Knight Of Zombie Slayer

Knight Of Zombie Slayer
Bab 21. Bom JN23 Untuk Memusnahkan Zombie


__ADS_3

Bab 21


Aron, Profesor Enzo, dan Aiden membuat serum dari bunga bangkai itu. Mereka membuat sebanyak mungkin untuk dijadikan senjata. Sementara beberapa orang yang bisa membuat senjata juga ikut membuat Bom dengan menggunakan serum itu. Setelah di uji coba ternyata itu sangat efektif sekali. Cairan itu bisa membuat para zombie meleleh kemudian hancur berubah menjadi abu.


Mereka semua merasa punya harapan baru untuk terus bisa hidup dan terbebas dari zombie. Kini yang sedang mereka pikirkan adalah makanan yang sudah sangat menipis di pulau itu. Saat ini mereka sudah tidak bisa mencari bahan makanan di toko atau supermarket yang ditinggalkan.


"Jane, aku mohon kirim bahan makanan ke sini. Kamu mau minta bayarannya dua kali lipat pun tidak mengapa. Di sini masih banyak orang yang bisa bertahan hidup. Kita juga sudah mengetahui kelemahan virus zombie ini. Kami di sini sudah berjuang mati-matian melawan mereka dan akhirnya tidak sia-sia perjuangan kami. Hanya saja kita tidak memiliki makanan untuk menyambung hidup," ucap Maria memohon kepada temannya yang ada di ibu kota.


"Maaf, Maria. Bukannya aku tidak mau menolong dan menuruti keinginan kamu. Aku di sini tidak bisa menyewa helikopter. Tidak ada satu orang pun yang mau menyewakan heli-nya kepadaku. Entah kenapa. Padahal dulu aku menyewa dua kali mereka tidak keberatan. Namun, sekarang tidak ada yang bersedia seorang pun!" balas Jane dari seberang sana.


Lewis dan ketiga temannya ikut kesal mendengar pembicaraan Maria dengan Jane di telepon. Para remaja itu berpikir kalau ada sesuatu atau orang yang memiliki pengaruh besar adalah dalang di balik semua itu.

__ADS_1


"Aku punya kenalan di ibu kota negara tetangga. Akan aku coba dia mengirimkan makanan ke sini. Semoga saja bisa," ucap Hilda.


Gadis itu pun menghubungi temannya dan bersedia. Orang itu akan dibayar dua kali lipat oleh Maria. Tentu saja dia senang.


"Sepertinya tentang zombie ini belum tersebar luas ke tempat lain," ucap Lewis karena temannya Hilda langsung menyetujui keinginan mereka.


"Ya. Semoga saja mereka tidak tahu. Meski begitu kita harus tetap menjamin keselamatan orang-orang yang akan mengirimkan makanan itu ke sini," balas Maria.


Malam hari Lewis dan teman-temannya kembali menguji coba bom serum yang mereka namai JN23. Ternyata banyak sekali zombie yang bisa mereka musnahkan dengan bom itu. Bahkan ini lebih aman karena tidak merusak fasilitas di kota. 


"Aku tidak menyangka kalau hasil cairan tumbuhan itu bisa sedahsyat ini efeknya," ucap Armando setelah mereka berkumpul kembali di pusat kota El Dorado.

__ADS_1


"Tapi, sayangnya bunga ini sangat sulit didapat di dunia sana. Jadi, kita harus benar-benar menghabisi zombie tanpa sisa. Jangan ada yang tersisa satu pun karena bunga penawar itu tidak ada di dunia ini," ujar Lewis.


"Sekarang kita juga harus memikirkan untuk menutup kedua pintu Dungeon itu. Apalagi tumbuhan menjalar itu sudah semakin memenuhi hutan," lanjut Hilda dengan perasaan ngeri.


"Ya, kamu benar. Selain kita memikirkan bagaimana menghabisi para zombie itu. Kita juga harus memikirkan bagaimana caranya menutup jalur penghubung dunia ini dengan dunia itu," tukas Gaby.


Mereka berempat kembali ke laboratorium di rumah milik Profesor Enzo, menjelang pagi hari. Di sana adalah tempat membuat serum JN23, juga tempat membuat bom JN23. Malam ini mereka merasa sangat puas dengan pemburuan yang banyak memusnahkan zombie. Entah berapa ribu zombie yang berubah menjadi abu.


***


Tenyata temannya Hilda memenuhi janjinya dengan mengirimkan empat kontainer bahan makanan ke sana lewat helikopter militer. Mereka datang menjelang siang hari sesuai arahan dari Maria. Mereka juga menurunkan itu dari atas tidak sampai menyentuh tanah. Semua yang masih hidup sangat bahagia sekali dengan adanya pengiriman makanan ini.

__ADS_1


Lewis dan ketiga temannya harus kembali ke dunia Dungeon untuk mengambil setengah bunga bangkai sisa yang kemarin. Mereka berangkat siang hari karena tadi beristirahat dahulu. Tadinya yang akan pergi hanya Leiws dan Armando saja, terapi Hilda dan Gaby memaksa ingin ikut. Apalagi ukuran bunga bangkai yang sangat besar. Kemarin mereka berempat saja kesusahan, apalagi jika mereka berdua yang pergi. Pasti tidak akan bisa mengambil banyak bunga itu.


***


__ADS_2