
*
*
*
" Kend, Kau tak berniat pulang kerumahmu?" Tanya Krystal.
Saat ini Krystal tengah Menonton salah satu Film Kriminal yang sangat legendaris yang berjudul The Godfather.
" Tidak. Aku masih ingin bersamamu." Sahut Kendrick mengusap kepala Krystal dengan mata yang fokus kearah layar televisi.
" Astaga! Apa kau tak ada hal yang harus kau kerjakan misalnya urusan kantor? Kau kan orang paling penting dan tersibuk." Kata Krystal.
Krystal sangat ingin segera bebas dari Kendrick yang sedari tadi lengket kepadanya bak permen karet.
Apalagi pria itu tak kunjung pulang seakan sangat betah di kediaman Costra. Padahal seperti yang di ketahui bahwa Kepala Keluarga Costra sangat memusuhinya.
" Pekerjaan? Ah ada Jonny yang mengurus hal itu. Kau tenang saja aku bisa menemanimu sepanjang waktu." Sahut Kendrick bagai tak ada beban.
Padahal saat ini Jonny sedang tersiksa mengurus pekerjaan yang menumpuk selama satu minggu di tinggal pergi Ke Hawaii karena Daniel tak sanggup meng-handle seluruhnya. Dan Kendrick malah enak-enakan bersantai ria alias ngapel di rumah Wanitanya, sungguh boss yang sangat perhatian bukan?.
" Setidaknya Pulanglah untuk sekedar mengganti bajumu!" Ucap Krystal yang masih mencari-cari cara agar terbebas dari pria itu.
Kendrick mencium bajunya untuk memastikan apakah ada bau yang tak mengenakan yang mengharuskan untuk mandi dan ganti baju. " Badanku masih harum, Honey,' dan masih tampan." Jawab Kendrick setelah memastikan bau tubuhnya masih harum.
Kehabisan kata-kata itulah yang dirasakan Krystal saat ini. Menghadapi Kendrick tidaklah mudah selain pria itu kebal akan sindiran Pria itu juga tebal muka. Bagaimana tidak tebal muka jika pria itu menghiraukan sikap sinis Bryan dan malah menikmati tinggal di Mansion Costra seperti rumahnya sendiri.
__ADS_1
Tak lama ponsel Krystal berdering dan itu pangilan dari Stephen.
" Hmmm?"
Bukan Krystal yang menjawab melainkan Kendick. Pria itu segera meraih Ponsel Krystal saat tahu ID pemanggil sebelum Krystal meraihnya.
" Hallo, Bukankah ini ponsel Krystal?" Tanya Stephen karena yang mengangkat panggilaanya seorang Pria.
" Aku Kendrick, Cepat katakan untuk apa kau menghubungi Tunanganku?" Ujar Kendick dengan nada tak suka.
" Ehemm aduh Honey, ngomongnya jangan sinis gitu dong kan Stephen jadi takut." Jawab Stephen dengan nada sedih.
" Cepat Katakan ada apa?!" Sentak Kendrick merasa jijik dengan panggilan Stephen.
" Honey kasar ih, Stephen cuman mau kasih tahu jika Syuting perdana akan dilakukan selama dua minggu di Roma Italia. Tadi kru produksi memberi tahuku jika bagian Action akan dilakukan disana. Sisanya akan dilanjutkan di London. Dan tolong kasih tahu Krystal jika kita berangkat ke Roma Besok." Ucap Stephen.
" Kok hanya Hmm saja? Stephen gak di kasih hadiah nih? Misalnya kiss gitu?." Ucap Stephen genit.
" Jika kau terus berkata menjijikkan Seperti itu jangan salahkan aku jika besok kau hanya tinggal nama saja." Cetus Kendrick.
" Ihhh Honey Serem ihh. Ya Sudah Stephen tutup teleponnya. Muachh sekebon." Ucap Stephen dan mematikan panggilaanya dengan cepat karena merasa takut pada Kendrick tapi walaupun begitu Jiwa penggoda Stephen tak bisa di ajak berkompromi jika sudah menyangkut hal yang berbau Pria Hot. tampan dan mempesona.
" Honey, bagaimana kau bisa berteman dengan Stephen si makhluk astral itu? Tingkahnya membuatku jijik." Kata Kendrick pada Krystal .
" Dia memang seperti itu jadi kau harus terbiasa dengan tingkahnya jika ingin terus bersamaku." Sahut Krystal tanpa melihat kearah Kendrick.
Kendrick menghela nafas kasar. Kalau sudah seperti ini Kendrick bisa apa? Gadisnya ini benar-benar membuatnya gila dengan segala tingkah yang dilakukannya.
__ADS_1
" Besok kau beserta kru Film akan terbang ke Roma Italia untuk memulai syuting adegan Action Selama Dua Minggu." Kata Kendrick mendudukkan bokongya di dekat Krystal.
" Really? Aku sangat menantikan ini." Sahut Krystal dengan Riang.
" Honey, Seperti kau sangat senang sekali?
" Tentu saja. Ini adalah hal yang paling kunantikan untuk menunjukkan bagaimana kualitas akting ku." Jawab Krystal semangat.
" Sepertinya hanya aku saja yang tidak senang dengan hal ini." Ucap Kendrick. Pria itu mengesekan kepalanya di lengan Krystal Seperti anak kucing.
" Kenapa? Seharusnya kau juga mendukung ku!" Tanya Krystal mendorong tubuh Kendick agar menjauh darinya, bukan apa-apa hanya Krystal merasa geli dengan tindakan Kendrick.
" Iya aku tidak senang karena kau akan di Italy dan aku di Landon, bagaimana jika aku rindu padamu? Ah aku harus menyuruh kru produksi untuk mengganti lokasi syuting, aku kan boss nya, benar itu ide yang sangat cemerlang." Kata Kendrick senang karena mendapatkan solusi yang tepat.
" Astaga! Itu adalah ide terburuk, ini tak boleh dibiarkan laki-laki ini memang benar-bener Gila," batin Krystal.
" Tidak, kau tak perlu melakukan itu. Jarak antara Roma dan London tak terlalu jauh kau hanya butuh waktu dua setengah jam dengan naik pesawat. Jika kau ingin bertemu dengan ku cukup dengan kau datang ke Roma." Kata Krystal. Krystal mencoba mencari solusi agar Kendrick tak bertindak Gila dan mengacaukan segalanya.
" Really? Aku bisa mengunjungi mu jika aku rindu kapanpun aku mau.?" Tanya Kendrick dengan mata berbinar.
" Of course, kau bisa datang kapanpun kau mau." Jawab Krystal.
" Tak ada pilihan selain ini. It's Okey Krystal, ini bukan masalah besar." Batin Krystal menyemangati dirinya.
" That's Right! Kena kau Honey,." Batin Kendrick tersenyum miring karena umpannya berhasil.
...*******...
__ADS_1
...Dasar Kendrick. Teryata lu licik juga yah?. Benar apa kata daddy Bryan kalau lu itu Pria berbulu domba.😜...