Krystal Wanita Kesayangan Male Lead

Krystal Wanita Kesayangan Male Lead
Kesabaran Kendrick Sedang Di Uji.


__ADS_3

*


*


" Dad, Apa yang kau lakukan?" Tania menghampiri suaminya yang memeluk posesif Krystal.


Harus bagaimana lagi Tania menghadapi sikap suaminya yang terlampau posesif Seperti ini. apalagi ketika dirinya melihat wajah masam Tunangan Putrinya membuat Tania merasa tak enak pada Kendrick.


Tania memang mengetahui sikap dingin Kendrick dulu pada Krystal tapi bukan berarti Tania membenci Pria Tampan itu Walaupun Kendrick bersikap dingin Pria itu tak pernah bertindak kasar pada Krystal padahal mengingat Krystal yang selalu mengganggu Kendrick tak kenal waktu, Tania cukup memahami perasaan Kendrick. Tania bisa memberi waktu mereka untuk lebih saling mengenal karena keduanya sudah bertunangan apalagi Keluarga Costra dan Jacob sangat dekat. Tapi yang menjadi masalah sekarang adalah Suaminya yaitu Bryan. Sikap posesif Bryan yang takut kehilangan putri satu-satunya semakin menjadi kala sikap Krystal berubah hangat belangkan ini padanya. Memang dulu Bryan yang meminta kepada orangtua Kendrick agar putra mereka mau bertunangan dengan Krystal, tapi itu semata-mata hanya untuk membuat Krystal senang.


Tapi sekarang berbeda. Selama satu bulan ini suaminya selalu meminta seseorang untuk mengawasi putrinya dan apa yang didapat Bryan? Pria itu sampai berjingkrak senang kala orang suruhannya memberi tahu bahwa Krystal tak lagi mengejar-ngejar Kendrick, Krystal sama sekali tak pergi ke perusahaan Kendrick kecuali tadi saat melakukan Audisi.


*Tania menarik nafasnya dalam-dalam saat suaminya sama sekali tidak bergeming saat dirinya bertanya.

__ADS_1


" Dad, Berikan mereka waktu untuk berbicara. Lepaskan pelukanmu dari tubuh Krystal kasian Putrimu tak bisa bernafas." Ucap Tania.


Benar saja saat Bryan menoleh kesamping wajah putrinya terlihat merah akibat pelukannya yang terlampau erat.


" Maafkan daddy Sayang, Daddy hanya takut Pria berbulu domba itu mengambil mu." Kata Bryan melepaskan pelukannya.


Krystal mengangguk " Daddy tak perlu khawatir Kendrick tak akan mengambil ku dari Daddy." Sahut Krystal menampilkan senyum agar Bryan tidak merasa bersalah.


" Dad, Ikut Mommy keluar Sekarang!" Tania menarik tangan Suaminya agar beranjak dari duduknya.


" Kalo putriku yang berharga di apa-apain bagaimana?" Lanjut Bryan yang tak ingin beranjak dari kamar itu.


" Ck. Harus punya stock kesabaran penuh jika harus menghadapi mertua Seperti ini, sabar-sabar badai pasti berlalu." Batin Kendrick mengelus dada.

__ADS_1


" Kau itu berlebihan sekali kalupun Kendrick ingin berbuat macam-macam tidak akan di kediaman Costra, Bryan!" Tania sedikit geram dengan tingkah suaminya yang keras kepala.


" Baiklah, akan kuberi waktu kau sepuluh menit tidak lebih untuk bicara dengan putriku kalo waktu sudah habis segera pulanglah ke rumahmu." Kata Bryan pada Kendrick


" Terimakasih Anda sangat murah hati sekali, Daddy Mertua." Sahut Kendrick menekan kata mertua dan menampilkan senyum palsu.


Jelas saja kata-kata yang diucapkan Kendrick berniat menyindir calon mertuanya yang sangat pelit memberikan waktu berdua untuk bersama Krystal tapi Bryan sama sekali tak tersindir Pria paruh baya itu justru memuji betapa baiknya Dirinya.


" Tentu saja aku sangat murah hati, Tidak sombong dan ingat tidak pelit!" Sahut Bryan sinis sebelum berlalu dari kamar Putrinya.


Krystal menutup mulutnya ingin rasanya gadis itu tertawa berbahak-bahak tapi ia tahan untuk menjaga Image yang baru di benahinya agar tidak jatuh di Depan Kendrick.


Tania berjalan di belakang Suaminya sembari bergumam dalam hati.

__ADS_1


" Suamiku kau itu bodoh atau pura-pura bodoh? Dasar tidak peka.


...******...


__ADS_2