KESALAHAN (Setelah Bercerai)

KESALAHAN (Setelah Bercerai)
Tidak akan Menyerah


__ADS_3

"aku ingin bicara 4 mata sama kamu Ara,aku gak perduli kalau kamu gak mau aku akan terap memaksamu dan aku akan menunggumu disini"kali ini Reno benar-benar tidak akan menyerah , Reno harus menjelaskan semuanya.


Tampak Nara sedang berpikir, sepertinya ide Reno tidak buruk,Nara juga butuh penjelasan atas 4thn lalu.


"oke aku akan ke kantor kamu mas kalau aku libur,untuk sekarang mas tunggu aja"jawaban Nara membuat Reno senang bukan kepalang,"kamu kapan libur Ara?"tanya Reno sudah tidak sabar.


"aku kan nyuruh kamu sabar dan tunggu mas,aku yg akan datang"ucap Nara dan berlalu "oh iya makasih telah mengantar motorku mas"Nara hampir lupa untuk mengucapkan terimakasih,tak perlu di tanya kenapa motor Nara sama Reno ,karena Nara sudah tau jawabannya,Varo pasti sudah menceritakan semua pada Reno karena Nara tau sedekat apa mereka.


Reno tampak seperti anak kecil yg mendapatkan hadiah ,dia tersenyum sendiri bak orang gila ,membuat para karyawannya bingung melihat tingkah bos yg sangat aneh itu,Varo yg melihatnya juga heran apa mungkin semua berjalan lancar dengan Nara..


Di kost Nara berpikir apa keputusannya tadi benar dengan mengajak Reno bicara ,lalu setelah yg akan di jelaskan Reno nanti membuat hatinya kembali terbuka , sebenarnya bagaimana saat ini hatinya?entahlah dia akan memutuskan setelah menemui Reno.


Ponsel Nara berbunyi tertulis ibu di layar hpnya segera Nara menjawab telfon itu


"hallo nak ,bagaimana kabarnya kok lama tidak telfon ibu"tanya ibu Nara


"iya bu maaf Nara sangat sibuk di kafe ,jadi belum sempat telfon ibu,ibu bagaimana kabarnya ,sehat kan?"jawab Nara


"ibu sehat nak,kamu juga sehat kan ,jangan telat makan,ibu di rumah sama ponakan mu ini," terdengar suara ibu yg ceria


"ih nara kangen deh sama bocah gembuel itu bu,bu nanti Nara telfon lagi ya ini nara mau berangkat ke kafe ,nara shift malam bu"pamit Nara


"hati-hati nak ,kalau pulang malem nginep aja di rumah Yoona jangan pulang ke kost sendiri"khawatir ibu


"siap bu,salam buat gembuel dan kakak ya bu,"pamit nara dan segera memutuskan panggilan,Nara segera berangkat bekerja dia memutuskan untuk tidur di kost Yoona,karena kejadian kemarin malam membuatnya trauma,


Di kafe tepat pergantian shift.Kafe semakin malam semakin ramai,dengan segala aktifitas di tempat kerja membuat waktu terasa sangat cepat,


"praaanggggg"bunyi gelas pecah memekik telinga,semua pelanggan menoleh ke sumber suara dan di situlah Yesil gugup karena ia yg memecahkannya ,Nara segera menghampiri "kamu ga papa Yes,apa tanganmu terluka?"tanya Nara dengan khawatir,Yesil hanya menggeleng sebagai jawaban,"maaf ,maaf, silahkan di lanjut"ucap Yoona meminta maaf kepada para pelanggan,Nara membawa Yesil ke belakang sedangkan Yoona membersihkan serpihan gelas ,di belakang Yesil merasa bersalah "maaf ya mbak , gara-gara gak fokus aku jadi teledor"ucap Yesil dengan mata berkaca-kaca

__ADS_1


"ga papa yg penting kamu gak terluka ,kamu lagi gak enak badan ya?"tanya Nara yg melihat Yesil seperti tidak biasanya


"AKU ,aku,aku habis lihat Dika mbak"pecah sudah tangis yg di tahan sedari tadi ,Nara hanya bisa memeluk Yesil ,Nara tau hubungan Yesil dan Dika sudah berakhir 1thn yg lalu ,tapi Nara tidak berani bertanya untuk saat ini.


"Yes kamu tenangin diri disini dulu ya,mbak akan ke depan bantuin Yoona ,kamu nanti kalau udah tenang ke depan aja ,gpp kamu gak usah khawatir aku dan Yoona akan bantu kamu kok okay"dan Yesil hanya mengangguk.


Sampai depan pelanggan masih ramai ,Yoona tampak bingung ada apa dengan Yesil?"kenapa Yesyes Nar"tanya Yoona dengan berbisik,Yoona memang memanggil Yesil dengan yesyes,


"ketemu mantan katanya"jawab Nara dengan berbisik juga"kayak kamu dong Nar ketemu mantan juga"Yoona menjawab dengan terkikik geli ,entahlah kenapa sih mantan slalu menghantui.Tak terasa setengah jam lagi kafe akan tutup dan Yesil sudah kembali ke depan sedari tadi ,Yesil tau dia harus profesional,dan tinggal bersih-bersih,pintu kafe sudah di tutup,


"kenapa yesyes seyeng dengan mas mantan?"Yoona bertanya dengan setengah meledek,Yesil.mendengus sebal,


"tau gak sih ,si Dika tunangan dong ,gila gak sih baru 1thn loh putus dan hubungan kita dulu 1thn masak udah move on,dan lebih membuatku nangis tadi,dia datang langsung ke aku dan bilang mau tunangan dengan pilihan ibunya"jawab panjang lebar Yesil sambil menyapu,sedangkan Nara dan Yoona dengan pekerjaannya masing-masing mendengarkan


"lah bagus dong dia bilang ke kamu ,biar nanti kamu gak kaget"jawab Yoona


"mbak ,mbak gak punya mantan ya atau jomblo seumur hidup"pertanyaan Yesil membuat gelak tawa Nara, dan Yoona ingin sekali melakban mulut yesyes itu


"lalu belum move on ?kok masih betah jomblo?"tanya yesyes lagi,


"sudah sudah ayo beberes dan pulang"Nara menengahi karena mereka saling melolot, lucu emang mereka,mereka segera bergegas pulang ,di depan kafe tampak Varo berdiri


"Varo ngapain?udah tutup loh kafe"tanya Nara heran melihat Varo.


"mau jemput kamu lah"jawabnya enteng,sedangkan Yesil dan Yoona melongo , kenapa sih Nara kenallannya cogan semua


"hah jemput?"Nara tampak bingung


"hay cewek-cewek kenalin gua Varo sepupu Nara"Varo mengenal kan diri

__ADS_1


"saya Yesil"


"saya Yoona"jawab mereka berdua dengan saling berjabat tangan


"kalian se arah kan?"Yesil dan Yoona mengangguk,Nara hanya diam mungkin Varo khawatir dengan Nara akibat kejadian kemarin,


"kita kan bawa motor mas"ucap Yesil,tampak malu-malu


"tenang aja gue akan ikutin kalian dari belakang"mereka bertiga hanya mengangguk,emang agak serem sih setelah mendengar cerita nara yg hampir di begal kemarin.Nara tidak tau bahwa di dalam mobil ada Reno ,karena kaca mobil dari luar gelap jadi Nara tidak mengetahui,semua ide ini adalah ide Reno,mana mungkin Reno membiarkan hal yg mengerikan akan menimpa Nara lagi.


Hari libur Nara akhirnya tiba ,Nara memutuskan untuk ke Kantor Reno,dengan mengendarai motornya, Nara sampai di gedung yg menjulang tinggi itu,terlihat gagah dan megah.Setelah memakirkan motornya Nara menuju lobi dan berakhir di depan meja Resepsionis."maaf mbak apa bisa bertemu dengan pak Reno?"tanya Nara dengan sopan


"maaf mbak ,apakah anda sudah membuat janji temu?"tanya balik mbak resepsionis


"belum mbak ,tapi bisakah mbak bilang bahwa Nara ingin. bertemu?"tampak mbak resepsionis itu berpikir dan segera menghubungi pak Vero selaku sekertaris pak Reno,setelah mendapat izin dari pak Varo ,dan pak Varo sendiri yg menjemput Nara di lobi,membuat mbak resepsionis penasaran siapa sebenarnya mbak cantik di depannya ini yg bernama Nara.


Mereka berdua berlalu dan menuju ke ruang pak Reno,"ini sangat mengejutkanku Nar ,loe datang kesini dan menemui Reno sendiri"ucap Varo yg hanya di senyumi tipis Nara,Varo semakin penasaran tapi nanti dia akan bertanya pada Reno.


"masuklah Nar ,Reno sudah sangat tidak sabar"Varo mempersilahkan masuk Nara


"terimakasih Var ,aku masuk dulu"Varo hanya membentuk tangannya dengan tanda ok.


Sejenak dada Nara berdetak kencang,dan sambil melihat ruangan mantan suaminya ini ,dulu selama setahun Nara belum pernah kesini karena memang pernikahan mereka bersifat rahasia.Tampak ruangan ber cat abu-abu dan hitam ,dengan tatanan rapi dan elegan bau harum dari pengharum ruangan ,sofa yg terlihat empuk dan mewah bingkai foto pemandangan yg estetik bisa di bilang sempurna .


"duduk dulu Ara"Reno mempersilahkan Nara,dan membuat pandangan nilai tentang ruangan suaminya ini seketika buyar,Nara mengangguk dan duduk di sofa empuk itu.


Di meja sudah tersedia minuman ice capuccino dan cemilan coklat,itu semua kesukaan Nara,jantung Nara seolah tidak terkontrol hanya dengan Reno mengingat makanan dan minuman kesukaannya.


"Ara ada yg ingin kamu tanyakan dulu?"sejenak mereka berdua bertatap mata ada sejenak rasa rindu yg sangat ingin di luapkan

__ADS_1


to be continued ya readers, terimakasih sudah membaca ceritaku,mohon tetap dukung karya pertamaku yaa....gamsahamida


__ADS_2