi sayang kamu mengganti nomer dan juga menghapus sosmed kamu,saat itu aku berfikir mungkin kamu sudah sangat membenciku ,lalu aku mencoba bangkit inilah hukumanku karena meninggalkanmu,aku mencoba berdamai dengan hidupku aku lalui semua dengan rasa bersalah yg selalu bersarang di dadaku,dan setelah oma meninggal kami memutuskan kembali ,tanpa sengaja aku bertemu denganmu ,aku begitu ingin memelukmu tapi aku takut ara,maaf aku terlalu pengecut ara"cerita panjang Reno membuat mata Nara berkaca-kaca , ternyata selama ini Reno juga sangat menderita
"aku tidak tau harus bagaimana sekarang mas,setelah mendengar ceritamu aku semakin tidak tau ,benar aku membencimu tapi kamu juga tidak sepenuhnya salah dan benar kamu memang pengecut mas,lalu sekarang apa yg mas harapkan setelah 4thn,bahkan setelah oma meninggal pun beliau tidak memberikan restunya untuk kita?"tanya Nara dengan segala kebingungan di otaknya.
"kalau boleh jujur dan mungkin ini tidak tau diri ara,tapi aku ingin kembali denganmu aku benar-benar tidak bisa melupakanmu ,bahkan setelah 4thn kamu tetap ada di hatiku ara,dan soal oma dia merestui kita nara bukan karena sakit tapi dari awal pernikahan kita"ucap Reno dengan sungguh-sungguh menatap mata Nara
"lalu kenapa kita harus bercerai mas ,apa alasannya?maaf mas mungkin kalau memaafkanmu aku sudah memaafkanmu,tapi untuk menerima mu kembali aku tidak bisa mas,bukan karena aku membenci mu ,tapi hatiku hanya belum siap,dan jangan menunggu ku karena tidak akan ada kepastian."jawaban Nara membuat hati Reno bagaikan di tusuk ribuan duri,Nara menolaknya dan bukankah pantas ia dapatkan??
"Aku pamit mas,dan aku mohon jangan temui aku lagi atau datang ke kafe tempatku bekerja,aku tau kamu bisa ke kafe manapun asal jangan ke kafe tempatku bekerja,dan satu lagi jangan membuat Varo datang juga atau mama Resti mas , sungguh aku akan memaafkanmu ,dan jika kita memang di takdirkan berjodoh aku yakin suatu saat nanti cepat atau lambat kita pasti bersatu,dan kalaupun kita bukan berjodoh aku harap ada jodoh yg lebih baik dari aku mas,aku pamit"setelah mengucapkan apa yg ada di hatinya, Nara pamit sedangkan Reno hanya diam mematung melihat Nara keluar ruangannya tanpa meminum atau memakan yg sudah Reno sediakan di mejanya,bahkan Reno belum sempat menjelaskan alasan oma ,tapi nara sepertinya tidak ingin mendengarkan lagi.
Varo yg melihat Nara keluar dari ruangan Reno ,segera masuk ingin tau apa yg sebenarnya terjadi ,karena dari raut wajah nara tampak berkaca-kaca matanya,Varo juga kaget setelah masuk melihat Reno hanya diam mematung kenapa sih 2 orang itu.
__ADS_1
"Ren,loe gpp kan?loe masih sadar kan"tanya varo dengan melayang-layangkan tangannya tepat di depan wajah Reno.
Reno yg kaget langsung melihat Varo dan berkata"aku tidak ada harapan var,ara melarang kita semua menemuinya dengan begitu dia akan memaafkanku"ucapan Reno yg begitu sedih membuat Varo iba,ternyata Nara benar-benar ingin menjaga jarak dengan keluarga Reno.Tanpa berkata Varo hanya menepuk-nepuk punggung sepupunya itu,satu kata Kasihan.
Di sebuah taman Nara duduk di bangku panjang sambil makan ice cream yg di belinya tadi ,dia merenung belum sempat dia tadi mendengarkan alasan kenapa oma menyuruh mereka bercerai,nara sudah pergi dulu ada penyesalan kenapa tidak mendengar kan dulu tadi, mungkin emang begini takdirnya mungkin emang begini jalan yg harus di laluinya,dia menerawang kejadian saat tadi di kantor Reno,melihat wajah Reno yg sendu membuat Nara berpikir ,apa mungkin selama 4thn Reno masih menyimpan rasa?bukannya tidak percaya tapi jika di pikir dengan logika pasti banyak wanita-wanita yg ingin bersanding dengannya.Lagi asyik melamun tiba-tiba ada seorang anak kecil bekisar umur 3tahunan sedang menangis,Nara menghampirinya
"anak ganteng kenapa menangis?,papa dan mama mana?"tanya Nara dengan lembut
"huuua ,huaaa ante ana mama?"dengan bahasa cadelnya bocah kecil itu malah balik bertanya,"cup,cup anak ganteng tante anterin cari papa dan mamanya ya yuk"ajak nara dan menggendong bocah itu,dan bocah gembil itu mengangguk.
"terimakasih nak ,tadi oma tinggal beliin ice cream,delon nya malah pergi oma sangat khawatir"jelas oma delon pada nara
"tidak apa-apa bu,tadi saya berniat mencari orang tua delon"jawab nara sambil tersenyum, akhirnya dia tau nama bocah gembil lucu ini.
"bilang terimakasih pada tante delon"suruh oma pada delon
"maaci ante antik"ucap delon yg langsung mendapat ciuman dari nara.
__ADS_1
"nama kamu siapa nak"tanya oma
"saya Nara bu,kalau ibu?"balik tanya nara pada oma
"saya oma farah nak,kalau begitu kami pamit ya nak karena ada urusan ,ini nak jikalau nak nara pengen pergi main"pamit oma farah sambil menyerahkan kartu namanya,nara tampak memandangi kartu nama yg tertulis
*Butik Baju Farahani*beserta alamat
"iya bu kalau saya libur ,saya akan main kapan-kapan"bye bye delon gembil,Delon hanya tertawa kecil sambil melambaikan tangannya.
Oma Farah tampak tersenyum seperti ada niat yg tersembunyi,melihat nara yg keibuan dan cantik ,apakah dia sudah bersuami kalau belum ingin sekali ia mengenalkannya pada anaknya yg berstatus duda itu.Siapakah pria ituu???
Pertama-tama saya sebagai author ingin meminta maaf kepada para readers, karena kesalahan saya atas salah satu nama tokoh yaitu mama Angel ,yg sebenarnya bernama Resti Anjani Adibasgara,karena kelalaian othor jadi salah nama deh,Saya akan berusaha lebih teliti lagi dan akan tetap menggunakan nama Resti Anjani Adibasgara,mohon para readers mendukung karya baru saya ini,🙏🙏
Tinggalkan jejak setelah membaca ya bestie dengan like dan komen serta saran,
saya ucapakan gamsahamida 🤗
__ADS_1