
Okey Lanjut ya,, masih setia kan? Harus ya, hehe..
Jangan lupa Vote, Like, komen ya. Kalo suka novel ini semangatin, kalau tidak suka jangan di baca. Sekian.
17.00 The Hospital Tulalessy
Setelah Camberly terbangun dari tidurnya momy Gracita membantu putrinya mengelap badanya, karena tidak memungkinkan camberly mandi di saat keadaanya seperti ini. Setelah mengelap badan putrinya ia juga mengganti pakaian dan membantu menyisirkan rambut camberly. Setelah semua selesai camberly di suruh makan, dan meminum obat penambah darah agar cepat stabil keadaannya dan bisa pulang ke mansion. Dengan patuh camberly memakan makananya dengan di suapi momy nya (manja kan padahal udah gede)
Setelah makan dan minum obat camberly memilih istirahat dan segera sehat kembali. Di rumah sakit dia hanya di temani momy nya karena sore tadi kedua kakak dan papa nya pamit pulang untuk bersih bersih dan bergantian menjaga camberly.
__ADS_1
Tepat jam delapan malam kedua kakak camberly datang dan bergantian dengan momy mereka. Dan momy pamit pulang untuk bersih bersih dan istirahat, ia akan datang bersama suaminya di pagi hari. Setelah kepergian momy mereka, steveen dan stevan menghampiri ranjang camberly, terlihat ada seorang putri yang cantik sedang tidur dengan pulasnya, mungkin bermimpi indah. Kedua orang itu tersenyum melihat wajah damai adik kesayangan mereka tanpa merasa kesakitan.
Kondisi cambely memang sudah pulih namun belum pulih semuanya, kepalanya masih merasa pusing bila ia terlalu lama di bawah sinar matahari. Maka ia di sarankan di rawat hingga benar benar sembuh total.
Steven dan stevan memilih berbaring di sofa yanh tersedia di ruangan itu sambil memainkan handphonnya. Di ruang rawat camberly di beri fasilitas mewah layaknya hotel, karena ruangan itu khusu untuk keluarga Tulalessy bila ada yang sakit.
Setelah minum camberly melanjutkan istirahat nya yang sempat terhenti karena ia haus. Setelah melihat camberly mulai tenang dan tertidur Steven kembali ke sofa dan melanjutkan istirahatnya.
Paginya kedua orang tua camberly datang ke rumah sakit untuk bergantian menjaga camberly dengan kedua putranya. Sesampainya mama dan papa camberly terlihat ketiga anak anaknya yang masih tertidur pulas. Mereka hanya tersenyum melihat ketiga wajah anaknya yang damai saat mereka memejamkan mata. Tak berselang lama Steven bangun dari lelapnya dan mendapati kedua orangtuanya sudah datang. Ia segera bangun dan menyapa kedua orang tuanya "Pagi ma, pagi pa" sapa steven dengan suara serak dan rambut acak acakan. Mama nya hanya menggeleng melihat anaknya yang seperti anak kecil bangun tidur. Tak lama kemudian stevan juga terbangun mendengar ada orang yang ngobrol dan ia bangun dengan meregangkan otot nya, tubuhnya terasa pegal karena semalaman ia tidur di sofa. Saat bangun ia mendapati kedua orang tuanya sudah datang dan sedang mengobrol dengan steveen. Stevam menyapa kedua orang tuanya terlebih dahulu "pagi ma, pagi pa" sapa stevan dengan mata sayu dan rambut berantakan karena baru bangun tidur. Kedua orang tuanya hanya tersenyum melihat putra keduanya.
__ADS_1
---------------------------------------------
***Udah ya.. Maaf pendek***
Maaf banyak typo, mataku berat banget soalnya keinget mau lanjut jadi aku usahin tetep melek.. Hargain ya..
Nulis novel :: 22.02 - 22. 38
Di lanju besok. Byee
__ADS_1