
Selain Susi, Rian dan Bayu, Rosa juga mempunyai teman-teman sebayanya di komplek perumahannya. Mereka adalah Yoga, Retno, Untari dan Gavin.
Mereka teman sebaya Rosa tp gak satu sekolah. Selain itu juga Bayu sering bermain dan menginap di rumah neneknya yang tepat berada dibelakang rumah Susi.
Bayu lebih memilih sering menginap dirumah neneknya ketimbang dirumah sendiri karena dekat dengan sahabat-sahabatnya.
"Wah sepeda baru niye." Kata Yoga mendekati Rosa yang sedang mencoba sepeda barunya. Rosa hanya tersenyum.
"Wah Sa, jadi tabungan elo udah cukup untuk beli sepeda?" Kata Rian mendekati Rosa. "Iya Yan, kemaren Papa nemenin kami pergi beli sepeda." Kata Rosa.
"Kami? Maksudnya? Dirga dan Sinta juga beli sepeda?" Kata Rian. Rosa mengangguk.
"Bagus dech, gue suka liat elo seneng." Kata Rian merangkul bahu Rosa.
"Makasih Yan." Kata Rosa tersenyum. Rian tertawa mengacak rambut Rosa.
"Maen sepeda yuk." Kata Untari mendekati teman-temannya. "Ayo, kita maen keliling komplek aja." Kata Gavin. "Ayo." Kata Retno. Merekapun bermain sepeda bersama.
Retno mendekati Rosa yang sedang duduk dibangku taman komplek. "Udah capek yach?" Katanya. "Iya Ret, kaki gue pegel." Kata Rosa sambil menggoyangkam kakinya.
"Iya, gue juga capek ach mau istirahat." Kata Bayu ikut duduk di bangku taman di samping Rosa. Rosapun menggeserkan duduknya.
"Elo gak pulang ke rumah?" Kata Rian. "Iya Bay, elo gak pulang kerumah?" Kata Gavin.
Bayu mengedikkan bahunya. "Males, mending nginep di sini, gue bisa berangkat bareng dengan Susi, Rian, dan Rosa ke sekolah." Katanya.
"Kaya'nya gak terpisahkan empat sekawan ini." Canda Yoga merangkul bahu Bayu. Semua tertawa.
"Gue cuma pengen menghabiskan hari-hari terakhir gue disini dengan kalian." Kata Bayu.
Mata Gavin membulat. "Emang elo mau kemana?" Katanya. " Bayu mau pindah ke Lembang, karena ortunya dipindah tugaskan kesana." Kata Rosa.
"Yang dibilang Bayu itu bener Vin, bahkan gue jg mau pindah ke Lembang karena Papa mau nungguin Nenek di sana, kasian udah tua, berdua aja, takut ada apa-apa." Kata Susi pelan.
__ADS_1
"Loh kok kompakan pindahnya sich?" Kata Untari. " Yach, mau gimana lagi, kita cuma anak-anak jadi hanya bisa ikut ortu kemana aja." Kata Bayu mengedikkan bahunya.
"Iya kalian ini, kasian my twin ini jadi sedih kehilangan sahabatnya dua sekaligus." Kata Rian merangkul bahu Rosa. " Apaan sich elo ini, twin, twin, emang gue kembaran elo apa?" Kata Rosa melepaskan rangkulan pada Rian.
"Lah emang bener kan?elo itu keluar satu jam dari gue, jadi elo itu adek gue dan gue kakak elo, inget itu." Kata Rian menunjuk kening Rosa. Rosa hanya cemberut. Rian terbahak mengacak gemas rambut Rosa.
"Mulai dech duo R kalo ketemu jadi heboh kaya' orang seratus." Kata Yoga." Ini lagi, apa lagi duo R?" Kata Rosa. " Rian dan Rosa lah, siapa lagi?" Kata Retno. Semua akhirnya tertawa. Setelah bercanda tawa merekapun pulang karena sudah menjelang sore.
🌻🌻🌻🌻🌻
Weekend telah tiba, Rosa dan teman-temannya berencana berenang bareng di kolam renang komplek perumahan.
"Ayo, kita berangkat." Kata Rian ketika melihat teman-temannya sudah menunggu di taman komplek di ikuti oleh teman-teman yang lain.
"Seru yach klo sering ngapa-ngapain bareng kaya' gini." Kata Bayu sambil makan bekal yang dibawa dari rumah ketika habis renang.
"Iya, kaya'nya klo kita jadi pindah ke Lembang bisa kangen dengan suasana seperti ini loh Bay." Kata Susi. "Jangan gitu ach, gue jdi sedih, kitakan masih bisa kirim kabar surat-suratan." Kata Rosa.
"Iya elo ach Si, gue jadi ikut sedih." Kata Retno. "Iya, udah ach jangan ngomong perpisahan trus, gue laper mau makan." Kata Yoga. "Ach elo Ga, klo urusan makan, nomor satu." Kata Retno. Semua tertawa.
Ketika sedang makan. "Iya, di sini bagus, pandangannya menyejukkan mata, pinter elo pilih tempat Sa." Kata Untari merangkul bahu Rosa. "Ya iyalah, gue gitu loh." Kata Rosa. Semua tertawa.
"Liat donk, elo bawa apa?" Kata Retno mengintip isi bekal Rosa. "Mama tadi bawa'in gue dendeng bandeng." Kata Rosa. "Bagi Sa, gue suka, udah lama gak makan dendeng." Kata Untari. "Ambil aja." Kata Rosa. Untari pun mengambil dendeng di wadah bekal Rosa dan memakannya.
"Enak yach makan gini, bisa tuker-teker bekal." Kata Rian sambil mengunyah perkedel kentang yang dibawa oleh Bayu.
"Rian, elo tuch yach, jorok banget, makan itu di telen dulu baru ngomong." Kata Rosa menoyor kepala Rian.
"Alah kaya' elo gak aja Sa." Kata Susi.
"Emang gitu tuch Rosa klo nyari kesalahan gue pinter, gak nyadar klo dia juga gitu." Kata Rian.
"Bodo', keselek baru tau rasa." Kata Rosa.
__ADS_1
"Jahat lo Sa, doain gue keselek." Kata Rian. Rosa menjulurkan lidahnya.
Semua tertawa. Rosa hanya mendelik dan mencibir.
"Sudah ini mau kemana?" Kata Yoga. "Gue mau pulang, capek, mau istirahat, besok kan ulangan matematika? Gue belum belajar." Kata Rosa.
"Ya ampun Sa, gue bener-bener lupa klo besok ulangan." Kata Susi menepuk jidatnya.
"Gaya lo Si, biasanya juga nyontek ama Rosa sang juara umum." Canda Bayu.
"Gak ya, gue gak pernah contekan sama Rosa walau satu bangku klo ulangan, ya Sa?" Kata Susi.
"Iya, gak nyontek, tapi nanya-nanya sama Rosa ya Yan." Kata Bayu.
Susi mendelik dan menendang tulang kaki Bayu.
Bayu meringis kesakitan. "Sakit tau." Katanya menggosok tulang kakinya. "Bodo'." Kata Susi mencibir.
"Sadis lo Si, sama sadisnya seperti Rosa." Kata Bayu. "Gak ada hubungannya dengan gue yach." Kata Rosa mennarik topi Bayu menutupi wajah Bayu.
"Keroyokan." Teriak Gavin. "Iya, curang ich, keroyokan." Gerutu Bayu.
"Bodo'." Teriak Rosa dan Susi bersamaan.
Susi dan Rosa berpandangan ketika sadar mereka berbicara dengan kata yang sama secara bersamaan yang akhirnya membuat mereka pun tertawa berdua.
"Tuch kan ngomong aja kompak." Kata Gavin.
"Emanglah klo Rosa dan Susi itu dari dulu kompak." Kata Retno. "Iya, sampe barang aja semuanya sama." Kata Untari. Akhirnya membuat semuanya tertawa.
Setelah puas bercanda tawa merekapun pulang.
💎💎💎💎💎
__ADS_1
Buat kakak-kakak dan bunda-bunda yang baik hati, maaf sebelumnya klo ceritanya membosankan,maklum baru pemula, tolong dukungannya yach. Tolong mainin jempolnya mampir ke tombol like, vote dan tekan bintang lima. Love all 😘😘😘