
*
*
*
Sesuai janjinya tadi pagi Kendrick mengajak mertua dan orang tuanya untuk bertemu.
" Ada apa ini,? Tumben-tumben nan kau mengajak kita berkumpul Kend? Biasanya saja jika kami berkunjung ke Mansion mu wajahmu langsung sesuram pantat kuali." Kata Daniel begitu sampai di restoran yang sudah di reservasi Kendrick.
" Itu karena kalian datang di waktu yang tidak tepat." Sahut Kendrick datar.
" Ck. Dasar anak kurang ajar. Cepat katakan ada apa?" Kata Daniel.
" Bagaimana jika kita makan dulu?" Ajak Krystal menengahi.
" Ya apa yang dikatakan putriku benar Niel, sebaiknya kita makan dulu sebelum berbincang-bincang." Sahut Bryan yang sepemikiran dengan Krystal.
__ADS_1
Mereka pun memesan beberapa hidangan terbaik di restoran.
Beberapa saat kemudian pesan mereka datang dan kedua keluarga itu menikmati makanan dengan nikmat tanpa banyak drama.
Hingga mereka semua selesai dan Cristina yang bertanya dulu pada menantu dan putranya itu apa yang terjadi sampai harus mengundang mereka seperti ini.
Krystal menyenggol lengan Suaminya agar menceritakan terlebih dahulu pada para orang tua itu.
" Sebelumnya kami minta maaf terlebih dahulu sebelum berbicara jujur pada kalian. Sebenarnya Krystal tidaklah hamil dan Krystal mengatakan tentang kehamilannya itu secara spontan karena waktu itu terlalu mendesak agar Daddy Bryan tidak memukuliku. Kendrick berhenti sejenak dan mengambil nafas dalam-dalam.
Pria tampan itu kemudian melanjutkan kata-katanya " Awalnya aku tak terlalu memikirkan kebohongan itu karena berkat itu semua aku jadi bisa menikahi Krystal dengan mudah, ya walaupun harus mendapatkan memar di wajah tampan ku karena di pukuli Daddy Bryan. Tapi beberapa hari ini istriku sangat resah dan merasa bersalah terutama pada Daddy Bryan, Daddy Daniel yang sangat mengharapkan cucu sementara istriku tidak benar-benar sedang hamil dan hal itulah yang membuatnya Stres akibat menahan rasa bersalah itu." Jelas Kendrick. Pria itu menggenggam erat tangan Krystal yang berkeringat.
Krystal melihat kearah Kendrick dan Kendrick mengedikkan bahunya tanda bahwa dirinya juga tidak tahu situasi macam apa ini. Bahkan reaksi yang mereka tunjukkan sangat jauh dari ekspektasinya.
" Kenapa kalian hanya diam saja? Apa Daddy dan mommy tidak marah dengan ku? Sorry, I'm so sorry." Ucap Krystal Akhirnya mengeluarkan suaranya dan menatap pada empat orang tuanya itu.
" Kita sudah tahu itu dan awalnya kita memang kecewa tapi melihat kalian bahagia hidup bersama rasa kecewa itu lenyap hanya dengan melihat anak-anak kita bahagia." Ucap Bryan.
__ADS_1
" Dad, bagaimana bisa kalian tahu hal ini?" Tanya Krystal sedikit terkejut.
" Yang pertama tahu hal ini adalah Mommy mu, sebenarnya satu Minggu sebelum kalian mengadakan resepsi, kami sudah tahu hal ini. Mommy mengetahui kau menstruasi pada saat itu dan disitulah kami mengetahui dan ditambah perutmu tidak membuncit itulah mengapa kemarin daddy sengaja bertanya padamu berharap kau akan berbicara juju pada daddy" Jelas Bryan.
Krystal ingat memang satu Minggu sebelum diadakan resepsi dirinya tinggal di mansion Costra dan pada saat itu dirinya juga mengalami mentruasi dan bodohnya saat itu dirinya membuang pembalut di tempat sampah kamar mandinya
" Oh god! Sorry Dad, Mom. aku benar-benar tidak bermaksud berbohong Seperti itu." Ucap Krystal lirih.
" Sayang, semua sudah berlalu dan kami bahkan sudah melupakan hal itu benar kan, Cristina." Kata Tania menoleh pada besan nya itu.
" Ya benar yang dikatakan Mommy mu, sayang." Sahut Cristina.
" Sorry." Hanya kata-kata itu yang terus keluar dari bibir wanita cantik itu. Sepertinya Krystal memang sangat merasa bersalah.
" It's Okey Sayang. Kalian masih muda dan bisa membuatkan kami cucu sebanyak mungkin di masa depan." Sahut Daniel yang tidak tega melihat menantunya yang sangat nersa bersalah itu.
" Sorry dad, sungguh aku sangat menyesal. Aku janji akan memberikan kalian cucu yang banyak." Ucap Krystal pada Daniel tanpa sadar.
__ADS_1
Empat orang tua itu tersenyum manis mendapatkan jawaban dari Krystal tapi tidak dengan Kendrick. Pria perkasa itu tersenyum dengan sangat aneh dan pikirannya di penuhi dengan pikiran licik pada Istrinya.
" pucuk di cinta ulam pun tiba. Jujur membawa keberuntungan untuk si burung." Batin Kendrick terkikik.