
Aku sempat melongo melihat Reno sudah nangkring di meja kafe ,bukannya kafe baru buka setengah jam lalu.
"Mbak Nara cepet ganti baju ,udah telat malah bengong lagi"tegur Yesil yg melihatku termenung melihat Reno.
Buru buru aku masuk ke belakang dan berganti seragam,ku poles sedikit bedak di wajahku serta lipbalm.Saat keluar Reno sudah tak di tempatnya,ah masa bodoh lah.
"cie,cie pagi pagi udah di apelin aja sama mantan"goda Yoona kampret saat kami menyiapkan pesanan pelanggan
"belum move on kali mantan"lanjutnya
Tidak mungkin selama 4thn dia sama sekali tidak mencariku ,mana mungkin dia belum move on.
"Nara"panggil Bima menghampiri ku dengan sebuah kantong kresek di tangannya,jangan lupakan senyumannya.Aku cukup terpesona dengan senyuman itu ,Bima orangnya Manis tapi berkulit putih,bukan hitam.
"di apeli calon pacar sekarang"bisik Yoona di telingaku , membuat ku sedikit berjingkat kaget.Dengan senyuman jahilnya Yoona berlalu mengantarkan pesanan.
Aku menyuruh Bima duduk ,di bangku kosong depan Meja pantry.
"apa itu Bim?"tanyaku menunjuk kantong kresek yg di bawa Bima
"ini kesukaan kamu,Lontong mie"jawabnya dengan bangga dan menyerahkan kantong itu padaku,kebetulan ini jam makan siang ,jadi kami bergiliran untuk makan,
Aku mengajak Bima ke sebelah kafe ,Disana ada bangku buat para karyawan kafe makan,tempatnya nyaman tidak terlalu terbuka dan tidak terlalu tertutup,tepat di belakang sebelah dapur kafe.
Aku membawa 2 mangkok dan Bima membawa 2 jus,kami makan siang bersama
Bima sudah menyatakan perasaannya padaku ,tapi aku masih belum menerimanya.Bima tak masalah dia bilang akan menungguku,tapi aku tidak mau memberi harapan palsu padanya,sejak awal aku sudah menegaskan bahwa hatiku masih belum siap.Tapi lagi lagi Bima menjawab dia siap dengan resiko kedepannya.
"kamu libur kapan Nar?"tanya Bima di sela kami makan
"Belum tau Bim,anak anak masih betah juga belum ada yg ngajuin libur"jawabku,
Karena kami karyawan kafe otomatis tidak ada tanggal pasti untuk libur,jadi kalau libur ya harus gantian.Karena kafe buka setiap hari.
"pengen ngajak kamu jalan"Bima memandangku
__ADS_1
"Bukannya kamu liburnya pas tanggal merah aja ya Bim?"tanyaku pada Bima
"iya Nar ,tapi aku bisa bertukar kok sama teman-teman,aku tinggal ikut jadwal libur kamu aja"jawabnya sambil mengelap noda di mulutku,aku melongo dengan perbuatannya,sedangkan Bima tersenyum manis sangat manis.Kadang aku berpikir kenapa Bima menyukaiku ?bahkan aku sudah jujur padanya bahwa aku adalah Janda.Tapi dia tetap tidak masalah,
"nanti aku kabari deh Bim kalau aku sudah libur"Bima terlihat senang,aku gemas sendiri melihatnya,lalu sebenarnya hatiku ini mau bagaimana??aku sendiri bingung.
Setelah makan siang kami selesai,Bima kembali ke hotel dan aku pun harus gantian dengan temanku untuk menjaga kafe.Kini giliran Yesil yg makan siang.
"enak ya mbak makan siang ada yg nemenin"lagi lagi Yesil menggodaku,
Yesil lebih muda 2thn dari ku dan Yoona,
"mangkanya cari pacar sono ,biar gak sendiri makan siangnya"bukan aku yg menjawab tapi Yoona.
"yeee,mbak sendiri juga jomblo,jomblo jangan teriak jomblo"jawaban Yesil menohok ,aku terkikik geli melihat tingkah mereka bagaikan tom and jerry.
Yoona melotot pada Yesil, sedangkan Yesil ketawa cekikikan sambil berlalu untuk makan siang"bocah sableng"monolog Yoona
"Nar ,kamu udah jadian sama Bima?*tanya Yesil yg membuatku mengernyit kan dahiku
"sebenarnya kamu suka gak sih sama Bima?"tanyanya lagi ,membuatku heran apa mungkin Yoona suka sama Bima?
Aku menggeleng lagi ,Yoona bedecak sebal melihat ku
"kamu gk usah mikir macem macem ,aku gak suka sama Bima,hanya saja tadi ada yg ngintipin kamu dengan wajah sendu saat kamu makan siang bareng Bima"ucapan Yoona membuatku melongo,siapa? sepertinya Yoona mengerti dengan raut wajahku lantas dia menjawab"mantan SUAMI"dengan penuh penekanan.
Hah apa ?mas Reno? kenapa dia ada disini lagi?saat asyik melamun para pelanggan kafe berdatangan jadi aku kembali fokus bekerja.
pov Reno.
4thn kami berpisah tak sedikit pun aku melupakannya,bagaiman bisa wanita yg sangat ku cintai itu ku lupakan, Setelah meninggalkannya dengan luka yg amat menyakiti hatinya aku selalu di hantui rasa bersalah,menyesal dan aku juga sangat tersiksa .
Dan hari itu saat aku pertama kali kembali ke Indonesia ,ku lihat kafe di seberang hotel tempatku menginap , kebetulan aku ingin minum ice kopi setelah hujan reda pun ibukota tetap panas.Aku berjalan menuju kafe itu betapa terkejutnya aku saat melihat sosok wanita yg selama ini ku rindukan ,rasanya aku ingin menghampiri dan memeluknya,tapi aku masih waras dia sedang bekerja.
ku perhatikan dia masih cantik seperti dulu ,hanya saja badannya lebih kurus.Niat awal hanya membeli kopi ,aku putuskan menambah toast kebetulan aku sedikit lapar dan agar aku bisa melihatnya lebih lama.
__ADS_1
Aku terus memandangi nya yg sedang bekerja ,Ara nama panggilan kesayangan ku untuknya,dia sibuk karena jam makan siang , ponselku berdering dan mama yg menelpon,pasti sudah ngomel menyuruh ku pulang ke rumah.Karena semakin rame aku memutuskan untuk kembali ke hotel lalu pulang,karena aku sudah tau kamu disini Ara.
pov Reno selesai
Aku merenung di kamar kost ku ,mengingingat perkataan Yoona sebelum kami pulang tadi.
"Nar bukan maksud aku ikut campur urusan mu,tapi aku sebagai sahabat mu,ingin kamu tegas nar ,kamu beneran sudah move on atau kamu emang sudah siap sama Bima,Aku hanya ingin kamu memastikan hatimu lagi ,agar nanti kedepannya kamu tidak menyakiti hatimu dan juga Bima"
huft kata kata Yoona memang benar ,aku harus tegas ,aku harus memastikannya ,setahun ini Bima yg selalu ada buatku,tiba tiba saja hatiku goyah saat melihat Reno,kalau Reno besok ke kafe lagi ,aku harus bicara dengannya.
Aku gak mau over thinking lagi hingga telat ke kafe seperti tadi,Besok aku masih shift pagi ,jadi kemungkinan Reno akan datang.
Aku memutuskan tidur.
11.30 kafe
Dugaanku benar Reno datang ,aku tau pasti dia ingin melihat ku atau bahkan ingin mengajakku mengobrol,
Aku memutuskan untuk makan siang terlebih dahulu ,Yoona mengerti jadi dia yg akan jaga sementara dengan Yesil.
"mas Reno"panggilku padanya,dia kaget dan aku melihat wajah bahagia setelah aku memanggilnya
"bisa ikut aku sebentar untuk makan siang"tanyaku lagi dan dia langsung mengangguk tanpa berpikir.
Aku mengajaknya ke tempat makan siang seperti aku mengajak Bima kemarin,aku tidak ingin basa basi lagi ,aku ingin ini cepat selesai jadi aku tau hatiku nanti harus bagaimana.
"jadi apa maumu mas?" tanyaku langsung membuatnya kaget "kenapa kamu muncul lagi setelah 4thn ,bahkan setelah kamu tau aku ada disini kenapa kamu tetap ke kafe ini?apa sebenarnya yg kamu inginkan mas?"pertanyaan panjang lebarku membuatnya diam,"Bukankah kita sudah selesai mas?"imbuhku
"Ara aku merindukan mu"jawaban mas Reno membuat ku kaget
"Rindu mas bilang?apa kamu bercanda?kita sudah selesai mas ,jadi aku mohon jangan temui aku lagi ,jangan ke kafe ini lagi ,aku tidak nyaman mas,"sungguh aku marah dengannya setelah 4thn berlalu dia bilang rindu?omong kosong,aku langsung bangkit dan kembali ke kafe, sebelum aku benar-benar pergi mas Reno berkata
"aku selalu mencintaimu ara,bahkan maupun dulu sampai sekarang hatiku masih namamu"ucapan mas Reno membuat seolah kakiku lemas ,aku tidak perduli lagi .
bagaimana nasibmu Reno ,hehehe
__ADS_1
nasibmu ada di tangan ku (author)