
Hari berganti hari waktupun berlalu, tak terasa liburan telah usai, tahun ajaran baru pun tlah menanti.
Rosa dan teman-temannya masuk SMP favorit di kotanya. Dia juga tak menyadari klo satu sekolah dengan Mimi Kakak Rian.
Suatu hari, Rosa terjaga dari tidur siangnya karena mendengar keributan didepan rumah.
Diapun keluar kamar dan mendekati Linda yang sedang mengintip dari balik gorden jendela.
Dia mendengar ribut-ribut dari luar. Diapun berlari menghampiri Linda yang sedang mengintip dibalik kaca jendela.
"Ada apa ma?" Kata Rosa ikut mengintip dari kaca jendela. "Ada tetangga baru dari luar kota." Kata Linda.
"Ooh, Rosa kira siapa, Rosa mandi dulu ma, mau maen di taman komplek samaΒ teman-teman." Kata Rosa ngeloyor kemudian ke kamar mandi dan langsung mandi.
Ketika Rosa telah mandi sore dan bersiap-siap mau pergi ke taman. "Nah ini Rosa, sini nak." Kata Linda. "Kenapa ma?" Kata Rosa mendekati Linda.
"Ini anak tetangga baru kita nak, sepertinya sebaya dengan Rosa, namanya Vivi." Kata Linda mengusap lengan Rosa pelan. "Ayo kenalan dulu." Sambungnya menatap Rosa.
"Rosa." Kata Rosa tersenyum mengulurlan tangannya.
"Vivi." Kata Vivi tersenyum menerima uluran tangan Rosa.
"Masuk sekolah mana nak Vivi?" Kata Linda. "SMP Negeri 1 yang ada di ujung jalan tante." Kata Vivi. "Sama seperti Rosa berarti, nanti bareng aja pergi sekolahnya, kaya'nya teman-teman Rosa komplek disini semuanya sekolah disana, ya nak? Rian dan yang lainnya, sekolah sana juga kan?" Kata Linda menatap Rosa.
"Iya ma." Kata Rosa tersenyum.
"Kak, ditunggui sama Kak Rian tuch, ngajak maen sepeda." Kata Dirga yang baru pulang dari les. "Iya, bentar lagi Kakak kesana." Kata Rosa.
"Nah itu tadi anak saya yang nomor dua, adiknya Rosa." Kata Linda. "Dirga, sini nak, ini tetangga baru kita." Sambungnya melambaikan tangannya dengan Dirga yang baru saja melewati ruang tamu.
Dirga mendekati Linda dan yang lainnya kemudian mencium punggung tangan Riana. "Dirga tante." Katanya.
" Anak pintar." Kata Riana membelai kepala Dirga.
Dirga hanya tersenyum. "Dirga masuk dulu tante." Kantanya,menatap Riana. Riana hanya tersenyum.
"Nak, kalo mau maen ketaman, sekalian ajak Vivi, biar Vivi cepet dapet teman." Kata Linda.
"Iya Ma." Kata Rosa. "Yuk Vi, kita ketaman." Sambungnya. Vivi pun ikut ketaman komplek bersama Rosa.
__ADS_1
Rosa mengeluarkan sepedanya. "Gue ambil sepeda gue dulu." Kata Vivi berlari pulang kerumah mengambil sepedanya.
"Ma, kami maen ke taman komplek yach." Kata Rosa. Linda mengangguk. "Jangan pulang sore-sore nak yach." Kata Linda membelai rambut Rosa. Rosa hanya mengangguk.
Rosa dan Vivipun pergi ke taman dengan membawa sepedanya masing-masing.
Linda tersenyum menatap Rosa dan Vivi. "Mudah-mudahan mereka berdua cepet akrab yach jeng." Kata Linda. "Iya jeng, masalahnya Vivi itu pemalu, dia itu susah mau deket dengan orang, klo ada Rosa mungkin Rosa bisa mendekatkan dengan teman-teman sebaya mereka." Kata Riani.
π»π»π»π»π»
Di taman komplek. "Siapa Sa?" Kata Untari mendekati Rosa yang sedang duduk dengan Vivi. "Tetangga baru gue, Vivi." Kata Rosa.
"Tetangga baru Sa? Dimana rumahnya?" Kata Retno ikut mendekati Rosa. "Rumah gue pas di depan rumah Rosa." Kata Vivi.
"Ooh, berarti rumah Susi dulu Sa?" Kata Gavin. "Iya Vin, rumah Susi dulu." Kata Rosa.
"Wah, wah, wah gak sedih lagi dunk my twin." Canda Rian merangkul bahu Rosa dan tersenyum menatap Rosa sambil menaikkan alisnya satu. "Apaan sich elo." Kata Rosa menoyor kepala Rian. Rian tertawa.
"Wah seru nich, gue ketinggalan berita." Kata Yoga yang baru datang. "Iya ga, kita mempunyai tetangga baru." Kata Rian.
"Oh ya? siapa?" kata Yoga.
"Iya, rumahnya di depan rumah Rosa, rumah yang di tempati Susi dulu itu loh." Kata Untari.
"Wah enak dunk kita dapet temen baru." Kata Yoga ikut duduk di tempat duduk batu. "Iya, seneng tuch Rosa gak melamun lagi." Canda Gavin. Semua tertawa.
"Udah yuk, kita maen sepeda." Kata Rian. "Iya, ntar keburu sore kita main sepeda." Kata Gavin.
Akhirnya merekapun bermain sepeda bersama mengelilingi komplek perumahan mereka sambil bercanda tawa bersama.
"Capek?" Kata Rian mendekati Rosa yang sedang duduk di rerumputan sambil menyelonjorkan kakinya kemudian menyandarkan sepedanya di bawah pohon.
"Iya Yan, klo kalian masih mau main, main aja dulu, gue mau istirahat dulu." Kata Rosa menggoyang-goyangkan betisnya.
"Gue juga capek, mau istirahat juga." Kata Vivi duduk disamping Rosa dan ikut menyelonjorkan kakinya.
Akhirnya Rianpun ikut duduk dekat Rosa dan Vivi.
"Elo pindah dari mana Vi?" Kata Rosa. "Dari Djogja, papa dipindah tugasin di sini, jadi gue terpaksa ikut pindah." Kata Vivi.
__ADS_1
"Oooh, sama seperti Bayu berarti Yan." Kata Rosa.
"Iya, tapi Om Ilham juga lagi buka bisnis disana, makanya Bayu juga ikut pindah." Kata Rian.
"Ooh gitu, gue baru tau." Kata Rosa.
"Bayu? Siapa Bayu?" Kata Vivi. "Bayu temen kami, dulu juga sering maen kesini tapi sekarang pindah ke Lembang karna ikut oran tuanya." Kata Rosa.
"Oh gitu." Kata Vivi menganggukkan kepalanya.
"Makanya nich murung terus, suka melamun." Kata Rian mengacak rambut Rosa.
"Apaan sich lo." Kata Rosa menoyor kepala Rian Rian hanya tertawa.
"Ya gimana gak sedih coba, langsung kehilangan dua sahabat karna pindah." Kata Rosa pelan.
Ketika sedang asyik bercanda tawa. "Loh kalian udah disini toh dari tadi?" Kata Gavin mendekati Rosa dan yang lsinnya.
"Iya, capek dari tadi keliling terus, jadinya kami istirahat." Kata Rosa.
Akhirnya Gavin pun ikut duduk dan bercanda tawa dengan Rosa dan yang lainnya, diikuti oleh yang lainnya juga. Menjelang sore mereka pun pulang.
πππππ
Dilain hari. "Sa, lagi ngapain?" Kata Vivi mendekati Rosa yang sedang duduk di depan rumah.
"Loh Vivi?" Kata Rosa. "Gue sedang bersihin rumput, bantu Papa." Sambungnya.
"Sudah nak, biar Papa yang menyelesaikan, dikit lagi juga kok, mungkin Vivi mau ngajak main." Kata Arya.
"Iya Pa." Kata Rosa. "Gue cuci tangan dulu yach." Sambungnya menatap Vivi.
Vivi mengangguk kemudian dia duduk di ayunan depan rumah Rosa.
Setelah cuci tangan, Rosa mendekati Vivi yang sedang duduk di ayunan. Mereka bercanda tawa di ayunan sampai sore menjelang. Vivi pun pulang karna sudah sore.
πΊπΊπΊπΊπΊ
Buat kakak-kakak dan bunda-bunda yang baik hati, maaf sebelumnya klo ceritanya membosankan,maklum baru pemula, tolong dukungannya yach. Tolong mainin jempolnya mampir ke tombol like, vote dan tekan bintang lima. Love all πππ
__ADS_1