KISAH CINTA ANAK GAMERS

KISAH CINTA ANAK GAMERS
KISAH CINTA ANAK GAMERS


__ADS_3

GERIMIS MALAM


Hari sudah mulai petang, namun gerimis ini tak kunjung reda.. seolah mengisyaratkan sesuatu yang rumit dan tidak ada titik temunya. Namun pernyataan tadi tidak berlaku dalam roda kehidupan ini... karena setiap ada awalan pasti akan ada akhiran, kenapa? karena hal itu sudah menjadi hukum mutlak bagi semua mahluk hidup yang tinggal di planet bumi ini.


Semua lampu penerangan sudah dinyalakan, di jalanan komplek, di teras teras rumah dan di halaman depan hanya kamar Rangga yang tidak dinyalakan? karena ia memang tidak begitu menyukai terang saat di tempat tidur. Dengan ekspresi wajah kesal sembari memainkan game MOBA di smart phone nya..


"kita mundur dulu noy..., ambil buff...! ambil buff nya... !! ya ampun... ! mundur..! mundur..! jangan war dulu kita ga akan kuat.. arghhhh...!! dan DEFEAT, pertanda kekalahan dalam permainan, "pada egois memang, main duo player yang tiga pada ga tau diri huupphh.... " gerutu rangga kesal, dari ruangan sebelah sang ibu mengetuk pintu. "Rangga... makan dulu..? sudah jam tujuh" memberi tahu dan rangga bergegas keluar kamar.


"kamu ini Kebiasaan kalau sudah main game suka teriak teriak ga jelas" tegur ibu.


"hehe.. maaf bu" jawab rangga mati gaya.


"itu tuh akibat nya jadi emosian ga jelas, kalau kamu suka main game ya jangan suka marah marah.. nanti kamu stress sendiri.. " ucap ibu sambil tertawa kecil seolah mencela nya.


"iya bu... terima kasih atas Saran nya.. "


"ya sudah.. cepat makan sana.. "


Keluarga bahagia itu terwujud dari perkataan dan perlakuan yang bijak oleh penghuni rumah nya, sehingga menciptakan suasana ramah, nyaman dan aman. Lalu seketika saja tersirat dalam benak seorang ibu, sembari menatap anaknya yang sedang duduk makan, di dalam hati nya ia selalu berdoa,


"ya tuhan.. lindungi lah dia dari mara bahaya.. dan aku hanya minta anak ku selalu diberikan kesehatan dan cepat dapat jodoh yang baik.., karena walau dia sudah tumbuh besar dan dewasa, di mata ku dia tetap lah anak kecil ku yang selalu aku peluk, aku sayangi, dan rasanya... aku tidak tega kalau dia sampai menangis.. "


Waktu memang tidak pernah memberi kesempatan untuk setiap detik nya, dan malam pun perlahan terus berjalan semakin larut, disertai udara dingin karena gerimis yang sedikit demi sedikit mulai mereda. Rangga yang sedang makan sambil asik membalas chatting an dari teman nya.


Kinoy : " bro..? cepat log in lagi.. gw tungguin. "


Rangga :"ok.. tenang gw makan dulu.. "


Kinoy : " jangan kelamaan..? males gw main solo..? ga ada tank se cerdik lo.. "


Rangga :" wkwkwk... bisa aja lo.. " tapi memang benar kok, gw main tank enak banget."memuji diri.


Kinoy : " wkwkwk.. gw suka gaya lo..kita habiskan para pecundang dari muka bumi ini wkwkwk.. " gaya nya selangit.


Rangga : " hahaha.. siap, gw pengen punya skuad noy? kita ber dua sudah kompak "


Kinoy : "iya juga bro.. nanti kita bahas soal itu.. "

__ADS_1


Sesaat Rangga terdiam dan menatap sang ibu yang sedang menonton acara televisi " ibu ku sudah mulai terlihat tua, sementara aku belum bisa memberikan yang terbaik.., apa yang bisa aku lakukan..?" ucap nya dalam hati.


"bu..? " tanya rangga "iya.. " jawab nya ,


"apa ibu kangen sama almarhum bapak?


" hmm.. ya jelas kangen lah.. memang nya kenapa? " ibu balik tanya, "tidak apa.. hanya bertanya saja, kenapa waktu itu ibu tidak menikah lagi? " tanya rangga heran.


"ibu ga mau.., takut tidak sayang sama keluarga, terutama kamu anak satu satu nya, lihat berita kriminal setiap hari nya ada saja kejahatan dalam rumah tangga, ibu jadi ngeri..? sudah beresin piring nya dan langsung cuci, setelah itu tidur.


" iya.. sudah biasa ko, apa benar bu bapak meninggal karena serangan jantung?" penasaran. "iya kamu memang belum tahu benar dengar bapak mu, kamu masih tiga tahun saat itu, sudah..jangan nanya lagi.. ibu jadi kepikiran nantinya."


"oh.. iya sudah, rangga juga tau sebagian ceritanya dari abang johan."


"hmm...Rangga.. kamu Bantu abang mu di bengkel, biar dapat tambahan uang jajan, lumayan kan buat beli kuota hp kamu. " ibu mengalihkan perhatian agar tidak membahas lagi tentang bapak nya.


"hehe.. iya bu rangga juga suka bantu bantu ko kalau lagi rame. "


Malam yang semakin larut bersama Kenangan yang tidak mungkin akan bisa terlupakan, menggambarkan kesetiaan sebuah ikatan batin yang tulus dari suatu hubungan keluarga. Rangga memang belum mendapat pekerjaan yang tetap, sekarang masih mengandalkan penghalisan dari ibu sebagai buruh pabrik garment. Gerimis sudah sepenuhnya reda, akan tetapi hawa dingin ini sangat menusuk tulang, membuat rangga tak kuasa masuk kamar dan langsung menarik selimut, namun... "oh tidak.. gw lupa log in. " dan saat nya bermain game.


Rangga : "noy..? dah tidur? "


Rangga : "siap."


Dalam pertempuran Rangga berperan sebagai tank dan Kinoy sebagai fighter, dimana seluruh tim nya berisikan Lima orang begitu juga dari pihak lawan.


Malam itu dilaluinya dengan bermain game sampai subuh, namun yang didapat hanya kekalahan. Dan suara kokok ayam terdengar samar samar di telinga Rangga yang masih merasa ngantuk, "oh ya ampun.. sudah pagi," rasa malas dan bosan menyelimuti. "aku tidak enak badan, apa yang harus aku lakukan.. mmphh... baik lah aku harus bangun dan semangat demi cita cita ku menjadi pemain game professional dan mewakili negara ku juara dunia. " sembari melepas selimut nya dan langsung keluar kamar, namun sang ibu sudah lebih dulu bangun menyiapkan makanan untuk sarapan yang sebentar lagi berangkat kerja.


ibu : "Rangga ibu sudah masakin lauk pauk buat makan, jaga rumah, colokan listrik, cass hp di cabut jangan nempel terus.. boros listrik..! ingat ya..? "


Rangga : "iya ibu... pastinya.. selalu. " menyaut dari dalam kamar mandi.


Ternyata waktu sudah jam setengah delapan, namun harapan masih belum terlihat jelas, akan dibawa kemana masa remajaku ini. Kepala yang masih sedikit pusing karena begadang, "ahh..ambil sarapan dan makan saja jangan terlalu berpikir serius, nikmati saja ceritanya" Rangga berusaha menyemangati dirinya sendiri dan langsung menghubungi kinoy melalui pesan whatshap. "noy gw tunggu di bengkel abang gw sekarang, gw mau ngomong serius nih. " ucap rangga. " okk... siap bro. " jawab Kinoy cepat. Dan setibanya di tempat biasa, karena letak bengkel abang johan tidak jauh, masih disekitaran komplek.


Bang johan :"wah... Ada dua jomblo lagi berbisnis nih.. haha.. " canda nya sembari membersihkan karbulator motor yang di servis.


Kinoy :" yah... si abang bisa aja, jangan bilang jomblo dong bang.., malu. "

__ADS_1


Bang johan :"hahahaha... malu..? katanya lo jago main game..? "


Kinoy :"oh... iya dong, karena misi kita berdua ini ingin menjadi gamer pro. " rangga hanya mendengarkan saja Tampa ikut bicara,


Bang johan :" waww... hebat dong..., ya sudah kalian berdua tetap diam disini bantuin abang, seperti nya hari ini bakal rame. " lalu hand phone di meja berbunyi, dan bang johan mengangkatnya lalu sibuk mengobrol. Rangga dan Kinoy mulai bertukar pendapat mengenai perekrutan squad.


Rangga :" kita mesti cari kawan yang setujuan dengan kita. "


Kinoy :"iya kita mulai dari mana nih..? kita nyari di game..? atau gimana..?? "


Rangga :" eh.. lo punya nomer si selli ga..?


Kinoy :" punya, sebentar gw telpon aja. Halo, sell bisa ke bengkel ga sekarang? , terus ngapain manggil selli? ". rangga diam sambil berfikir, dan seperti nya tidak ada lagi yang bisa di ajak sementara selli juga belum tahu nih? ucap nya dalam hati. Dan selli pun tiba.


Selli :" hai.. "


Rangga :" ya, aku sengaja minta tolong kinoy panggil kamu kesini. "


Selli :" ya .. Ada apa ya?


Rangga :" gw boleh minta nomer lo ga ?


Selli :"ya.. "


Rangga :"gw ingin punya squad di game, apa kamu mau ? "pinta rangga.


selli:" ooh... kirain ada apaan.. ya sudah ni nomer ID aku, nanti kita main bertiga, tapi tidak sekarang, aku mau keluar dulu sama bapak ku. "


Rangga :" okk... nanti malam jam 10 kita on.. "


Kinoy :"siap." dua orang lagi siapa bro? "


selli :" ya sudah gw pergi dulu ya.. "


Rangga :" okk siap.. "


kinoy dan selli memang sudah lama saling mengenal jadi mereka berdua terlihat akrab, seperti nya dalam hati kinoy menyimpan rasa suka terhadap selli tetapi ia memendamnya.

__ADS_1


Para pengendara motor mulai berdatangan ke bengkel bang johan, nampaknya hari ini memang akan benar benar sibuk membantu abang johan.


__ADS_2