Kontrak Jadi Cinta

Kontrak Jadi Cinta
࿆⃧፝྅⃕ꦿ Episode 14


__ADS_3

Hari ini William menghubungi Camberly untuk menyelesaikan kontrak mereka karena telah selesai. William begitu senang akan bertemu Camberly. William menekan nomor hp Camberly lalu di lihat sedang berdering.


Di lain tempat.


Kringg krongg kringg krongg


Camberly yang mendengar bunyi hp nya mengabil lalu melihat nama yang tertera ternyata CEO perusahaan Markway menghubunginya. Lalu ia menjawab.


Camberly; Selamat pagi, ada yang bisa di bantu tuan William?


William; Pagii juga nona Camberly, Ehknmm, beginii saya ingin mengajak anda makan siang bersama saya bila anda berkenan dan jadwal anda tidak padat, karena saya ingin membahas tentang penyelesaian kontrak kita.


William menjelaskan maksud tujuannya dan berharap Camberly menyutujuinya. Sedangkan Camberly, ia berfikit sejenak apakah ia ada janji dengan abang abangnya. Merasa tak ada jawaban William memanggil manggil Camberly.


William; Ekhnmm, nonaa apakah masih disana?


Seakan sadar Camberly kalang kabut karena gugup.


Camberly: Iya tuan, saya masih disini. Baikalah saya rasa tidak memiliki janji dengan siapapun, jadi saya bisa pergi dengan anda.


William; Baiklah nona, kita bertemu di resto xxx.


Setelah itu, mereka memutuskan sambungan telfon. Betapa bahagianya William saat itu, ia bersorak bahagia karena berhasil mengutarakan keinginannya.


"Yeahhh, akhirnya lega jugakk" seru bahagia William.


---------------------------------------------

__ADS_1


Jam makan siang tiba, Camberly pamit dengan sekretaris nya untuk makan siang sendiri. "Fely, aku makan siang di luar ya, kalau ada yang cari aku, bilang aja ketemu klien" ucapnya sambil berlalu keluar ruangan sekretaris nya.


William juga telah sampai di restoran dan memilih ruang yang tak ramai, agar bisa leluasa ngobrol bersama.


Mobil Camberly terpakir rapi di perkiran khusus mobil. Ia lalu masuk ke resto dan menanyakan tempat William.


"Permisi, apakah sudah ada reservasi atas nama William Markway?" tanyanya sambil tersenyum.


"Selamat siang nona, sudah ada yang reservasi nona, silahkan, tuan sudah menunggu di lantai 3" ucap repsesionis dengan ramah, dan mengantar Camberly ke lantai 3.


Setelah sampai, pelayan itu mempersilahkan dirinya agar masuk. Ia masuk ke dalam dan terlihat seorang lelaki dengan setelan jas yang membelakanginya.


"Selamat siang tuan, maaf saya terlambat, jalan siang ini terlalu padat" ucapnya sambil melangkah ke kursi yang tersedia. Di sana mereka hanya berdua tanpa pengunjung lain apa lagi pelayan.


"Tidak masalah nona, saya juga baru tiba" ucap nya dengan nada selembut mungkin. "Mariii silahkan duduk nona" sambungnya.


William hanya senyum tipis melihat ekspresi Camberly yang terkejut melihat banyak nya makanan yang tersaji.


Tanpa tanya tanya lagi, Camberly dan William mulai menyantap makanan yang tersedia dengan tenang, walau William sering curi pandang, tapi Camberly tak menghiraukan nya.


---------------------------------------------


Setelah makan Camberly langsung to the poin ingin menanyakan kerjasama yang telah usai.


"Tuan William, bagaimana perkembangan di antara kerja sama kita? Apa kita memiliki keuntungan? " tanya Camberly dengan gaya bicara yang sangat beribawa.


Sempat kagum dengan cara bicara Camberly, William tersadar lalu menjawab pertanyaan dari Camberly.

__ADS_1


"Semua baik nona, dan kita memiliki keuntungan yang berlipat lipat, dan saya sangat berterima kasih atas kerjasama ini" ucapnya sambil mengangkat tangan mengajak jabatan. Camberly yang mengerti hanya mengangguk, dan menjabat tangan William.


William sangat mengagumi kecantikan dan kelembutan di diri Camberly, sangat sempurna batin William.


Mereka mengobrol obrolan perusahaan hingga hubungan keluarga, hingga mereka lupa waktu hingga jam set2 siang. Camberly menengok arloji cantiknya dan menyudahi percakapan ini.


"Ahh,, tuan maaf aku harus segera pergi, jam 2 aku ada janji dengan keluargaku" ucapnya merasa sedikit tidak enak.


"Sayang sekali, tapi tidak apa apa nona, lain waktu kita bertemu, dan terimakasih waktunya" ucapnya sambil berdiri mengantarkan Camberly.


Camberly pergi terlebih dahulu, dan menuju ke mansion keluarga.


---------------------------------------------


To be continued......


WARNINGG!!!!


Readers, pliss respon saya dong, tolonglah di hargai sedikit saja.


Bila kalian suka dengan karya saya, sumbang like, vote, dan komen kalian. Sehingga saya tahu, mana yang kurang tepat, atau bahasa yang salah dan keliru. Kalian jangan hanya membaca, namun kalian tinggalkan jejak kalian supaya saya tau bila kalian menyukai karya saya.


Jangan hanya diam saja, kesannya saya malah memberikan bacaan buat setan, karena ga ada respon apapun dari kalian. Gimana kalo kalian di posisi saya? Kesal kan? Atau bahkan menyerah?.


SEKALI LAGI SAYA INGATKAN LIKE, KOMEN, VOTE DAN FOLLOW AUTHOR BIAR BISA CRAZY UP...


THANK YOU SO MUCH❤❤❤

__ADS_1


__ADS_2