Kimetsu No Yaiba : Kage

Kimetsu No Yaiba : Kage
Ruangan Yang Bergerak


__ADS_3

Sosok pria berdiri dengan kaki yang goyah membuat Yuuji terdiam sebentar akan keterkejutannya. Bukan karena luka atau apa, namun wajahnya amat imut seperti halnya perempuan pada umumnya.


“Si-sial!?”


Inosuke mengambil kembali topeng babik hutan dan memakainya kembali dengan cepat. Yuuji menghela napas sebentar lalu menyarungkan kembali kedua pedang yang ia gunakan.


“Aku kehilangan motivasi.”


Ucapnya, Inosuke mulai berteriak tidak jelas tentang bertarung dan tidak laki sama sekali. Yuuji membalas perkataannya, mereka berdua membuat kesepakatan untuk bertarung secara baku hantam dan adil.


Inosuke sepakat, mereka berdua membuang pedang mereka masing-masing lalu bersiap-siap maju untuk mempersiapkan serangan yang akan mereka lancarkan.


Hentakan kaki dari atas permukaan tanah dengan kuat membuat pergerakan lari mereka berdua amat cepat. Melancarkan pukulan tangan kanan masing-masing, mereka berdua beradu tinju dan tentu saja Inosuke dan Yuuji kesakitan.


Ketika Inosuke sudah menemukan celah untuk menghajarnya kembali, tiba-tiba saja Yuuji menunduk yang membuat Inosuke kehilangan keseimbangan lalu memutar badannya untuk dapat mempersiapkan dirinya jika Yuuji kembali menyerang.


Namun, Yuuji pergi ke tempat di mana buruan Inosuke berupa rusa yang usianya masih muda telah ditebas olehnya. Menyia-nyiakan bahan makanan yang masih segar adalah hal bodoh yang dilakukan.


“Apa yang kau lakukan berhenti di tengah-tengah pertarungan!?”


“Rusa muda ini masih segar, lekas kita pergi ke sungai.”


Ucap Yuuji seraya berniat memangku rusa yang terkapar di permukaan tanah. Inosuke berlari kemudian melompat seraya melakukan serangan sundulan kepala yang mengarah ke pinggang Yuuji dari belakang.


Yuuji melepas genggaman tangannya yang memegangi kaki rusa dan ia terkapar di permukaan rumput pendek seraya memegangi pinggangnya yang disundul oleh Inosuke.


“Rusa ini adalah buruanku, aku yang akan membawanya.”


* * * * *


“Benar juga, aku belum mengetahui namamu.”


“Namaku? Ibusaki Yuuji.”

__ADS_1


Jawab Yuuji akan pertanyaan mengenai namanya. Inosuke dan Yuuji tengah membasuh rusa yang telah dikuliti dan kini hanya menyisakan daging dengan serat otot yang tebal, tentu saja cara memasaknya pun amat merepotkan.


“Ibaraki Yugo, kau pria yang kuat karena dapat bertarung seimbang denganku.”


“Woi, kau mengubah namaku seenak dengkulmu. Inosuke, kau telah lama tinggal di pegunungan?”


“Tentu saja, alam liar adalah duniaku dan melatih tubuhku hingga tingkat tertinggi adalah kebanggaan tersendiri. Dari pada itu, kau terlihat terlatih menggunakan dua pedang.”


“Ah, tolong lupakan apa yang kita bahas saat ini.”


Yuuji tidak ingin mengingat masa-masa dirinya yang dilatih oleh seorang laki-laki dengan jiwa petarung sepertinya. Pengguna napas bayangan adalah silsilah keluarga yang telah hilang, bahkan tidak ada catatan mengenai mereka dan Yuuji adalah salah satu murid dari keluarga pengguna napas bayangan.


Mereka berdua pergi menuju pinggir sungai dan membuat api unggun serta membuat alat pembakar daging menggunakan kayu ujungnya lancip dan menggantungkannya di kedua cagak kayu yang menahan gaya jatuhnya kayu tersebut.


“Inosuke, aku melihatmu di Gunung Fujika ketika tes bertahan hidup seleksi Pemburu Iblis.”


“Ah!? Kau melihat aksi hebatku melawan Oni itu!? Dengan kedua pedangku ini, mencabik-cabik mereka adalah hal mudah. Hahahaha!”


Inosuke melanjutkan ceritanya, dia menjadi Pemburu Iblis karena tidak ada kesengajaan bahkan tidak ada niatan sama sekali. Terdapat Pemburu Iblis yang memasuki wilayah gunungnya, dia menghajar para Pemburu Iblis itu lalu mengambil pedang mereka dan dia tahu mengenai seleksi Pemburu Iblis dari mereka.


Yuuji yang mendengar ceritanya tentu saja berniat ikut, lagipula tujuannya saat ini menunggu perintah selanjutnya. Dari pada itu, Inosuke memasak daging rusa itu tanpa bumbu apapun sehingga bau tidak sedap sudah tercium aromanya.


“Inosuke, kau tidak tahu cara memasak ya?”


“Ibuki Yakji, yang terpenting perut terisi. Bodo amat sama rasa.”


“Sekali lagi kau salah mengucap namaku, aku pukul kau.”


* * * * *


“Inosuke, kau yakin ke sini jalannya?”


“Kau meremehkanku? Jalan ini dilalui oleh binatang, maka jalan ini yang paling aman.”

__ADS_1


Perkataan Inosuke meyakinkan Yuuji untuk percaya padanya, lagipula mereka berdua merupakan jiwa petarung yang tidak dapat dipungkiri lagi apalagi sifat bar-bar mereka salah satu keunikannya.


Inosuke berhenti dengan tangan kanan yang menyuruh Yuuji diam, dia melihat sebuah bangunan di dalam hutan dan cukup besar. Ia menghirup napas cukup dalam, metode ini tidak salah lagi adalah penggunaan teknik napas.


“Pernapasan Binatang Taring Ketujuh : Deteksi Ruang.”


Yuuji tidak tahu teknik napas yang digunakan oleh Inosuke. Beberapa detik kemudian, Inosuke menyadari adanya beberapa Oni di dalam bangunan itu dan dia berlari begitu saja mendahului Yuuji.


“Oni itu adalah mangsaku! Tidak akan kuserahkan padamu Iboko Yoko!”


Sudah keberapa kalinya Inosuke memanggil Yuuji dengan nama yang salah terus menerus. Ia mengejar Inosuke dari belakang dan mereka berdua berhenti di depan pintu rumah ini.


Inosuke mengendus bau yang tersisa, terdapat bau darah yang samar dan terdapat di dalam bangunan ini. Inosuke berjalan di depan Yuuji dengan kedua pedangnya yang telah digenggam dengan erat.


Inosuke memasuki sebuah ruangan, namun tiba-tiba saja ruangan itu berputar dengan rotasi kubus dan ia terhempas lalu memutar kembali dengan ruangan yang terbalik. Yuuji yang melihatnya segera memasuki ruangan tersebut, namun ia melayang dan terjatuh karena posisi ruangan ini diubah dengan cepat hingga mereka berdua terpisah.


“Inosuke! Kita bunuh Oni itu!”


“Aku tahu!”


Yuuji yang terjatuh memasuki ruangan lain segera menusuk pedangnya ke permukaan lantai. Ketika ia menahan gaya jatuh dari gravitasi, tiba-tiba saja ruangan ini kembali normal dan ia segera kembali di mana ruangan Inosuke berada.


Tetapi, keberadaan Inosuke tidak dapat dideteksi semudah itu dengan instingnya. Dengan kata lain, ruangan yang ada di rumah ini dapat dimanipulasi dengan mudah oleh Oni yang mendiami tempat ini.


“Baiklah, aku hanya perlu mencari Oni itu.”


Yuuji pergi ke ruangan lain, meskipun berubah arah dengan putaran rotasi yang berbeda. Ia segera pergi ke tempat lain dengan cepat hingga ia menemukan sebuah tempat yang di dalamnya terdapat Oni dengan lidah yang menjulur panjang keluar mulutnya.


Ia merangkak, di kepalanya terdapat tanduk dan sepertinya Oni tersebut bukanlah yang memanipulasi ruangan di rumah ini. Haus darahnya dapat dirasakan olehnya, ketika Yuuji berniat untuk berlari tiba-tiba saja ruangan ini berputar hingga Yuuji keluar dari dalam rumah ini ke luar bangunan dengan cepat.


Sebelum disadarinya, sepertinya dia diusir oleh Oni yang dapat memanipulasi ruangan di rumah ini. Inosuke masih ada di dalam, maju tanpa rencana saat ini tidak bagus.


“Inosuke ... ”

__ADS_1


To Be Continue .....


__ADS_2