
BAYANG BAYANG IMPIAN
Pancaran sang surya perlahan merambat di atas langit biru yang menghiasi awan putih di pagi itu, dan sepertinya cuaca hari ini akan cerah lagi. Sang mentari baru saja membangunkan kehidupan dari gelapnya malam seolah mengisyaratkan untuk kembali berusaha lagi.
__ADS_1
Selli sengaja menemui kinoy di rumahnya. "permisi bu kinoy nya ada..?" ucap selli pada ibu nya yang tengah menyapu halaman depan rumah . "eh ada selli, kinoy ada di dalam, masuk aja.. paling dia dikamar lagi tiduran." jawab ibu nya kinoy. "iya makasih bu." jawab selli. Suasana dalam rumah tampak kosong tidak ada barang apapun, hanya terlihat televisi berukuran 24 inci yang tidak menyala serta dua adik kembar Tiara dan Kiara sedang menulis sambil tiduran di karpet hijau. "eh.. ada kak selli.." ucap Tiara. "kakak kamu ada..?" jawab selli. "ada.. dikamar situ." kata Kiara yang menunjukan ruangan kamar, suasana rumah Kinoy tampak hening. "apa memang seperti ini isi rumah kinoy...?" ucap selli dalam hatinya. Ruang kamar tidur yang tak berpintu membuat selli langsung masuk dan duduk di sisi kinoy yang masih tertidur. "gw menyukai lo bukan dari segi materi tapi... ada jiwa mandiri dalam hidup lo, dan bagi gw lo orang yang pantang menyerah namun dalam diamnya lo.. sebenarnya lo sedang mencari jalan keluar, lo juga perhatian lo gw anggap tulus.. saat mengusap air mata gw, makanya gw akan membantu lo sekuat yang gw bisa,karena gw yakin kalau lo orang baik." ucap selli di relung hati terdalamnya. dari atas meja kayu kecil ponselnya bergetar dan membangunkan kinoy, seketika perlahan membuka kedua matanya, kinoy seperti melihat sosok bidadari yang rupanya selli. "ehh.. elu sell.., sejak kapan disini..?" tanya kinoy sembari mengambil ponselnya yang bergetar, rupanya rangga yang telpon. "sejak.. em.. sepuluh menitan ada.. hehe.." jawab selli tersipu. "ya bro.. gw baru bangun, ada selli disini." kata kinoy yang bicara dengan rangga lewat ponsel. "oke bro.. gw kesana sebentar lagi.., iya.. pasti.. emang gw mau kemana sih." jawab kinoy lagi dan mematikan ponselnya. "ada apa lo masih pagi kesini..?" tanya kinoy yang beranjak dari tempat tidurnya. " ya.. pengen aja, noy...? gw.. ada uang sedikit buat.. jaga jaga aja.. siapa tau lo butuh.." ucap selli sambil meletakan uang senilai lima ratus ribu rupiah. "ya ampun Selli... kenapa kamu baik banget sama gw.., bagaimana kalau gw seorang penipu." jawab Kinoy mengujinya. "kalau lo emang penipu.. kenapa ga dari awal saja lo porotin duit gw..? selama jalan sama lo, malah lo yang sering keluarin duit buat gw, jadi ga ada salah nya kan kalau gw membantu lo dan jangan ditolak uang ini..! karena gw ga suka." gertak Selli pada kinoy. "ya sudah simpan saja di situ, tapi gw ga tau kapan gantinya, gw mau ke kamar mandi dulu, mau ikut..?" canda Kinoy. "hahaha.. mau ngapain, mau lihat lo jongkok.. hahaha.. ogah lah bauu.." jawab Selli yang tertawa.
Sementara Rangga sudah standby di bengkel menunggu kinoy sambil mendengarkan lagu lagu dan berbalas pesan dengan Ana di ponselnya. "Rangga.., kamu jaga bengkel, abang mau ke kota nyari spare part, mungkin agak lama.., kalau ada yang nanyain abang, bilang lagi keluar." kata abang johan pada Rangga. "iya.." jawab rangga. Saat ini keadaan bengkel memang sedang sepi hanya ada beberapa seperti servis dan ganti oli saja tidak banyak. Rangga yang sedang bahagia dengan pasangan nya, begitu juga Dodi yang menikmati keceriaan bareng kekasih, namun tidak bagi Selli dan Kinoy yang harus berusaha untuk menyelesaikan permasalahan intern nya. "gw harus cari duit lagi nih..? tapi..?" ucap kinoy dalam hati yang bimbang sambil berjalan bareng Selli menuju bengkel untuk menemui rangga sekalian kerja. "Selli..? lo ga kuliah..?" tanya kinoy. "ya.. gw agak males hari ini." jawab Selli. "kenapa..?" kata kinoy lagi. "ga tau kenapa..? mungkin lagi pengen main aja, pusing dengan tugas kuliah." jawab selli. "hehe.. iya juga sih.. kadang seseorang butuh ketenangan dari lelahnya tubuh dan pikiran ini." ucap kinoy. "hehe.. pintar juga masukannya, kirain main game aja yang jago tapi.. filosofi lo benar juga." jawab selli yang terus memperhatikan ketampanan kinoy. "kenapa cowok setampan dan sekeren kinoy harus punya masalah hutang sih...? mana dia jago main yuzhong lagi hero idaman gw." ungkap Selli dalam hatinya.
__ADS_1
Persahabatan yang sudah saling mengerti satu sama lain dengan pemikiran yang dewasa akan menciptakan suasana yang menyenangkan, meskipun hal yang di bicarakannya tampak tidak berbobot namun akan menjadikan sesuatu yang menyenangkan. Dalam suatu pertemanan sangat diperlukan sosok seorang pemimpi, karena akan memotifasi kegiatan sehari hari menjadi lebih maju, sosok seorang pemimpi akan memberi dorongan jiwa untuk merubah ke arah yang lebih baik lagi tentunya. Suasana kebersamaan yang harmonis akan menciptakan tatanan kehidupan yang damai. karena itu lah sangat diperlukan cara bersosialisasi antar sesama manusia.
Mimpi mimpi ibarat bunga yang belum mekar saat ter tidur dan akan mekar saat bangun tetapi siramilah setiap hari hari yang dijalani dengan ikhtiar dan doa tentunya.
__ADS_1