
*
*
*
Plak!!! Plak!!
Dua tamparan keras di kayangan oleh pria paruh baya kepada putrinya yang kini tengah bersimpuh di depannya sembari menangis.
" Dasar anak tidak tahu diri!! Kau membuat reputasi ku hancur!" Bentak Pria paruh baya itu.
__ADS_1
" Maafkan aku Dad. Sungguh aku di jebak oleh Krystal. Percayalah padaku." Kata Bianca sembari menggerakkan tangannya memohon ampun kepada ayahnya.
" Kau saja yang terlalu bodoh! Jika kau memang ingin bercinta dengan laki-laki setidaknya jangan sampai ketahuan! Kau memang anak pembawa Sial!" Sentak Ayah Bianca. Pria paruh baya itu begitu murka mendapati Video tak senonoh anak nya tersebar di berbagai media dan itu mempengaruhi reputasinya di kalangan pebisnis.
" Sudahlah Dad! Kasian Bianca, dia sudah cukup terpuruk dengan berita-berita itu dan kau justru nenampar dan memarahinya." Kata Wanita yang merupakan Mommy dari Bianca. Wanita itu terkesan sangat membela putrinya.
" Kau terlalu memanjakan Anak tak tahu di untung itu, hingga dia begitu keras kepala dan bodoh! Aku tidak mau tahu sekarang hidup anakmu itu sudah hancur dan satu-satunya untuk mempertahankan reputasiku adalah mengirimnya ke luar negeri dan aku tak akan menginjinkan dia kembali ke London!" Kata pria paruh baya itu. Ya ayah dari Bianca itu sudah terlanjur malu dengan anaknya dan berniat membuang Putrinya itu keluar negeri.
" Brandon! Apa kau gila membuang anak mu sendiri ke luar negeri! Jangan harap kau bisa melakukan itu!" Kata Eva mommy Bianca.
" Itu adalah hukuman yang pantas untuk tindakan bodohnya itu dan kau tidak bisa melarang ku karena aku yang berkuasa dalam keluarga ini! Setidaknya dengan mengirimnya keluar rasa malu kita sedikit berkurang." Kata Brandon yang sama sekali tak goyah dengan keputusannya.
__ADS_1
" Tapi itu terlalu berlebihan." Kata Eva yang nasih tak rela jika Putrinya akan di kirim ke luar negeri.
" Tak ada yang berlebihan aku akan mengirimnya ke Dubai malam ini. Dan kau Bianca. terima tidak terima Daddy akan tetap mengirim mu ke sana. Renungan kesalahanmu dan perbaiki perilakumu. Jangan terlalu serakah dengan menginginkan milik orang lain jika kau tidak ingin hidupmu hancur!" Kata Brandon kemudian pergi meninggalkan Bianca yang menangis meraung meminta maaf dan tidak mau di kirim keluar negeri.
Eva memeluk putrinya dan mencoba menenangkan Bianca. Dirinya tidak bisa berbuat banyak karena memang Bradon yang berkuasa dalam setiap keputusan di keluarganya dan kalau dipikir-pikir apa yang dikatakan suaminya ada benarnya sudah saatnya Bianca berubah agar sedikit lebih baik.
*
Sementara itu Kendrick yang saat ini sedang di Swiss merasa meriang bukan meriang denam seperti kebanyakan orang melainkan meriang merindukan kasih sayang.
" Aku rindu Istriku. Rasanya seperti tidak bertemu selama satu bulan. Jon, aku ingin pulang aku ingin melihat istriku memeluk dan menciumnya." Kata Kendrick pada Jonny.
__ADS_1
Jonny tak menanggapi rengekan boss nya itu. Bahkan tanpa Kendrick ketahui kedua telinga Asistennya itu terpasang sebuah Earphone. Ya Jonny sengaja melakukan itu karena risih dengan rengekan tuan muda nya yang hanya berputar pada Istrinya. Padahal belum ada dua puluh empat jam sejak keduanya berpisah tapi Tuan-nya itu bertingkah seperti tak bertemu dengan istrinya bertahun tahun saja.